Berbagai Hal yang Bisa Membuat Seseorang Murtad

Tanya: Dengan apakah seorang itu terjerumus ke dalam kekafiran besar alias murtad? Apakah hanya karena keyakinan, pengingkaran dan pendustaan ataukah lebih luas daripada sekedar hal-hal tadi?

Jawab:

Kekafiran atau murtad itu karena beberapa sebab, bisa dikarenakan mengingkari sesuatu yang sudah diketahui secara pasti sebagai bagian dari agama atau dengan melakukan perbuatan kekafiran, ucapan kekafiran atau karena tidak peduli dan cuek dengan agama Allah.

Jadi ada orang yang batal imannya karena keyakinan semisal berkeyakinan bahwa Allah memiliki istri atau anak. Atau menyakini bahwa Allah memiliki sekutu dalam memiliki atau mengatur alam semesta. Atau menyakini ada makhluk yang memiliki nama, sifat atau perbuatan sebagaimana Allah. Atau menyakini ada suatu makhluk yang berhak disembah atau menyakini bahwa Allah memiliki sekutu dalam rububiyyah. Dengan keyakinan-keyakinan ini seorang itu terjerumus dalam kekafiran besar yang mengeluarkan dari Islam.

Seorang itu juga bisa murtad karena perbuatan semisal bersujud kepada berhala, mempraktekkan ilmu sihir atau melakukan berbagai bentuk kesyirikan seperti berdoa kepada selain Allah, menyembelih hewan untuk selain Allah, bernadzar untuk selain Allah atau berthawaf di selain Ka’bah dalam rangka mendekatkan diri kepada selain Allah. Jadi orang bisa murtad karena perbuatan sebagaimana murtad karena ucapan.

Seorang juga bisa murtad gara-gara ucapan semisal mencaci Allah, mencaci rasulNya, mencaci Islam, atau mengolok-olok Allah, kitabNya, rasulNya, atau agamaNya.

Allah berfirman tentang sekelompok orang dalam perang Tabuk yang mengejek Nabi dan para shahabat
قُلْ أَبِاللَّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ لا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُم
Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?” tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. jika Kami memaafkan segolongan kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa (QS at Taubah 65-66).
Dalam ayat ini Allah menetapkan bahwa mereka kafir setelah dulunya beriman, maka ini menunjukkan bahwa kekafiran itu bisa karena perbuatan sebagaimana bisa sebab keyakinan dan bisa dengan ucapan semisal dalam ayat di atas. Orang-orang tersebut kafir gara-gara omongan.

Murtad karena pengingkaran bisa kita nilai sama dengan murtad karena keyakinan. Namun bisa juga kita bedakan. Bedanya yang dimaksud pengingkaran adalah mengingkari hal-hal yang jelas-jelas diketahui secara pasti merupakan bagian dari agama. Misalnya adalah mengingkari sifat rububiyyah atau uluhiyyah untuk Allah, atau mengingkari bahwa Allahlah yang berhak disembah atau mengingkari adanya malaikat tertentu, mengingkari adanya rasul atau kitab suci tertentu, mengingkari ba’ats (bangkit dari kubur), surga, neraka, balasan amal, hisab, mengingkari wajibnya shalat, wajibnya zakat, haji, puasa, berbakti dengan orang tua, silaturahmi dan hal-hal lain yang telah diketahui secara pasti sebagai bagian dari agama yang hukumnya adalah wajib. Demikian pula halnya dengan mengingkari haramnya zina, riba, minum khamr, durhaka dengan orang tua, memutus hubungan kekerabatan, suap dan hal-hal lain yang diketahui secara pasti merupakan bagian dari agama yang hukumnya adalah haram.

Orang juga bisa murtad karena cuek terhadap agama Allah dan meninggalkan atau menolak agama Allah semisal cuek tidak mau mempelajari agama dan tidak mau menyembah Allah. Orang yang semisal ini murtad disebabkan sikap cueknya.
وَالَّذِينَ كَفَرُوا عَمَّا أُنْذِرُوا مُعْرِضُونَ
Dan orang-orang yang kafir berpaling dari apa yang diperingatkan kepada mereka (QS al Ahqaf:3).
وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ ذُكِّرَ بِآياتِ رَبِّهِ ثُمَّ أَعْرَضَ عَنْهَا إِنَّا مِنَ الْمُجْرِمِينَ مُنْتَقِمُونَ .
Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya, kemudian ia berpaling daripadanya? Sesungguhnya Kami akan memberikan pembalasan kepada orang-orang yang berdosa (QS as Sajdah:22).
Walhasil murtad itu bisa gara-gara pengingkaran, perbuatan, ucapan atau cuek dan tidak peduli.

Orang yang dipaksa untuk mengucapkan ucapan kekafiran atau perbuatan kekafiran itu dimaafkan jika paksaannya adalah paksaan yang menyebabkan tidak ada pilihan lain. Semisal dipaksa oleh seseorang yang bisa mewujudkan ancamannya dengan diancam untuk dibunuh dan orang tersebut memang bisa membunuh. Atau orang tersebut meletakkan pedang dileher orang yang dipaksa. Dalama kondisi semisal ini orang yang dipaksa tadi dimaafkan jika melakukan perbuatan kekafiran atau ucapan kekafiran dengan catatan hatinya tetap mantep dengan keimanan. Jika hatinya mantep dengan kekafiran yang dipaksakan pada dirinya tersebut maka orang yang dipaksa tadi berstatus murtad meskipun dia adalah seorang yang dipaksa.

Seorang yang melakukan kekafiran itu terbagi dalam lima kondisi
1) melakukan perbuatan kekafiran secara serius
2) melakukan perbuatan kekafiran secara main-main
3) melakukan perbuatan kekafiran dalam kondisi ketakutan
4) melakukan perbuatan kekafiran dalam kondisi dipaksa namun hatinya merasa mantep dengan kekafiran. Pelaku kekafiran dalam empat kondisi di atas imannya batal.
5) melakukan perbuatan kekafiran dalam kondisi dipaksa sedangkan hati merasa tetap mantep dengan keimanan. Dalam kondisi kelima ini pelaku kekafiran tidaklah murtad mengingat firman Allah
مَنْ كَفَرَ بِاللَّهِ مِنْ بَعْدِ إِيمَانِهِ إِلَّا مَنْ أُكْرِهَ وَقَلْبُهُ مُطْمَئِنٌّ بِالْإِيمَانِ وَلَكِنْ مَنْ شَرَحَ بِالْكُفْرِ صَدْراً فَعَلَيْهِمْ غَضَبٌ مِنَ اللَّهِ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ ذَلِكَ بِأَنَّهُمُ اسْتَحَبُّوا الْحَيَاةَ الدُّنْيَا عَلَى الْآخِرَةِ وَأَنَّ اللَّهَ لا يَهْدِي الْقَوْمَ الْكَافِرِينَ
Barangsiapa yang kafir kepada Allah sesudah Dia beriman (dia mendapat kemurkaan Allah), kecuali orang yang dipaksa kafir Padahal hatinya tetap tenang dalam beriman (dia tidak berdosa), akan tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk kekafiran, Maka kemurkaan Allah menimpanya dan baginya azab yang besar.yang demikian itu disebabkan karena Sesungguhnya mereka mencintai kehidupan di dunia lebih dari akhirat, dan bahwasanya Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang kafir (QS an Nahl 106-107).

COMMENTS

WORDPRESS: 87
  • fikri kurnia 3 years ago

    Ustad,saya mau tanya.begini,dulu saya pernah chatting dengan seseorang yang tidak saya kenal di suatu situs,ntah kesal atau apa saya dengan dia saat dia bertanya kamu islam?saya tidak berpikir panjang menjawabnya bukan.namun setelah saya menjawabnya saya sadar dan merasa menyesal dan memutuskan chat dengan orang tersebut.apakah itu termasuk murtad ?

  • Herdin 3 years ago

    Assalamualaikum ustadz,
    mohon maaf bila mengganggu, apakah orang yang mempelajari ilmu hypnosis itu murtad? Dan yang bernadzar untuk selain Allah itu yang seperti apa?

  • Taufik 3 years ago

    ass ustadz. sy bingung yang dimaksudkan dengan 1. berkata dalam hati, 2. terlintas di pikiran, 3. berkata tanpa suara ?
    Jd ceritanya begini, ketika shalat sy terlintas di pikiran bahwa saya kafir, setelah shalat saya mencari ilmu di internet tentang hukum dr perbuatan sy itu. ketika saya mengingat-ingat apa yang saya lakukan ketika shalat, saya bingung, apakah itu terlintas dalam pikiran, berkata di dalam hati atau berkata tetapi tanpa suara.Kemudian sy mengingat-ingat dengan mengulanngi perbuatan itu dengan berkata tanpa suara bahwa “saya kafir, saya menyembah selain allah”, tetapi hati saya tetap beriman kepada Allah. setau saya kalau dalam bahasa jawa diistilahkan gremeng. jadi seperti berkata “saya kafir” tetapi mulut tertutup sehingga yang timbul adalah suara dengungan seperti itu. bagaimana hukum nya ustadz ?apakah itu bentuk kufur ?

  • Nida Muchlisona 3 years ago

    ustadz, kasus saya sama sepeerti yaya. saya selalu dihantui niat ingin murtad. padahal sungguh sungguh saya tdk menginginnkannya. saya tdk benr2 bermaksud murtad. tp saya takut dgn niat seperti itu apakah bisa dianggap murtad?

  • @nida
    Itu waswas dari setan. anda tidak murtad karenanya.

  • @Taufik
    Itu bukan bentuk kekafiran.

  • @Herdin
    Jika hypnotis dilakukan itu didapatkan dari pemujaan setan tentu saja membatalkan iman.

  • @Noni
    Mencela sunnah Nabi dalam keadaan sadar, melek dan tahu arti apa yang diucapkan itu membatalkan iman.

  • # Ata
    Jika semata imajinasi tidak menyebabkan murtad.

  • Abidzar 3 years ago

    Assalamualaikum ustadz, saya mau menanyakan, kalo terlintas/terucap di hati bentuk pencelaan thdp allah swt, tapi disisi lain ada hati yang mengingkarinya, apakah disebut murtad ? belum terucap dimulut? lantas apakah orang yang murtad akan diterima taubatnya ?

  • Asallamualaikum pak ustadz, saya ingin menanyakan kalo kita terlintas di hati mengatakan hal hal yang jelek kepada allah, belum terucap di mulut, tapi disamping itu ada bisikan lain yang langsung menyanggahnya, apakah disebut murtad ? haruskah membaca syahadat ulang dan solat taubat ? apabila sudah berulang kali, apakah allah masih akan mengampuni ?

  • Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

    1. Ustadz apakah orang yang meyakini atau mempercayai benda mati, meminta perlindungan kepada makhluk gaib dan apakah status islamnya? Apakah murtad dan jatuh kepadanya takfir? dan diperlakukan seperti orang kafir, misalnya tidak boleh mengucapkan salam kepadanya
    2. Apabila kita masuk ke ruangan atau rumah dan mengetahui ada orang semacam ini apakah kita tetap mengucapkan salam? Jika iya, diniatkan untuk siapa salamnya?

    Jazakallahu khairon

  • @ Abidzar
    Tidak murtad.

  • Assalamualaikum ustadz saya mau bertanya dalam hati saya sering kali terlintas kata -kata yang mencela allah padahal saya tidak pernah terlintas untuk memikirkannya dan kata itu muncul ketika saya termenung mohon jawabannya ustadz karena saya merasa kata tersebut tidak ingin saya pikirkan

  • aisyah 3 years ago

    Ustadz mohon dijawab pertanyaan Saudari Ainul muslimin dan Saudara Rafly. karena juga perasaan itu muncul pd diri saya. seolah olah semua aktivitas yg kita lakukan bukan untuk Allah (misalnya yesus) mau mandi, tidur entah apa itu. dan saat itu jg muncul dipikiran imajinasi yesus td. seolah olah kita menyembah/mengimani kpd yesus td. ustadz mohon dijawab. ini sangat menyiksa saya. menyiksa batin dan hati saya. saya tdk mau. apakah saya sudah murtad ustadz? saya selalu minta perlindungan dr Allah. tp saya takut itu termasuk menduakan-Nya. naudzubillahiminzalik. Semoga ustadz berkenan menjawabnya.

  • syarif 3 years ago

    Apa bila saudara saya diancam untuk dibunuh kecuali jika saya mengkafirkan diri bolehkah saya berpura pura kafir

  • no name 3 years ago

    Assalamualaikum, ustadz saya mau bertanya karena kebodohan dan kekurang pahaman saya, saya justru mengucapkan kalimat takfir kpd diri ini.dikarenakan merasa sangat berdosa akan masa lalu saya.

    Apakah hal tsb dapat membatalkan keimanan saya ?
    Ditunggu jawaban nya
    Wassalamualaikum

  • Abdullah 3 years ago

    Ustadz saya pernah membaca hadits bahwa lintasan itu dimaafkan selama tidak diucapkan dan diamalkan..pertanyaan saya disini, maksud hadis tersebut selama tidak diucapkan itu apakah ucapan dari mulut atau ucapan yang diucap oleh hati yang dihukumi sebagai kesalahan..

  • Ustad mau tanya, misalnya ada orang yang tidak sengaja mengucapkan sebuah kata yaitu “saya udah kafir” apakah dia masuk kedalam golongan orang kafir? Dan kalau dia termasuk kedalam kafir bagaiman untuk membantunya ke jalan yang benar lagi. Terimakasih

  • muhammad Abdullah 3 years ago

    Ustad..bagaimana kalo lintasan dalam hati sudah menetap dan tidak bisa dokontrol dan terucap sendiri dihati tapi tidak kita inginkan..bagaimana hukumnya ustad

  • Assalamualaikum pak ustadz saya ingin mnanyakan akhir2 ini setiap saya mengucapkan allah maka terlintas di fikiran saya gambar org yg disembah oleh orang kristen tapi hati saya selalu menyangkalnya sya selalu bilang bahwa allah tidak seperti itu, tp kadang jika sya mengucpkan allah secara tdk sengaja bayangan
    itu tidak muncul. Apakah saya sudah berdosa besar ustadz, apa sya sudah murtad?

  • Ustadz saya mau nanya jikalau kita terlanjur mengucapkan kata2 kekafiran dan kemudian sadar ingin bertaubat apakah harus syahadat ulang dulu lalu bertaubat, atau langsung bertaubat
    Trmksh

  • pa ustadz, dulu saya pernah ngomong sendiri, terus saya keceplosan mengatakan seperti ini “gk apa2 ngomong begitu, asal jangan ngomong (Misalnya Musailamah adalah seorang nabi karena saya tidak berani menulisnya, Nama lain dari seorang nabi dalam peristilahan kristen) Musailamah Kneiviya, enak aja maen gonta ganti nama nabi” lalu saya pun berpikiran seperti ini “Lehh.. kgk ada artinya ini, jdi gk dosa dong”.

    yg jdi pertanyaannya adalah apakah saya telah berdosa karena tidak sengaja telah menambahkan kalimat kepada nama salah satu nabi dng kata yg saya sendiri gk tau apa artinya?

  • assalamualaikum ustadz
    apakah seseorang dikatakan murtad apabila ia pernah berniat untuk pindah agama tetapi tidak jadi dilakukannya

  • assalamualaikum
    saya juga terkena kasus seperti di atas
    bahkan setelah tanya2,menurut mereka saya terkena jin pemurtadan..
    sampai2 dalam solat dan aktivitas sehari2 hanya perkara itu saja yang terlintas dan berbisik di dalam hati sampai2 hati dan jiwa saya lemah dan hampir selalu pasrah dengan karena kejadian itu,,
    kadang berbisik walaupun atau sebenarnya ingin mur** dan semacamnya dan saya rasa sempit sekali serta salah.apa yangvterjadi dan Bagaimana cara mengatasi nya.

  • taufik hidayat 2 years ago

    ass, pa ustdz apa kah, sah pas niat mandi junub terlintas pikiran yg bikin murtad, padahal sebenernya hati ga mau mengucapkanya

  • Muhammad Ismail 2 years ago

    Assalamualaikum ust. semasa saya solat subuh pagi tadi saya dengan tidak sengaja tercakap aku tuhan padahal saya ingin berkata Allah tuhan daku adakah itu murtad? padahal tidak pernah niat untuk berkata begitu .

  • Assalamualikum pak ustadz wktu itu sya lgi mengakat barang lumyan berat lalu terlintas dipkiran sya (jka sya gak mmpu mngangkat 10 kli sya murtad) gk tau knp sya iya kan , llu sya brusha mengangkat 10 kli ternyta sya gak mmpu mngangkat 10 kli cuma 7 kli sja , ap sya murtad pak ustadz?

  • Assalamu’allaikum
    Ustad saya mau tanya saya pernah bercanda sama temen begini tumben kamu shlot trs saya jawab
    Ya kadang aku murtad kadang aku insaf, apakah itu sdah trmsuk murtad ustad?

  • Assalamualaikum,
    Ustad, hati saya pun sering ada kalimat2 kekufuran seperti ini. Dan saya sering mengingat-ingatnya lagi dengan sengaja dengan mengulang2 kalimat ini di hati (tapi saya tidak meyakininya). Apakah hal ini bisa membatalkan keIslaman saya, ustad?

  • Ass,pak ustadz saya selalu di hantui perasaan murtad,pernah suatu hari saya berjalan dan di hati saya terlintas mengatakan jangan lewat itu nanti murtad tapi waktu itu saya lupa dan saya lewat dimana di tempat yang saya katakan itu…tapi di hati saya berontak tidak mau murtad,pertanyaan saya apakah dengan itu saya sudah murtad ?

  • Bayu s 1 year ago

    Assalamualaikum
    Pak ustad saya mau nanya
    Ketika baca al quran tiba2 terlintas pikiran “jangan2 al quran ini buatan rasul”
    Tapi ada sisi lain yang langsung sadar kalau itu salah
    Apakah islam sya batal dan harus syahadat lagi ?

  • Assalamualaikum ustaz. Saya ingin bertanya. Jadi begini ceritanya, Kemarin ibu saya sedang masak ( misal : Rendang ), karena ada saudara yg datang. Ketika masakan sudah matang, saudara saya langsung menuju meja makan dan dia berkata ” bersyukur kepada rendang yg enak ini ” maksud dari saudara saya berkata demikian, katanya dia bersyukur bisa makan rendang yg enak ini .. nah itu gimana menurut ustad apakah bisa di bilang murtad ?

  • Ainul 1 year ago

    Assalamualaikum ustaz . Saya pernah menganggap semua agama membawa kepada kebaikan kerana ia tidak mengajarkan mencuri , membunuh dan perkara yang tidak baik . Jadi saya mengaggap semua agama itu sama kerana membawa kepada kebaikan dan bukan perbuatan yang tidak baik . Jadi adakah aqidah saya terpesong ? Apakah hukumnya ? Jika terpesong apakah yang perlu saya lakukan ? Sejak dari peristiwa saya mengetahui mengenai pluralisme saya sering terpikir pasal anggapan saya yang ini .. dan menimbulkan banyak persoalan dalam diri saya sama ada saya telah m****d atau tidak .. jika ustaz ada kesempatan saya berharap ustaz akan membalas ..

  • @Ainul
    Keyakinan semua agama itu sama baiknya adalah hal yang membatalkan iman seorang muslim.

  • assalamualaikum ustadz. swaktu shalat saya sering dgan tdk sengaja membayangkan wujud allah itu berbntuk lafadz allah dlam tulisan arab bercahaya. tp hati saya slalu berontak bhwa allah itu tdk berbntuk dan tdk ad yg bsa menyamainya. apkah saya termasuk murtad dan musryik.. trus apa yg harus saya lakukan?

  • mawar 1 year ago

    Assalamu’alaykum ustadz..

    Ketika saya sedang panik akan sesuatu, Saya pernah mendapat bisikan semacam “minta saja kpd yesus dgn baca rosario” saya padahal gak tau rosario itu apa.. lanjut dibatin ngucap kata2 “rosario”. Saya gak mau ustadz sebenernya demi Allah. Namun sedetik setelah itu saya sadar bajwa itu salah. saya gak meyakini hal itu. Saya benci ustadz jd gak tenang teeus. Dan itu semacam sering terjadi. Mohon pemcerahannya ustadz