Zakat untuk Penuntut Ilmu Dunia

أختي متزوجة من رجل لا يعمل إلا في بعض الأحيان ولكنه أيضا بخيل ولا ينفق عليها وأولادها ,

Pertanyaan, “Saudaraku telah menikah dengan seorang laki-laki yang hanya kadang-kadang saja bekerja. Di samping itu suaminya adalah seorang yang pelit, tidak mau menafkahi isteri dan anaknya.

وهي تعمل وتتحمل كل نفقات البيت والآن مجبرة على تكملة تعليمها لشهادة أعلى وإلا فصلت من عملها وينقصها المال فهل يجوز أن أعطيها زكاة مالي ؟

Akhirnya saudaraku harus bekerja dan menanggung semua kebutuhan rumah tangga. Saat ini saudaraku dipaksa untuk menyelesaikan studi formalnya sehingga memiliki ijazah formal yang lebih tinggi daripada yang saat ini dimilikinya. Jika dia tidak menyelesaikan studi formalnya maka dia akan di-PHK yang konsekuensinya pemasukannya akan berkurang. Bolehkah zakat mal-ku kuberikan kepadanya?”

الحمد لله
يجوز دفع الزكاة لطالب العلم الدنيوي ، الذي لا يجد نفقاته ، إذا كان العلم الذي يدرسه علما مباحا ، ويحتاج إليه ، ليتمكن من العمل أو الحصول على وظيفة ، لأن الحصول على هذه الشهادة أصبح حاجة ماسة ، يتوقف عليها العمل والتوظف غالبا .

Jawaban, “Diperbolehkan untuk memberikan zakat kepada penuntut ilmu dunia yang tidak memiliki orang yang menafkahi kebutuhannya dengan syarat ilmu yang dia pelajari adalah ilmu yang mubah untuk dipelajari dan memang diperlukan sehingga dia mendapatkan pekerjaan. Saat ini memiliki ijazah formal adalah sebuah kebutuhan mendesak. Umumnya orang baru bisa mendapatkan pekerjaan jika memilikinya.

قال المرداوي في “الإنصاف” (3/218) : ” واختار الشيخ تقي الدين : جواز الأخذ من الزكاة لشراء كتب يشتغل فيها بما يحتاج إليه من كتب العلم التي لا بد منها لمصلحة دينه ودنياه . انتهى , وهو الصواب ” انتهى .

al Mardawi dalam al Inshaf 3/218 mengatakan, “Syaikh Taqiyuddin Ibnu Taimiyyah memilih pendapat yang membolehkan untuk memanfaatkan sebagian harta zakat untuk keperluan membeli buku-buku yang diperlukan oleh penuntut ilmu dan dia harus memilikinya untuk keperluan agama atau dunianya. Sekian perkataan Ibnu Taimiyyah dan itu adalah pendapat yang benar”.

وعلى هذا ، فلا حرج من إعطائك أختك زكاة مالك .
والله أعلم .
Berdasarkan penjelasan di kitab al Inshaf di atas maka Anda diperbolehkan untuk memberikan zakat mal untuk saudari anda”.

Sumber: http://islamqa.com/ar/ref/95418/

Artikel www.ustadzaris.com

COMMENTS

WORDPRESS: 0