Takhrij Hadits Ketika Pengajian

Takhrij Hadits Ketika Pengajian

110) هل يلزم أو هل من السنة تخريج الأحاديث الواردة في خطبة الجمعة على المنبر بحيث أن الخطيب يذكر تخريج كل حديث يذكره في الخطبة ؟ أم أن الاعتناء والتأكد من صحة الحديث أو حسنه كافية دون الحاجة لذكر التخريج على المنبر؟

Pertanyaan:

Adakah keharusan atau kesesuaian dengan sunnah men- takhrij hadits yang dibawakan oleh seorang khatib dalam khutbah Jumat yang dia sampaikan di atas mimbar karena ada khatib yang men-takhrij semua hadits yang dia sebutkan dalam khutbahnya ataukah cukup dengan memastikan shahih atau hasannya hadits yang dibawakan sudah cukup tanpa perlu men-takhrij hadits di atas mimbar?

110-
لا يلزم إلا التحري في الصحة.
ولقد سمعت شيخنا الإمام الألباني -رحمه الله-يستنكر على بعض الخطباء انشغالهم -أثناء الخطبة-بالعزو إلى المصادر والمراجع.

Jawaban Syaikh Ali al Halabi:

Men-takhrij hadits dalam kondisi semisal ini bukanlah sebuah keharusan. Yang menjadi keharusan adanya memastikan shahihnya hadits yang dibawakan.

Sungguh aku mendengar Syaikh Al Albani mengingkari sebagian khatib Jumat yang saat menyampaikan khutbah Jumat menyibukkan diri dengan menyebut referensi.

Sumber:

http://www.kulalsalafiyeen.com/vb/showthread.php?t=34381&page=12

COMMENTS

WORDPRESS: 0