• Twitter
  • Facebook
  • RSS
Tegar Di Atas Sunnah
  • Depan
  • Download
    • E-Artikel
    • E-Kitab
    • Audio Kajian
  • Jadwal Kajian Rutin
  • Tanya Ustadz
  • Tentang Blog ini
  • Fiqih
  • Adab
  • Manhaj
  • Bimbingan Islam
  • Aqidah
  • Konsultasi
  • Kisah
  • Mu’amalah
  • Nasehat

You are here:

  • Home
  • Fiqih
  • Tidak Salafi Karena Jenggot Dihabisi

Tidak Salafi Karena Jenggot Dihabisi

24 Mei, 2011

By: muhammad abduh

category: Fiqih

123 9

السؤال : أعلم بوجوب اللحية ولكن يوجد صعوبة عندنا في بلادنا من ترك اللحية , مع العلم أنه يوجد أناس ملتحية ولكن تجدهم إلا من رحم ربي في أرق وقلق , فما الحكم القاطع , ويوجد رأي جمهور بالوجوب وإذا كنا في عافية فما الدليل عند النقاش لأن بعض الناس الملتحية يتهموننا بأننا لسنا من أهل السنة وأن اللحية من العقيدة ؟

Pertanyaan, “Aku mengetahui wajibnya memelihara jenggot namun memelihara jenggot adalah suatu hal yang sulit di negara kami. Perlu diketahui bahwa di negari kami dijumpai banyak orang yang berjenggot namun selalu dalam kekhawatiran kecuali beberapa gelintir orang saja. Sebagian orang yang berjenggot menuduh kami yang tidak memelihara jenggot bukan termasuk ahli sunnah dan sesungguhnya memelihara jenggot itu bagian dari akidah?”

الجواب :
أما إعفاء اللحية فهو واجب  , قال ابن حزم : ” أجمع العلماء على أن إعفاء اللحية فرض   ” ,

Jawaban Syaikh Abdul Muhsin bin Nashir al Ubaikan, “Memelihara jenggot hukumnya wajib. Ibnu Hazm mengatakan, “Para ulama bersepakat bahwa memelihara jenggot adalah sebuah kewajiban”.

وقال شيخ الإسلام ابن تيمية : ” يحرم حلقها أو أخذ شيء منها   ”  ,

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan, “Haram hukumnya mencukur habis jenggot ataupun memangkasnya”.

فالصحيح من أقوال أهل العلم هو تحريم حلق اللحية ,

Sehingga yang benar, mencukur habis jenggot hukumnya adalah haram.

لما روى البخاري ومسلم في صحيحهما وغيرهما عن عبد الله بن عمر رضي الله عنهما ، قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم  :  “خالفوا المشركين ، وفروا اللحى و أحفوا الشوارب ”
Dalilnya adalah hadits dari Ibnu Umar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Selisihilah orang-orang musyrik. Lebatkanlah jenggot dan pangkaslah kumis” [HR Bukhari dan Muslim].

ولهما عنه أيضا : ” أحفوا الشوارب وأعفوا اللحى ” ، وفي رواية :” أنهكوا الشوارب وأعفوا اللحى ” ،

Dari Ibnu Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Pangkas habislah kumis dan biarkanlah jenggot” dalam satu riwayat “Habisilah kumis dan biarkanlah jenggot” [HR Bukhari dan Muslim].

قال ابن حجر : ( وفروا بتشديد الفاء من التوفير وهو الإبقاء أي اتركوها وافرة ، وإعفاء اللحية تركها على حالها) ,

Ibnu Hajar mengatakan bahwa yang dimaksud dengan melebatkan jenggot adalah membiarkannya tumbuh lebat tanpa diganggu. Sedangkan yang dimaksud dengan biarkanlah jenggot adalah membiarkan jenggot sebagaimana apa adanya.

لكن ليست هذه المسألة من مسائل العقيدة ولا يخرج من حلقها عن أهل السنة والجماعة . والله أعلم .

Akan tetapi memelihara jenggot bukanlah permasalahan akidah. Orang yang mencukur habis jenggot tidaklah keluar dari ahli sunnah wal jamaah”.

Sumber:

http://al-obeikan.com/show_fatwa/1178.html

Artikel www.ustadzaris.com

    • Tweet

    About the Author

    muhammad abduh

    rumaysho.com

    jejak.bc@gmail.com

    Tags: jenggot, mencukur jenggot

    B

    Rating

    • 123views
    • 9comments

    Subscribe

    Subscribe to comments

    recommend to friends

    Recent Posts

    Adab, Nasehat

    Keutamaan Ngaji Live Via Internet

    14 Mei, 2013

    169

    Bimbingan Islam, Manhaj

    Mengenal Taklid

    11 Mei, 2013

    250

    Nasehat

    Tundukan Pandangan Terhadap Empat Hal

    23 April, 2013

    819

    Adab, Fiqih

    Adab Makan di Rumah Teman

    10 April, 2013

    934

    9 Comments

      sucipto

      Mei 24, 2011, 7:52 am

      Maaf ustadz, sedikit usul, alangkah lebih bagus lagi ketika mencantumkan fatwa ulama, diselipi sedikti mengenai biografi beliau ataupun pujian ulama lain kepada beliau, dikarenakan terkadang ada sebagian saudara kita yang melihat lebih dulu siapa yang berbicara baru kemudian apa yang dibicarakan. Masalahnya saudara kita tersebut hanya mengenal ulama yang mayoritas berdomisili di yaman misalnya atau yang lainnya. Maaf kalau ada kata-kata saya yang kurang berkenan, terimakasih

      jino

      Mei 24, 2011, 8:31 am

      Maaf ustadz, selain memangkas jenggot, sunnah apalagi yang tidak termasuk akidah, sehingga apabila orang meninggalkannya/tdk melaksanakannya tidak keluar dari ahli sunnah wal jamaah, syukron.

      Akh Teguh

      Mei 24, 2011, 9:25 am

      Jadi kesimpulannya, bagaimanapun tekanan dan cibiran masyarakat terhadap orang yg berjenggot, jgn sampai membuat kita meninggalkan kewajiban memelihara jenggot.. Kalau dlm perusahaan tdk memperkenankan karyawan memelihara jenggot, ya lebih baik keluar aja berdagang ya ustadz.. hehehe..

      nanang

      Mei 25, 2011, 9:35 am

      Assalamu`alaikum
      Sejak ana baligh ana tidak tumbuh jenggot kecuali sedikit itu pun orang mengiranya ana tak berjenggot,yang menjadi pertanyaan apakah ana wajib menumbuhkan jenggot ustadz?

      Konadi

      Mei 26, 2011, 11:20 am

      Jenggot itu hukumnya TIDAK WAJIB..
      TAPI… MEMOTONGNYA = HAROM….
      Kalau seandainya wajib…Maka org2 yg tidak berjenggot…HARUS/WAJIB/MAU-TIDAK MAU menggunakan obat-obatan perangsang penumbuh jenggot..BERHUBUNG hukum jenggot adalah wajib..
      Yang benar…Memotongnya yg HAROM…
      Wallahu a’lam…

      ustadzaris

      Mei 31, 2011, 6:59 am

      #cipto
      Syaikh Abdul Muhsin al Ubaikan adalah ulama saudi yang saat ini menjabat sebagai penasehat raja KSA.

      ustadzaris

      Mei 31, 2011, 6:59 am

      #jino
      Silahkan pelajari lebih lanjut akidah ahli sunnah

      Hamba Allaah

      Jun 12, 2011, 9:25 pm

      #Ustadzaris
      Orang2 sekitar masjid rumah saya mereka berjenggot tapi ada kumisnya juga.
      Apakah itu boleh, ustadz?

      ustadzaris

      Jun 14, 2011, 8:10 am

      #hamba
      Boleh berkumis asal tidak menutupi bibir atas.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked. *

    Name*

    E-mail*

    Website

    Comment

    Cancel reply

    Video Ustadz

    Artikel Populer

    Hitam di Dahi Perlu Diwaspadai

    10 August, 2009

    • 1558
    • 208
    jamaah

    Khuruj bersama Jama'ah Tabligh

    12 August, 2009

    • 1266
    • 168

    Pacaran Terselubung Via Chatting dan HP

    20 October, 2009

    • 1093
    • 137

    Hukum Mencium Tangan dan Membungkukkan Badan

    04 June, 2009

    • 1367
    • 119

    Do'a Qunut Ketika Shubuh

    20 July, 2009

    • 1552
    • 118

    Berlangganan Artikel

    • Kategori
      • Adab
      • Aqidah
      • Bimbingan Islam
      • Fiqih
      • Info
      • Kajian Audio
      • Kisah
      • Konsultasi
      • Manhaj
      • Mu'amalah
      • Nasehat
    Follow on Twitter
    BACK TO TOP
    • abdullah al sulmi
    • abdullah alsulmi
    • abu bakar
    • abu hurairah
    • Abul Hasan al Ma’ribi
    • acara keluarga
    • Adab
    • adab majelis
    • adab makan
    • adab minum

    Flag Counter

    Free counters!

    Name:

    Email:

    Message:

    • Twitter
    • Facebook
    • RSS

    © 2008-2013 Ustadz Aris Munandar

    Close

    Enter the site

    Login

    Password

    Remember me

    Forgot password?

    Login