Perwalian untuk Anak Perempuan Hasil Zina

Tanya:
Assalamu’alaikum wr. Wb.
Saya seorang akhwat ingin menanyakan tentang masalah hak waris dan perwalian saat nikah.
Seorang anak perempuan yang lahir dari hasil perzinaan. Namun orang tua dari anak ini akhirnya menikah ketika usia kandungan anak 3 bulan. Yang saya tanyakan, kelak ketika sang anak beranjak dewasa apakah dia berhak atas waris dari ayahnya dan apakah sang ayah berhak menjadi wali nikah apabila sang anak perempuan ini menikah? Dalil-dalil apa saja yang menjelaskan tentang kedua hal tersebut? Jazakumullah khoiron katsiron
Wassalamu’alaikum wr. wb. (lewat email).

Jawab:

Wa’alaukumus salam warahmatullah wa barakatuh

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْوَلَدُ لِلْفِرَاشِ ، وَلِلْعَاهِرِ الْحَجَرُ

“Anak itu dinasabkan kepada suami yang sah sedangkan laki-laki yang berzina itu tidak dapat apa-apa” (HR Bukhari no 6760 dan Muslim no 1457 dari Aisyah).

Berdasarkan hadits tersebut maka anak dinasabkan kepada suami yang sah. Jika tidak ada suami yang sah maka anak tersebut dinasabkan kepada ibunya. Oleh karena itu, anak yang lahir dari hasil perzinaan tidak di nasabkan kepada bapak biologisnya namun kepada ibunya.

Hal ini disebabkan nabi mengatakan bahwa laki-laki yang berzina tidak memiliki hak apa-apa pun terhadap hak nasab, perwalian dalam nikah, mewarisi, kemahraman ataupun kewajiban memberikan nafkah kepada anak, semuanya tidaklah dimiliki oleh laki-laki yang berzina (baca: bapak biologis). Akan tetapi bapak biologis ini tidak diperbolehkan menikahi anak hasil zinanya menurut pendapat mayoritas ulama dan inilah pendapat yang benar.

Berdasarkan penjelasan di atas maka bapak biologis tersebut tidak berhak menikahi anak perempuan hasil zinanya. Bahkan anak perempuan tersebut tidaklah memiliki wali untuk pernikahannya sehingga berlakulah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

فَالسُّلْطَانُ وَلِىُّ مَنْ لاَ وَلِىَّ لَهُ

“Penguasa adalah wali nikah bagi perempuan yang tidak memiliki wali nikah” (HR Abu Daud no 2083 dan dinilai shahih oleh al Albani).

Untuk negeri kita yang dimaksud dengan penguasa dalam hal ini adalah petugas kantor urusan agama.

Demikian pula bapak biologis tidak memiliki hak waris jika anak hasil zinanya meninggal dunia terlebih dahulu dan meninggalkan warisan. Demikian pula sebaliknya, anak zina tidak berhak mendapatkan harta warisan peninggalan bapak biologisnya.

[Konsultasi dari Majalah Swara Qur’an]

COMMENTS

WORDPRESS: 145
  • arnayunita 3 years ago

    1.Afwan pak ustad yg ingin saya pertanyakan ayah biologis tdk diwajibkan menafkahi anak zina nya sementara ayah biologis ini sangat lah mampu dibandingkan ibu nya yg tdk bekerja…ternyata wanita lah yg sangat dirugikan
    2. Kelak jika anak zina bs di didik menjadi anak yg sholih apakah ayah biologisnya mendptkan amal jariyah dr anak tsb.
    3. Dari uraian diatas berarti laki2 yg berzina bs bebas lepas dr tanggung jwb atas perbuatan nya dgn dalil tdk berkewajiban menafkahi n bs saja berdalil sdh taubat lalu melupakan anaknya…
    Afwan pak ustad kl pertanyaan saya sangat mendetail krna byk sekali kasus sprti ini…
    Jazakillah khoiron katsiro pak ustad atas penjelasannnya

  • asalam mualaikum

    begeni pa ustad ad teman aq perempuan dia hamil d luar nikah sampe melairkn tetapi anak dari hasil hubungan ituh di berikan sama orang yang mandul nah setelah ituh perempuan ituh menikah sama laki” lgh .yng jdi pertayan sayah .berdosa kah laki” yg menikahi ya? dan ap hukuman ya bgi perempuan ith mohon pejlasan ya pa ustad maksih walikumsalam

  • Ustad saya mau bertanya , manakah yg harus saya pilih .saya dahulu pernah berzina dan orgtua tidak mau menikahkan saya dgn laki laki yg menghamili saya padahal lelaki ini mau bertanggung jawab , sampai anak saya lahir orgtua menganggap anak saya ini (lakilaki)sebagai anak angkatnya dan saya jadi kakaknya ,saya dipaksa untuk nurut pada mereka kalau tidak saya dipukuli dan hampir dibunuh , sementara laki laki yg (ayah biologis) si anak ini memaksa saya saya untuk kawin lari .mana yg harus saya pilih ?saya tidak mau durhaka kepada orgtua .

  • kurnia 3 years ago

    assalamualaikum ustad
    bagaimana hukumnya orang yang tau tentang perwalian anak hasil zina dan membiarkan pernikahan perempuan (hasil zina) itu berlangsung karena takut menyinggung.

  • kurnia 3 years ago

    ustad,
    apakah dosa jika orang yang tau tentang permasalahan perwalian anak zina tapi tidak memberitahukan kepada orangtunya karena takut tersinggung, dulu pernah kejadian diberitau yang benar tapi malah marah2.

  • Jazakumullah khairan ustadz atas penjelasannya, masalah ini sering saya dapatkan dan pejelasannya ana dapatkan di sini, syukran.

  • Assalamualaikum ustad,, sy mau bertanya,, anak temen saya laki2.. dia lahir diluar nikah,, dimana orang2 dan saudara2nya mengira bahwa anak tersebut anak dari ayah dan ibu teman sy,, sementara teman sy sudah memiliki keluarga dan suaaminya tdk tau masa lalunya.. yang ingin sy tanyakan bolehkah anak tersebut memakai bin dari kakeknya??.. kalau memakai nama ibunya maka semu org akan tau, dan bisa saja suami teman sy meninggalkannya.. trimakasih,, wassalam.

  • Ustadz
    Dari sekian banyak post di atas saya juga timbul pertanyaan yg belum ada di atas
    1. Saat ini Saya sudah punya anak 2. Saat saya nikah saya tidak tahu apakah istri saya anak zina. Seandainya istri saya anak zina apakah pernikahan saya Sah, karena saat saya menikah wali dari istri saya adalah ayah kandung ( pembuat zina ) dari istri saya ?. Jika memang tidak sah. Apakah Status 2 anak saya sekarang juga zina karena tidak sahnya nikah saya Dan sayapun tidak boleh menjadi walinya kelak saat anak saya menikah.

    2. Ketakutan para orang tua sekarang Karena tren Dan banyak kejadian MBA ( married by accident) Dari sekian banyak Tanya jawab di atas belum ada yang bertanya.

    Ustadz, jika awalnya Zina tp tidak hamil kemudian menikah..
    Dengan tujuan mengakhiri perzinaan. Apakah sah nikahnya

    Mohon pencerahanya pak ustadz

  • Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu..

    Ustadz,,, saya mau bertanya..jika anak perempuan yg lahir dari hasil perzinahan tersebut ingin menikah,, 1) apakah boleh melakukan ijab qobul 2x?? Mengingat agar tetap menjaga perasaan dan aib kedua org tuanya agar tidak di ketahui banyak org nantinya..
    2) pada saat ijab.. Jadi pengucapan untuk menikahi anak perempuan hasil zina tsb bagaimana? Apakah nama si anak perempuan hasil zina tsb binti fulan,, atau binti siapa??
    3) di buku. Nikah nanti, anak tersebut atas binti siapa?? Apakah cantumkan nama ayah biologisnya yg secara agama terputus hubungan darahnya?

    Terimakasih sebelumnya,

    Wassalam
    Fani

  • Assalamualaikum pak ustad, jika anak hasil perbuatan zina dari usia 6 tahundiberi tahu ayahnya A, tapi tiba2 setelah usia 27 tahun dan dia telah menikah dan punya anak ada si B mengaku sebagai ayahnya.. Dan ibunya menjelaskan memang benar bahwa si B lah ayahnya.. Jadi bagaimana status pernikahan si anak itu pak? Dia pakai binti ayah A, Apakah Sah? Trimakasih atas jawabannya pak

  • herman 3 years ago

    Ustadz.,
    Saya sudah menikah selama 5thn. Dan sudah di karuniai seoarang putri. Yg saya nikahi adalah putri kedua.
    Sekarang kami baru mengetahui bahwa wali nikah (bapak mertua) bukanlah bapak biologis dr istri saya.
    Menurut pak ustadz, apakah harus nikah ulang.?
    Trus., bagaimana dengan nasab putri saya.? Apakah saya bisa menjadi wali nikahnya kelak.?
    Saya mohon petunjuk pak ustadz.

  • Assalamualaikum pak ustad…
    Saya mau bertanya bagaimana hukum perwalian anak perempuan dari hasil zina klo pada saat ibuny mengandung dalam usia 3 bulan ayah biologisny menikahi ibu kandungny yang sedang mengandung 3 bulan tersebut,dan setelah anak itu lahir ibu dan ayah biologis anak tersebut menikah ulang dengan maksud agar ayah biologis tersebut bisa menjadi wali pada saat anak tersebut menikah.apakah hal tersebut di perbolehkan pak ustadz.mohon penjelasanny…..

  • Assalamualaikum ustadz.
    Dulu ibu saya sudah mengandung saya sebelum menikah. Saya mengetahui hal ini dari nenek dan om saya sendiri. Dan setelah saya selidiki ternyata tanggal nikah orang tua saya dengan tanggal kelahiran saya hanya terpaut 6 bln. Sedangkan saya lahir normal bukan prematur. Dan baru2 ini saya baru mengetahui tentang hukum wali anak diluar nikah. Sekarang ini saya sudah menikah dan punya satu anak. Lantas bagaimana hukum pernikahan saya? Apakah harus bercerai? Sedangkan suami saya tidak tahu tetang status saya. Dan apabila kami ingin menikah kembali. Apakah boleh hanya menikah secaRa agama saja dengan wali ustad setempat?karena kalau harus ke kua lagi ribet.

  • hamba Allah 3 years ago

    sy seorang wanita, sy anak di luar nikah, , saat ini sy sudah menikah dan hamil 5 blan,, sy benar2 tidak tau bahwa sy anak diluar nikah saat sy menikah 2 tahun lalu
    1. sy menikah dgn wali bpk biologis sy, karena sy tdk tau bhwa sy anak di luar nikah, , apakah nikah saya sah?
    2. jika tidak sah, apakah sy harus mengulangi akad saya?
    3. saat ini sy hamil 5 bulan, , apakah sy harus menunggu sampai melahirkan dulu, baru bisa nikah ulang?

  • firda ekayanti 3 years ago

    Apakah anak hasil zina itu muhrim ayah biologisnya ?.
    Meskipun ayah biologisnya telah menikahi ibunya ???

  • @firda
    Bukan mahramnya.

  • @hamba Allah
    akad nikah tidak sah, wajib diulangi setelah melahirkan.

  • @Nia
    Wajib nikah ulang. Wali nikah yang sah bagi anak zina adalah pihak KUA, tidak ada yang lain.

  • @nia
    Wali nikah yang sah bagi anak zina hanyalah petugas KUA sebagai petugas dan bukan sebagai pribadi.

  • @VI
    anak hasil zina itu tidak memiliki wali nikah kecuali wali hakim alias petugas KUA. Jika tidak demikian, akad nikahnya tidak sah dan wajib diulangi sesuai dengan ketentuan sebagaimana mestinya.

  • @Asiah
    Wali nikah yang sah bagi anak hasil zina adalah petugas KUA. Ayah biologis itu bukan ayah nasab.

  • Yolianda
    Tidak boleh.

  • @Arna
    1. Hindari zina karena yang paling rugi dari kasus zina adalah pihak wanita
    2. tidak dapat pahala jariah.

  • @JUli
    Mengadakan walimah hukumnya sunnah muakkadah alias dianjurkan.

  • @cahaya
    di-bin-kan kepada ibunya.

  • # Rio
    Akad nikahnya tidak sah.

  • # Zizbrill
    Dapat warisan dari ibunya karena dia tidak memiliki ayah menurut agama.

  • Assalamu’alaikum pak ustadz,
    Sya mau bertanya jika anak perrmpuan hasil zinah, ketika menikah menggunakan wali hakim dari KUA, kemudian nama binti yg disebutkan itu binti siapa ya pak ustadz? Apakah menggunakan nama binti ibunya atau nama ayah biologis?
    Terima kasih, wassalam.

  • Sugiarti 3 years ago

    Dari uraian diatas berarti laki2 yg berzina bs bebas lepas dr tanggung jwb atas perbuatan nya dgn dalil tdk berkewajiban menafkahi n bs saja berdalil sdh taubat lalu melupakan anaknya…

  • Suharto 3 years ago

    Assalamu’alaikum Pak Ustadz,

    Bagaimana menurut anda tentang status anak diluar nikah seperti yg terdapat dalam Kompilasi Hukum Islam? Apakah KHI itu keliru?

    Terima kasih sebelumnya atas jawabannya.

    Wassalam..

  • Hamba allah 2 years ago

    sy seorang wanita, sy anak di luar nikah, , saat ini sy sudah menikah dan hamil 5 blan,, sy benar2 tidak tau bahwa sy anak diluar nikah saat sy menikah 2 tahun lalu
    1. sy menikah dgn wali bpk biologis sy, karena sy tdk tau bhwa sy anak di luar nikah, , apakah nikah saya sah?
    2. jika tidak sah, apakah sy harus mengulangi akad saya?
    3. Jika saya di pertengahan melakukan poliandri dengan pernikahan kedua saya dng wali hakim , suami sah saya yg manakah ustadz yg pertama atau yg kedua?, haruskah saya meninggalkan pernikahan saya yg pertama krn tdk sah dan melanjutkan dengan yg kedua ?.

  • Assalamu’alaikum….
    Kalau anak hasil zina itu ketika akad nikah bin/binti nya di sebutkan ke ibu kandung ato ayah biologis nya?
    Terima kasih

  • Ust..saya menikah dg istri saya..wali hakim dari kua..ketika wali hakim mengucapkan akad,menyebutkan bin istri saya dengan bin bapak biologisnya..belakangan saya ketahui bahwa istri saya adalah anak hasil zina sblm ibunya menikah..apakah nikah saya sah dengan istri saya?

  • ustadz, sebelumnya dikatakan bahwa wali nikah bagi anak hasil zina adalah KUA.
    Bagaimana bila KUA sendiri yg menyatakan bahwa anak yg lahir 6 bulan setelah pernikahan orang tuanya, maka si anak bisa dinasabkan kpd bapak biologisnya.

    Hal ini pernah saya tanyakan sendiri kpd pihak KUA pada saat saya hendak menikah.
    Dan status saya adalah anak hasil zina orang tua saya, dmn mrk menikah pada saat saya berada dlm kandungan ibu 3 bulan. Dan jawaban dari pihak KUA adalah seperti yg saya sebutkan diatas.
    bagaimana saya menyikapi hal ini?

  • assalamualikum. mohon maaf yang sebesar2 ny guru. sabda nabi kita muhamad SAW. yg tadi tuan gru sbut kan lebih ke arah untk kasus prselingkuhan antra prempuan yg brsuami mlkukan zina dgn lelaki lain kmudian hamil smpai akhir ny mlhir kan , mka anak zina trsebut di nasabkan kpda suami sah ny dan lelaki plaku zina trsebut hnya dpat krugian . tidak bsa disamakan dgn kasus hamil di luar nikah.

  • untk kasus hamil diluar nikah , maka si anak zina trsebut ttap di nasabkan dn brhak diisbatkan pda ayah biologis ny dgn cttan si ibu dri ank zina telah melakukan nikah dgn ayah biologis sblum melahir kan anak zina trsebut , itu arti ny si anak zina trsebut telah memiliki ayah yg sah scra syariah saat ia dilahir kan. maka mutlak si ayah biologis trsebut akan mnjadi wali bagi ny .

  • Saat anak luar nikah menikahi apa harus memberi taukan bahwa dia anak haram kepada calon pendamping nya

  • hendri 2 years ago

    Ass. Pak ustad saya mau bertanya. Sodara saya berzina dan hamil laki2nya pun ada krena jel perempuan yg keras maka pas anak itukl ktauan langsung d nikahkan hari itu juga tanpa ada jeda waktu. Laki2nya terlahir dri kel yg tak mampu n utk menebus surat nikah pun tak mampu sampai terjadi perselisihan 2kel dan mengakibatkan kel perempuan tak merestui laki2 itu,akan tetapi lekai itu ingin sekali bertanggung jwb mmberlsarkan anaknya v kel perempuan tak percaya dan d beri pilihan lah perempuan tsbutk memilih perutnya atau laki2nya sedangkan perempuan itu ingin sekali membuat akur 2kel tsb. Nah jadi apa yg harus di lakukan? Mohon d jawab
    Wss

  • Pa ustad apakah zina itu bisa di tobatkan??

  • Alia Oeripto 2 years ago

    Bagaimana tanggapan ustadz mengenai Pasal 42 Bab IX UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, dalam penjelasannya menjelaskan bahwa anak yang sah adalah salah satunya:
    Anak yang dilahirkan oleh wanita didalam ikatan perkawinan dengan tenggang waktu minimal 6 (enam) bulan antara peristiwa pernikahan dengan melahirkan bayi. Jika kurang 6 bulan bayi tersebut sudah lahir maka tidak bisa dinasabkan pada ayah biologisnya dan yang menjadi wali nikahnya adalah wali hakim (Kepala /Petugas KUA).
    Soalnya, penjelasan pasal tersebut banyak digunakan sebagai patokan bahwa ayah si anak (wanita) bisa menjadi wali nikahnya meski dulunya lahir bukan dari perkawinan yang sah (hamil duluan), asal anak tersebut lahir dengan jarak minimal kelahiran 6 bulan dari tanggal perkawinan orangtuanya. Syukron Ustadz …

  • fitria 2 years ago

    Assalamualaikum..pak ustad
    Maaf saya mw tanya. Kalo wanita yg mnikah ketika hamil itu kan tidak sah.
    Lalu jika ingin menikah lagi apa di walikan oleh ortu laki” nya.
    Ataw cukup dengan petugas/mnikah dgn sah nya Agama saja tanpa di wakili lagi oleh ortu nya

  • Jangkung 2 years ago

    Ass.pak uztad saya mau tanya…
    Seandainya ada anak hasil zinah. Saat dia menikah, abang kandung nya ( anak laki2 dari bapak biologis nya) yg menjadi walinya apakah sah ?

  • Assalamu’alaikum ustadz
    Kalo misalkan gini gmana,wanita yg hamil d luar nikah stelah 2 blan kandungannya mereka menikah (wanita & bpa biologis si anak) walaupun cma formalitas saja,stelah anaknya lahir mreka menikah ulang.
    Yg jadi pertanyaan kalo anaknya perempuan itu gmana ya misalkan si anak pnya wudhu trus klo bersentuhan dgn bpak biologisnya itu batal gak si pak ustadz ,syukron

  • meimei 2 years ago

    Assalamualaikum pak ustad…
    mohon pencerahannya…
    saya menikah di tahun 2008..pada 2010 suami meninggalkan saya dan 2012 kami resmi bercerai.pada saat ikrar talak di PA..tanpa sepengetahuan siapapun termasuk suami saya sedang dalam masa haid. Benarkah cerainya jadi tidak sah di mata agama islam pak? karena saat itu saya masih berharap dia sadar dan kembali pada saya. MASALAHNYA..sejak masa proses perceraian sampai 1 tahun PASCA BERCERAI RESMI DI P.A kami berdua masih rutin berhubungan intim dan akhirnya SAYA HAMIL tapi kemudian dia justru menikahi wanita lain. saya melahirkan anak saya tanpa dinikahi ulang oleh bapak biologis alias mantan suami saya itu.jadi bagaimana status putri saya pak? jika menikah nanti apakah dia boleh menggunakan wali hakim dari KUA? karena saya tidak ingin ayah biologisnya yg menikahkannya.terimakasih sblmnya mohon dijelaskan ya pak ustadz..

  • Pak ustad mau tanya..
    Seminggu lg sya mau nikah. Sya tau kalo sya adlh anak zina. Tapi ayah sya nglotot dan marah kalau walinya bukan dy dan apa kata orang pasti malu (ktanya)
    Sya hrus gmn ? Apkh tetap wali sya ayahku didepan smua org ~ terus bbrp bulan kmudian diam” nikah lg ke KUA agar sah..