Kolom Ramadhan & Idul FithriStatistik Blog
-
-
Ritual Tahlilan Menurut Kitab NU (1)
02 September 2010 11:48 PM | 1 Comment -
Sanggahan untuk Amalan Dzikir Berjama’ah
28 Agustus 2010 12:00 AM | 10 Comments -
Alergi dengan Shalat Tarawih 23 Raka’at?
26 Agustus 2010 12:00 PM | 17 Comments -
Donasi Radio Bahana As-Sunnah Salatiga, Jawa Tengah
26 Agustus 2010 9:01 AM | 1 Comment -
Memahami Silaturahmi
25 Agustus 2010 12:00 AM | 2 Comments -
Bermakmum di Belakang Ahlul Bid’ah
24 Agustus 2010 12:00 AM | 4 Comments -
Hukum Memutar Kotak Infaq pada Hari Jum’at
18 Agustus 2010 12:00 AM | 8 Comments -
Hukum Wisma Muslimah
16 Agustus 2010 12:00 AM | 6 Comments
- ustadzaris
Hadiah untuk Pejabat - ustadzaris
Gundul Kepala untuk Bayi - ibnu yaumih
Hadiah untuk Pejabat - ummu asiyah
Gundul Kepala untuk Bayi - abu ahmad
Ritual Tahlilan Menurut Kitab NU (1) - ustadzaris
Hadiah untuk Pejabat - ustadzaris
Bila di Kiblat Masjid Ada Makam - ustadzaris
Bolehkah Menyemir Rambut dengan Warna Hitam?
-
Ritual Tahlilan Menurut Kitab NU (1)
Berlangganan Artikel via Email
Kategori
qur’an Archive
-
Dalil Pendukung: Keadaan Hadats Tidak Boleh Menyentuh Mushaf al Qur’an
Sebagai kelanjutan bahasan edisi yang lewat berikut ini akan kita bahas dalil-dalil yang dipergunakan oleh para ulama untuk mengatakan bahwa orang yang berhadats tidak diperbolehkan untuk menyentuh mushaf al Qur’an. -
Keadaan Hadats Tidak Boleh Menyentuh Mushaf al-Qur’an
Ibnu Taimiyyah berkata, “Pendapat imam mazhab yang empat, mushaf al Qur’an tidak boleh disentuh melainkan oleh orang yang suci sebagaimana dalam surat yang dikirimkan oleh Rasulullah kepada ‘Amr bin Hazm, ‘Tidak boleh menyentuh mushaf melainkan orang yang suci’. Imam Ahmad mengatakan, ‘Tidaklah diragukan bahwa Nabi telah menuliskan surat tersebut kepada Amr bin Hazm’. Inilah pendapat Salman al Farisi, Abdullah bin Umar dan yang lainnya. Tidak diketahui adanya shahabat lain yang menyelisihi pendapat dua shahabat ini” (Majmu Fatawa 21/288). -
Apa yang dimaksud Ayat Muhkam dan Mutasyabih?
“Dia-lah yang menurunkan Al kitab (Al Quran) kepada kamu. Di antara (isi) nya ada ayat-ayat yang muhkamaat. Itulah pokok-pokok isi Al qur'an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat” (QS Ali Imran:7).

