• Twitter
  • Facebook
  • RSS
Tegar Di Atas Sunnah
  • Depan
  • Download
    • E-Artikel
    • E-Kitab
    • Audio Kajian
  • Jadwal Kajian Rutin
  • Tanya Ustadz
  • Tentang Blog ini
  • Fiqih
  • Adab
  • Manhaj
  • Bimbingan Islam
  • Aqidah
  • Konsultasi
  • Kisah
  • Mu’amalah
  • Nasehat

You are here:

  • Home
  • Konsultasi
  • Hukum Mencium Tangan dan Membungkukkan Badan

Hukum Mencium Tangan dan Membungkukkan Badan

04 Juni, 2009

By: Armudha Abu Luqman

category: Konsultasi

1292 119

Tanya: “Ustadz benarkah bahwa mencium tangan orang dan membungkukkan badan maka hal tersebut bukanlah syariat Islam melainkan ajaran kaum feodalis? Jika demikian, mohon dijelaskan. Jazakumullah”.

Jawab:

Ada beberapa hal yang ditanyakan:

Pertama, masalah cium tangan

Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani mengatakan,

“Tentang cium tangan dalam hal ini terdapat banyak hadits dan riwayat dari salaf yang secara keseluruhan menunjukkan bahwa hadits tersebut shahih dari Nabi. Oleh karena itu, kami berpandangan bolehnya mencium tangan seorang ulama (baca:ustadz atau kyai) jika memenuhi beberapa syarat berikut ini.

1. Cium tangan tersebut tidaklah dijadikan sebagai kebiasaan. Sehingga pak kyai terbiasa menjulurkan tangannya kepada murid-muridnya. Begitu pula murid terbiasa ngalap berkah dengan mencium tangan gurunya. Hal ini dikarenakan Nabi sendiri jarang-jarang tangan beliau dicium oleh para shahabat. Jika demikian maka tidak boleh menjadikannya sebagai kebiasaan yang dilakukan terus menerus sebagaimana kita ketahui dalam pembahasan kaedah-kaedah fiqh.

2. Cium tangan tersebut tidaklah menyebabkan ulama tersebut merasa sombong dan lebih baik dari pada yang lain serta menganggap dirinyalah yang paling hebat sebagai realita yang ada pada sebagai kyai.

3. Cium tangan tersebut tidak menyebabkan hilangnya sunnah Nabi yang sudah diketahui semisal jabat tangan. Jabat tangan adalah suatu amal yang dianjurkan berdasarkan perbuatan dan sabda Nabi. Jabat tangan adalah sebab rontoknya dosa-dosa orang yang melakukannya sebagaimana terdapat dalam beberapa hadits. Oleh karena itu, tidaklah diperbolehkan menghilangkan sunnah jabat tangan karena mengejar suatu amalan yang status maksimalnya adalah amalan yang dibolehkan (Silsilah Shahihah 1/159, Maktabah Syamilah).

Akan tetapi perlu kita tambahkan syarat keempat yaitu ulama yang dicium tangannya tersebut adalah ulama ahli sunnah bukan ulama pembela amalan-amalan bid’ah.

Kedua, membungkukkan badan sebagai penghormatan
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيَنْحَنِى بَعْضُنَا لِبَعْضٍ قَالَ « لاَ ». قُلْنَا أَيُعَانِقُ بَعْضُنَا بَعْضًا قَالَ لاَ وَلَكِنْ تَصَافَحُوا

Dari Anas bin Malik, Kami bertanya kepada Nabi, “Wahai Rasulullah, apakah sebagian kami boleh membungkukkan badan kepada orang yang dia temui?”. Rasulullah bersabda, “Tidak boleh”. Kami bertanya lagi, “Apakah kami boleh berpelukan jika saling bertemu?”. Nabi bersabda, “Tidak boleh. Yang benar hendaknya kalian saling berjabat tangan” (HR Ibnu Majah no 3702 dan dinilai hasan oleh al Albani).

Dari uraian di atas semoga bisa dipahami dan dibedakan antara amalan yang dibolehkan oleh syariat Islam dan yang tidak diperbolehkan.

    • Tweet

    About the Author

    Armudha Abu Luqman

    mudha_2007@yahoo.co.id

    Tags: bungkuk badan, cium tangan

    B

    Rating

    • 1292views
    • 119comments

    Subscribe

    Subscribe to comments

    recommend to friends

    Recent Posts

    Adab, Nasehat

    Keutamaan Ngaji Live Via Internet

    14 Mei, 2013

    127

    Bimbingan Islam, Manhaj

    Mengenal Taklid

    11 Mei, 2013

    205

    Nasehat

    Tundukan Pandangan Terhadap Empat Hal

    23 April, 2013

    764

    Adab, Fiqih

    Adab Makan di Rumah Teman

    10 April, 2013

    888

    119 Comments

    ← Older Comments

      anonim

      Feb 9, 2012, 11:16 pm

      assalamualiakum wr.wb. minta sharing ilmunya tad..
      1. klo hukum jabat tangan setelah sholat bgaimana?
      2. dari dulu saya jarang malah hampir tdk pernah cium tangan atau membungkuk terhadap ustad at penceramah, kyai, dll (tpi sesekali pernah), smpai sya smpat adu argumen dgn teman, shingga membuat sya jdi tdk nyaman, tdk enk hati, dan merasa tdk sopan. apa saya harus ikut2an tmen saya tad?
      3. klo sungkem terhadap orng lain (bukan ortu) tpi kita anggap orang tua bagaimana?

      hatur nuhun 

      Pencari JalanMu

      Feb 24, 2012, 5:49 pm

      Bismillah.

      Ustadz, bgm dengan berjabatan tangan, smpai mencium tangan guru kita yg perempuan.
      yg bisa dikatakan jauh lebih tua dari kita.

      apakah bisa ustadz ??

      Syukron 

      ustadzaris

      Feb 28, 2012, 5:58 am

      #pencari
      Hukumnya haram

      ustadzaris

      Feb 29, 2012, 9:53 am

      #anonim
      Jabat tangan setelah shalat tanpa sebab hukumnya bid’ah.

      Firdha

      Apr 26, 2012, 2:35 pm

      afwan ustadz, bagaimana jika membungkuk ketika lewat di hadapan orang yang lebih tua

      ustadzaris

      Apr 26, 2012, 9:58 pm

      #firdha
      Seharusnya dihindari, diganti dengan sapaan.

      Yusuf Abdullah

      Jun 2, 2012, 6:45 pm

      ustadz, bagaimana dengan mencium tangan guru saat bertemu dijalan ?

      ustadzaris

      Jun 18, 2012, 11:16 pm

      #yusuf
      boleh asalkan sejenis kelamin namun jangan dijadikan sebagai kebiasaan.

      Hanif Luthfi

      Jul 8, 2012, 1:51 am

      Assalamu’alaikum. Afwan ustadz.. Selain Syeikh Nasiruddin Al Albani, bagaimanakah pendapat mereka? Atau pendapat Ulama’ salaf terkait hal ini. Syukron

      Abdulloh Faqir

      Jul 30, 2012, 10:46 am

      Assalamu’alaikum ustadz, Bagaimana kalo kita mencium tangqan ortu saat bertemu setelah lama tidak ketemu, atau kita/ortu pulang dari safar?
      Jazaakumullohu khoiron

      ustadzaris

      Agu 2, 2012, 11:14 pm

      #abdullah
      boleh

      wahyu ismail

      Agu 5, 2012, 1:33 pm

      asalamualaikum,pak bagaimana kalau menium tangan atau berjabat dengan orang yang lebih tua dari kita
      mohon penjelasannya

      Dewangga

      Jan 18, 2013, 8:36 am

      izin share ustad, benar2 hal yang baru bagi ana.
      Jazakallah Khoiran Katsir 

      ustadzaris

      Jan 18, 2013, 2:36 pm

      #DEWANGGA
      SILAHKAN

      zaid

      Mar 19, 2013, 1:31 pm

      Assalaamu alaikum. Afwan ustad, kita kan orang jawa ada tata krama/sopan santun/menghormati orang tua kandung. Apakah cium tangan mereka setiap hari (terbiasa/rutin) sebelum sekolah dan sesudah pulang juga tidak dibolehkan? 

      Izoel

      Apr 6, 2013, 1:59 pm

      bagaimana saat idul fitri ? Sesama muslim kan saling bersalaman (memegang tangan) baik yg sesama lelaki ataupun yg perempuan, kan bukan muhrimnya?

      mico

      Apr 25, 2013, 4:47 pm

      assalamu’alaikum ustadz, klo ustadz lihat salam antar pejuang di afghanistan, selain berjabat tangan terkadang menempelkan badan saling menyamping, berbeda yang dilakukan klo di Indonesia dan Arab seperti ada cipika cipiki nya.. terima kasih.

      ustadzaris

      Mei 11, 2013, 9:23 pm

      @zaid
      kepada ortu insya allah tidak mengapa.

      ustadzaris

      Mei 11, 2013, 9:28 pm

      #izoel
      kalo bukan mahram, laki laki hanya jabat tangan dengan sesama laki laki dan perempuan dengan perempuan.

    ← Older Comments

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked. *

    Name*

    E-mail*

    Website

    Comment

    Cancel reply

    Video Ustadz

    Artikel Populer

    Hitam di Dahi Perlu Diwaspadai

    10 August, 2009

    • 1496
    • 208
    jamaah

    Khuruj bersama Jama'ah Tabligh

    12 August, 2009

    • 1209
    • 168

    Pacaran Terselubung Via Chatting dan HP

    20 October, 2009

    • 1044
    • 137

    Hukum Mencium Tangan dan Membungkukkan Badan

    04 June, 2009

    • 1292
    • 119

    Do'a Qunut Ketika Shubuh

    20 July, 2009

    • 1480
    • 118

    Berlangganan Artikel

    • Kategori
      • Adab
      • Aqidah
      • Bimbingan Islam
      • Fiqih
      • Info
      • Kajian Audio
      • Kisah
      • Konsultasi
      • Manhaj
      • Mu'amalah
      • Nasehat
    Follow on Twitter
    BACK TO TOP
    • abdullah al sulmi
    • abdullah alsulmi
    • abu bakar
    • abu hurairah
    • Abul Hasan al Ma’ribi
    • acara keluarga
    • Adab
    • adab majelis
    • adab makan
    • adab minum

    Flag Counter

    Free counters!

    Name:

    Email:

    Message:

    • Twitter
    • Facebook
    • RSS

    © 2008-2013 Ustadz Aris Munandar

    Close

    Enter the site

    Login

    Password

    Remember me

    Forgot password?

    Login