Apa Sebenarnya Hukum Rokok?

Rokok Menurut Muhammadiyah
Boikot Toko Jualan Rokok
Hukum Menjual Rokok

Tanya:

“Assalamu’alaikum. Ustadz, ana mau nanya, apakah sebenarnya hukum dari rokok? Adakah nash-nash dari Al Qur’an atau hadits yang memuat hukumnya?”

Aziz-Lombok 08573912xxxx

Jawab:

Wassalamu’alaikum

Marilah kita renungkan dengan seksama dan pikirkan secara objektif dalil-dalil berikut ini:

وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ

“Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan” (QS Al Baqarah:195).

Tidaklah diragukan bahwa rokok adalah salah satu bentuk kebinasaan bagi kesehatan, finansial dll. Bahkan pabrik rokok sendiri mengakui bahwa rokok adalah kebinasaan. Buktinya adalah peringatan yang tertulis di bungkus rokok itu sendiri. Sungguh aneh tapi ada orang yang ngotot bahwa rokok itu tidak membahayakan padahal yang membuat rokok itu sendiri sudah mengakui bahaya yang terkandung di dalamnya.

Allah Ta’ala berfirman,

وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّهِ كَفُورًا

“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya” (QS Al Isra’:26-27).

Jika kita cermati dengan baik, tidaklah diragukan bahwa merokok adalah satu bentuk tabdzir (membuang-buang harta). Padahal perbuatan ini hukumnya dalam agama kita adalah haram, bahkan diancam dengan neraka.

عَنْ خَوْلَةَ الأَنْصَارِيَّةِ – رضى الله عنها – قَالَتْ سَمِعْتُ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – يَقُولُ « إِنَّ رِجَالاً يَتَخَوَّضُونَ فِى مَالِ اللَّهِ بِغَيْرِ حَقٍّ ، فَلَهُمُ النَّارُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ »

Dari Khaulah Al Anshariyyah, aku mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sungguh ada banyak orang yang membelanjakan harta yang Allah titipkan kepada mereka tidak dengan cara yang benar maka api neraka untuk mereka pada hari Kiamat nanti” (HR Bukhari no 2950).

Tentu kita semua sepakat bahwa menenggak racun semisal baygon meski hanya sesendok hukumnya adalah haram karena itu adalah racun. Kita pasti setuju bahwa rokok itu mengandung racun. Adakah perbedaan antara racun dalam bentuk cair semisal baygon dengan racun berbentuk asap yang ada dalam rokok? Sungguh tidak bisa kita bayangkan adanya orang yang membedakan dua hal tersebut.

COMMENTS

WORDPRESS: 26
  • ari suseno 9 years ago

    Meroko memang berbahaya, tpi Insyaallah siapa yg istiqomah trs brusaha stop rokok pasti bisa. Alhamdulillah ana berusaha stop.Minta doa n suport dri saudara2 agar ana terus berusaha dalam kebaikan. Satu lgi ana mau konsultasi caranya gmna ya ke ustad/ kajian ini bagai mana caranya? minta dong alamat email atau yg lainnya! sukron

  • ustadzaris 9 years ago

    Kalo antum tinggal di Jogja, antum bisa datang ke tempat-tempat kajian yang saya isi. antum bisa lihat jadwal-jadwal tersebut di http://www.muslim.or.id

  • SETUJU.

  • Faisal 9 years ago

    tapi ustadz,ada orang yang beralasan kalau rokok hanya ditinjau dari bahaya nya saja tidak bisa dihukumi haram. Ia beralasan kalau rokok haram karena bahayanya maka jeroan yang mengandung banyak kolesterol yang berbahaya bagi tubuh juga haram, makan yang pedes2 juga haram karena bisa menyebabkan sakit perut, bahkan makan permen juga haram karena bisa merusak gigi. Bagaimana saya menanggapinya.
    Mohon penjelasannya ustadz.
    Jazakallahu khoiron…

  • ustadzaris 9 years ago

    Untuk Faisal
    1. Samakah bahaya permen bagi kesehatan dengan bahaya rokok? Tolong renungkan hal ini baik-baik.
    2. Kaedah fiqh mengatakan, al Hukmu lil ghalib, status hukum itu diberikan pada kondisi dominan yang ada pada suatu benda. Semua orang mendapatkan bahaya rokok baik perokok aktif ataupun perokok pasif.

  • ahmad harjono 9 years ago

    Assalam,ualaikum :Di jaman sekarang banyak yang sengaja melangar aturan termasuk peringatan yg tertera di bungkus rokokitu karena hanya mementingkan kesenangan sesaat tidak memikirkan bahaya yg besar akan menimpanya, aku pernah dengar bahwa merokok merupakan usaha bunuh diri secara pelan-pelan berarti hukum rokok itu haram …..? benarkah Ustadzaris……Wassalam,ualaikum

  • ustadzaris 9 years ago

    Untuk Ahmad
    Wa’alaikumussalam
    Benar, merokok itu hukumnya haram karena merokok termasuk usaha bunuh diri.

  • Assalamua’laikum,Ustadz.Saya lihat banyak juru dakwah,ustadz,kiai,terutama yg saya tau dari daerah kediri,mereka rata-rata menghisap rokok pada saat selesai pengajian,bagaimana ini ustadz?kira-kira dalil mereka apa?Bukankah mereka panutan umat & guru/digugu dan ditiru.Sekian ustadz,wassalamua’laikum.

  • ustadzaris 9 years ago

    Untuk Juminto
    Wa’alaikumussalam
    Tidak semua guru itu benar-benar guru yang bisa digugu dan ditiru.
    Coba tanyakan kepada mereka apa dalil yang mendasari mereka berbuat semisal itu?

  • Bagaimana sikap kita terhadap fatwa MUI yg kadang meragukan? Padahal sudah jelas keharamannya? seperti rokok ini.

  • ustadzaris 9 years ago

    Untuk Agus
    Fatwa ulama yang kita nilai tidak sesuai dengan dalil al Qur’an dan sunnah tentu tidak wajib diikuti.

  • Sastro 9 years ago

    Apa betul pernyataan ini ustadz : ‘ijtihad itu sifatnya dzhon sehingga tidak ada kewajiban utk mengikutinya atau kita bebas memilihnya’?
    Seperti msalah ijtihad rokok atau ijtihad2 lainnya

  • ustadzaris 9 years ago

    Untuk Sastro
    Itu anggapan yang tidak benar. Kita diperintahkan untuk mengikuti pendapat yang paling dekat dengan dalil, bukan mengikuti hawa nafsu.

  • Sastro 9 years ago

    Syukron ustadz jawabannya,
    Saya mau tanya lagi : Apakah hadits ahad (yg shohih) itu sifatnya dzhon atau qath’i? Adakah perselisihan di antara ulama? Jika ada, Apakah ini beda pendapat yg boleh & saling menghormati?

  • ustadzaris 9 years ago

    Untuk Sastro
    Ulama berselisih pendapat apakah hadits ahad itu bersifat zhan, yakin atau yakin jika ada qorinah. Namun mereka tidak berselisih pendapat tentang wajibnya beramal dengan hadits ahad yang shahih baik dalam masalah akidah ataupun fiqhiyyah.

  • Assalammu’alaikumwarahmatullahiwabarakaatuh,
    Ustadz Aris, kata dosen saya memang ini kajian Beliau yaitu Fiqih. Menurut Dia ketika ditanya apa hukum rokok ? Dia jawabnya “Makruh Tahrim”. Yaitu makruh yang menjurus kepada haram. Penjelasannya jika rokok itu tidak membuat seorang perokok itu mendatangkan madharat atau masih kuat, maka hal itu tidak apa-apa, tetapi jika mendatangkan madharat tiba-tiba karena merokok dapat jatuh sakit maka hukumnya haram. Karena dosen saya itu juga perokok selama 10 tahun. Tapi, Dia kuat-kuat saja. Lagipula walau bagaimana pun makruh artinya “DIBENCI” atau “BURUK”.
    Wallahu a’lam bishowab.

  • ustadzaris 8 years ago

    #Ridho
    Tanyakan kepada dokter, adakah orang yang tidak mendapatkan madharat karena rokok.
    Tolong baca di sini:
    http://salafiyunpad.wordpress.com/2010/09/06/download-audio-bahaya-rokok-prof-dr-h-yunahar-ilyas-bagus-menyegarkan-bonus-ebook-rokok/

  • suyatmo 8 years ago

    bagaimana dengan artikel ini ustad :
    http://adivictoria1924.wordpress.com/2010/04/06/apakah-hukum-merokok-haram-makruh-atau-mubah-dikupas-tuntas-di-sini/#comment-803

    di situ lebih cenderung berpendapat rokok itu boleh dan maksimal hanya makruh saja…

  • ustadzaris 8 years ago

    #suyatmo
    Silahkan bandingkan dalil-dalil yang diutarakan oleh dua pihak dengan hati yang tulus.

  • abu athallah 8 years ago

    saya agak kurang jelas masalah hukum haram, bukankah sesuatu perbuatan atau benda  kalo sdh di hukumi haram maka walaupun sedikit atau sebentar maka tetap berdosa…bagaimana dengan orang yg merokok sekali hisapan dlm hidupnya yg scr teori tentunya tdk akan berbahaya bagi dirinya atau menonton TV tp acaranya yg bermanfaat atau yg tdk dilarang oleh agama apakah tetap berdosa…. krn hukum haram kan bersifat mutlak dan berlaku buat siapa saja yg mengetahuinya tanpa tolerir…. maaf bila ada salah kata 

  • Bismillah.
    Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Ustadz,
    Ana pernah diberitahu oleh seorang rakan bahawasanya rokok itu hukumnya menjadi HARAM bagi orang yang baru ingin berjinak-jinak dengannya sebaliknya hukumnya menjadi MAKRUH bagi orang yang tidak bisa berhenti merokok. Wallahu a’lam. Bagaimana ini Ustadz? Syukran wa barakallahu fikh.

  • ummu salmaan 7 years ago

    bismillah … assalaamu`alaikum , izin copas ustadz . jazaakumullohu khoiron

  • saiful amin 7 years ago

    ijin saer pak ustadz :)

  • sutrisno 6 years ago

    Assalamu’alaikum,
     
    Ustadz, bagaimana hukum bagi si pasif, mereka yang dirugikan akibat si aktif. Tidak bisa menghindar karena dalam satu ruangan kerja atau pada kasus lainnya. Jazakallah Khoir

  • Bismillah.
    Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
    Ustadz, Bagaimana sholat yang di imami oleh imam yang merokok?
    Dan kita mengetahui si imam itu sehari-harinya merokok atau kadang bahkan sebelum memimpin sholat merokok dahulu di halaman Masjid / Musholla?
    Di tempat saya ada masjid2 / musholla2 yang seperti ini. Dan saya juga jadi berfikir, bagaimana sholat saya ini yang di imami oleh mereka yang merokok
    Mohon penjelasannya
    Jazakallah Khoir