<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Tanya Jawab: Apa Hukum Talqin?</title>
	<atom:link href="http://ustadzaris.com/tanya-jawab-apa-hukum-talqin/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ustadzaris.com/tanya-jawab-apa-hukum-talqin</link>
	<description>Cukupkan Diri Dengan Ajaran Nabi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 10:03:02 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>Oleh: aba al-jauzi rohman</title>
		<link>http://ustadzaris.com/tanya-jawab-apa-hukum-talqin/comment-page-1#comment-7588</link>
		<dc:creator>aba al-jauzi rohman</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 May 2011 10:30:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=29#comment-7588</guid>
		<description>Assalaamu&#039;alaikum Ustadz Aris,
Ketika mayit telah dimakamkan, orang2 menggelar tikar kemudian membaca sebagian ayat AlQuran, talqin, dan doa.
Pertanyaan saya:
1. Apakah doa utk si mayit dibaca oleh seorang imam &amp; diaminkan oleh yg lainnya, atau dibaca sendiri2?
2. Apakah sebaiknya saya menunggu org2 tsb. selesai (baca Quran &amp;talqin), kemudian baru saya pulang bersama mereka?
3. Apakah termasuk perkara yg baik jika saya pulang ketika mereka sdg membaca quran&amp;talqin?
4. Jika saya pulang saat org2 sdg membaca talqin, apakah saya mendapat pahala satu qirat krn ikut hadir di pemakaman?
Jazakumullahu khoiran katsiira</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalaamu&#8217;alaikum Ustadz Aris,<br />
Ketika mayit telah dimakamkan, orang2 menggelar tikar kemudian membaca sebagian ayat AlQuran, talqin, dan doa.<br />
Pertanyaan saya:<br />
1. Apakah doa utk si mayit dibaca oleh seorang imam &amp; diaminkan oleh yg lainnya, atau dibaca sendiri2?<br />
2. Apakah sebaiknya saya menunggu org2 tsb. selesai (baca Quran &amp;talqin), kemudian baru saya pulang bersama mereka?<br />
3. Apakah termasuk perkara yg baik jika saya pulang ketika mereka sdg membaca quran&amp;talqin?<br />
4. Jika saya pulang saat org2 sdg membaca talqin, apakah saya mendapat pahala satu qirat krn ikut hadir di pemakaman?<br />
Jazakumullahu khoiran katsiira</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/tanya-jawab-apa-hukum-talqin/comment-page-1#comment-4127</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Aug 2010 16:11:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=29#comment-4127</guid>
		<description>untuk ri
Wa&#039;alaikumussalam
Yang anda lakukan kurang tepat. Talqin yang manfaat jika yang ditalqin masih bisa menerima talqin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk ri<br />
Wa&#8217;alaikumussalam<br />
Yang anda lakukan kurang tepat. Talqin yang manfaat jika yang ditalqin masih bisa menerima talqin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: riyanto</title>
		<link>http://ustadzaris.com/tanya-jawab-apa-hukum-talqin/comment-page-1#comment-4121</link>
		<dc:creator>riyanto</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Aug 2010 09:23:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=29#comment-4121</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum... Ustadz.  Mohon pencerahan, waktu Umi ana hendak meninggal dunia itu tidak sadarkandiri dulu ( KOMA ) setelah 2 hari terlihat tanda-tanda vital ( dilayar monitor ICU ) menurun dan sekitar 1 jam kemudian terlihat garis sudah lurus ( tanda telah tidak ada gerak jantung dan paru ) namun demikian ana terus mentalginkan hingga dokter memberitahu bahwa telah meninggal dunia. Apakah perbuatan ana membimbing Umi ana sesuai sunnah, mengingat dalam keadaan KOMA.  Mohon penjelasan. Syukron.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum&#8230; Ustadz.  Mohon pencerahan, waktu Umi ana hendak meninggal dunia itu tidak sadarkandiri dulu ( KOMA ) setelah 2 hari terlihat tanda-tanda vital ( dilayar monitor ICU ) menurun dan sekitar 1 jam kemudian terlihat garis sudah lurus ( tanda telah tidak ada gerak jantung dan paru ) namun demikian ana terus mentalginkan hingga dokter memberitahu bahwa telah meninggal dunia. Apakah perbuatan ana membimbing Umi ana sesuai sunnah, mengingat dalam keadaan KOMA.  Mohon penjelasan. Syukron.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/tanya-jawab-apa-hukum-talqin/comment-page-1#comment-4051</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Aug 2010 02:26:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=29#comment-4051</guid>
		<description>untuk abu
Yang terbaik adalah si anak menyolatkan jenazah di kuburan setelah dimakamkan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk abu<br />
Yang terbaik adalah si anak menyolatkan jenazah di kuburan setelah dimakamkan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Abu Ashma'</title>
		<link>http://ustadzaris.com/tanya-jawab-apa-hukum-talqin/comment-page-1#comment-4037</link>
		<dc:creator>Abu Ashma'</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jul 2010 16:09:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=29#comment-4037</guid>
		<description>Assalamu alaykum ustadz…Bolehkah seorang anak minta kepada pihak keluarga bila bpk/ibunya meninggal supaya proses penguburan jenazah menunggu dia datang dari luar kota yang perjalanan ditempuh hampir 12 jam.Agar si anak bisa melihat jenazah ortunya untuk terakhir kali??.Sehingga kadang2 jenazah tsb menginap di rumah duka semalam..?Apabila tidak boleh maka bolehkah menyalatkan jenazah setelah dikuburkan di kuburan?Jazakallahu khoiron.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu alaykum ustadz…Bolehkah seorang anak minta kepada pihak keluarga bila bpk/ibunya meninggal supaya proses penguburan jenazah menunggu dia datang dari luar kota yang perjalanan ditempuh hampir 12 jam.Agar si anak bisa melihat jenazah ortunya untuk terakhir kali??.Sehingga kadang2 jenazah tsb menginap di rumah duka semalam..?Apabila tidak boleh maka bolehkah menyalatkan jenazah setelah dikuburkan di kuburan?Jazakallahu khoiron.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Abu Ashma'</title>
		<link>http://ustadzaris.com/tanya-jawab-apa-hukum-talqin/comment-page-1#comment-3997</link>
		<dc:creator>Abu Ashma'</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 02:51:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=29#comment-3997</guid>
		<description>Assalamu alaykum ustadz...Bolehkah seorang anak minta kepada pihak keluarga bila bpk/ibunya meninggal supaya proses penguburan jenazah menunggu dia datang dari luar kota yang perjalanan ditempuh hampir 12 jam.Agar si anak bisa melihat jenazah ortunya untuk terakhir kali??.Sehingga kadang2 jenazah tsb menginap di rumah duka semalam..?Apabila tidak boleh maka bolehkah menyalatkan jenazah setelah dikuburkan di kuburan?Jazakallahu khoiron.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu alaykum ustadz&#8230;Bolehkah seorang anak minta kepada pihak keluarga bila bpk/ibunya meninggal supaya proses penguburan jenazah menunggu dia datang dari luar kota yang perjalanan ditempuh hampir 12 jam.Agar si anak bisa melihat jenazah ortunya untuk terakhir kali??.Sehingga kadang2 jenazah tsb menginap di rumah duka semalam..?Apabila tidak boleh maka bolehkah menyalatkan jenazah setelah dikuburkan di kuburan?Jazakallahu khoiron.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/tanya-jawab-apa-hukum-talqin/comment-page-1#comment-569</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2009 13:03:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=29#comment-569</guid>
		<description>Untuk Iyus
Wa&#039;alaikumussalam
Jika dia meninggal dengan membawa iman maka sorga Allah adalah tempat kembalinya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Iyus<br />
Wa&#8217;alaikumussalam<br />
Jika dia meninggal dengan membawa iman maka sorga Allah adalah tempat kembalinya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: iyus</title>
		<link>http://ustadzaris.com/tanya-jawab-apa-hukum-talqin/comment-page-1#comment-547</link>
		<dc:creator>iyus</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 01:40:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=29#comment-547</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum...
Ustadz ana mw tanya, kalau seseorang yang meninggal dunia tanpa kita sempat menuntunnya untuk mengucapakan kalimah Laa ilaha illAllah, lantas bagaimana nasib su mayit?
Misalnya aja klo ia meninggal tersengat listrik atw kecelakaan ......??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum&#8230;<br />
Ustadz ana mw tanya, kalau seseorang yang meninggal dunia tanpa kita sempat menuntunnya untuk mengucapakan kalimah Laa ilaha illAllah, lantas bagaimana nasib su mayit?<br />
Misalnya aja klo ia meninggal tersengat listrik atw kecelakaan &#8230;&#8230;??</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/tanya-jawab-apa-hukum-talqin/comment-page-1#comment-278</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2009 12:25:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=29#comment-278</guid>
		<description>untuk suci. Talqin yang sunnah adalah ketika ada orang yang hendak meninggal dunia kita bisikkan di telinganya ucapan laa ilaha illalloh sampai dia mau mengucapkannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk suci. Talqin yang sunnah adalah ketika ada orang yang hendak meninggal dunia kita bisikkan di telinganya ucapan laa ilaha illalloh sampai dia mau mengucapkannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Suci</title>
		<link>http://ustadzaris.com/tanya-jawab-apa-hukum-talqin/comment-page-1#comment-273</link>
		<dc:creator>Suci</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2009 08:31:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=29#comment-273</guid>
		<description>memang sich sesuatu yang bid&#039;ah itu harus kita jauhkan sebab itu akan menjatuhkan kita ke dalam yang haram. seperti yand ada dalam hadits rasulullah. tapi saya mohon donk.penjelasan tentang talqin yang sebenarnya. dari maksud sampai penjelasan yang detail</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>memang sich sesuatu yang bid&#8217;ah itu harus kita jauhkan sebab itu akan menjatuhkan kita ke dalam yang haram. seperti yand ada dalam hadits rasulullah. tapi saya mohon donk.penjelasan tentang talqin yang sebenarnya. dari maksud sampai penjelasan yang detail</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.536 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-02-07 17:53:14 -->

