• Twitter
  • Facebook
  • RSS
Tegar Di Atas Sunnah
  • Depan
  • Download
    • E-Artikel
    • E-Kitab
    • Audio Kajian
  • Jadwal Kajian Rutin
  • Tanya Ustadz
  • Tentang Blog ini
  • Fiqih
  • Adab
  • Manhaj
  • Bimbingan Islam
  • Aqidah
  • Konsultasi
  • Kisah
  • Mu’amalah
  • Nasehat

You are here:

  • Home
  • Adab
  • Sunnah yang Hilang: Bacaan Setelah Membaca Al Qur’an

Sunnah yang Hilang: Bacaan Setelah Membaca Al Qur’an

01 Juli, 2010

By: muhammad abduh

category: Adab

512 33

Penjelasan menarik mengenai bacaan penutup setelah membaca Al Qur’an.

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله.
أما بعد: فإنَّ إحياء السنن النبوية من أعظم القربات إلى الله،

Sesungguhnya menghidupkan sunah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah termasuk amal yang sangat bernilai untuk mendekatkan diri kepada Allah.

فَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللهِ ، قَالَ: (( مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنْ الأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ تَبِعَهُ لا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا )) [رواه مسلم].

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa yang mengajak orang lain kepada kebaikan maka baginya pahala semua orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun” (HR Muslim).

فإليكم أحبتي في الله، هذه السُّنة التي غفل عنها كثيرٌ من الناس:

Saudaraku, berikut ini adalah sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang sudah dilalaikan oleh banyak orang.

يُسْتَحَبُّ بعد الانتهاء من تلاوة القرآن أن يُقال:
((سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ،لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ)).

Setelah selesai membaca al Qur’an dianjurkan untuk mengucapkan bacaan berikut ini: Subhanakallahumma wa bihamdika laa ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaika. Yang artinya: maha suci Engkau ya Allah sambil memuji-Mu. Tiada sesembahan yang berhak disembah melainkan Engkau. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.

الدليل: عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ : مَا جَلَسَ رَسُولُ اللهِ مَجْلِسًا قَطُّ، وَلاَ تَلاَ قُرْآناً، وَلاَ صَلَّى صَلاَةً إِلاَّ خَتَمَ ذَلِكَ بِكَلِمَاتٍ، قَالَتْ: فَقُلْتُ: يَا رَسُولَ اللهِ، أَرَاكَ مَا تَجْلِسُ مَجْلِساً، وَلاَ تَتْلُو قُرْآنًا، وَلاَ تُصَلِّي صَلاَةً إِلاَّ خَتَمْتَ بِهَؤُلاَءِ الْكَلِمَاتِ ؟
قَالَ: (( نَعَمْ، مَنْ قَالَ خَيْراً خُتِمَ لَهُ طَابَعٌ عَلَى ذَلِكَ الْخَيْرِ، وَمَنْ قَالَ شَرّاً كُنَّ لَهُ كَفَّارَةً: سُبْحَانَكَ [اللَّهُمَّ] وَبِحَمْدِكَ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ ))([]).

Dalilnya, dari Aisyah beliau berkata, “Tidaklah Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- duduk di suatu tempat atau membaca al Qur’an ataupun melaksanakan shalat kecuali beliau akhiri dengan membaca beberapa kalimat”. Akupun bertanya kepada Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam-, “Ya Rasulullah, tidaklah anda duduk di suatu tempat, membaca al Qur’an ataupun mengerjakan shalat melainkan anda akhiri dengan beberapa kalimat?” Jawaban beliau, “Betul, barang siapa yang mengucapkan kebaikan maka dengan kalimat tersebut amal tadi akan dipatri dengan kebaikan. Barang siapa yang mengucapkan kejelekan maka kalimat tersebut berfungsi untuk menghapus dosa. Itulah ucapan Subhanakallahumma wa bihamdika laa ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaika. ”

) إسناده صحيح: أخرجه النسائي في “السنن الكبرى” (9/123/10067)، والطبراني في “الدعاء” (رقم1912)، والسمعاني في “أدب الإملاء والاستملاء” (ص75)، وابن ناصر الدين في “خاتمة توضيح المشتبه” (9/282).

Hadits di atas sanadnya shahih, diriwayatkan oleh Nasai dalam Sunan Kubro 9/123/1006, Thabrani dalam ad Du-a no 1912, Sam’ani dalam Adab al Imla’ wa al Istimla’ hal 75 dan Ibnu Nashiruddin dalam Khatimah Taudhih al Musytabih 9/282.

وقال الحافظ ابن حجر في “النكت” (2/733): [إسناده صحيح]، وقال الشيخ الألباني في “الصحيحة” (7/495): [هذا إسنادٌ صحيحٌ أيضاً على شرط مسلم]، وقال الشيخ مُقْبِل الوادعي في “الجامع الصحيح مما ليس في الصحيحين” (2/12: [هذا حديثٌ صحيحٌ

Al Hafizh Ibnu Hajar dalam an Nukat 2/733 mengatakan, “Sanadnya shahih”. Syaikh al Albani dalam Shahihah 7/495 mengatakan, “Sanad ini adalah sanad yang juga shahih menurut kriteria Muslim”. Syaikh Muqbil al Wadi’I dalam al Jami’ al Shahih mimma laisa fi al Shahihain 2/12 mengatakan, “Hadits ini adalah hadits yang shahih”.

وقد بَوَّبَ الإمام النسائي على هذا الحديث بقوله: [ما تُختم به تلاوة القرآن].

Hadits ini diberi judul bab oleh Nasai dengan judul “Bacaan penutup setelah membaca al Qur’an”.

Sumber: http://www.kulalsalafiyeen.com/vb/showthread.php?t=18477

Catatan:

Realita menunjukkan bahwa ketika banyak orang meninggalkan amalan yang sesuai dengan sunah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam maka muncullah amalan yang mengada-ada.
Banyak orang mengganti bacaan yang sesuai sunah Nabi di atas dengan bacaan tashdiq yaitu ucapan Shadaqallahul ‘azhim yang tidak ada dalilnya.

Artikel www.ustadzaris.com

    • Tweet

    About the Author

    muhammad abduh

    rumaysho.com

    jejak.bc@gmail.com

    Tags: al qur'an, sunnah

    B

    Rating

    • 512views
    • 33comments

    Subscribe

    Subscribe to comments

    recommend to friends

    Recent Posts

    Adab, Nasehat

    Keutamaan Ngaji Live Via Internet

    14 Mei, 2013

    180

    Bimbingan Islam, Manhaj

    Mengenal Taklid

    11 Mei, 2013

    258

    Nasehat

    Tundukan Pandangan Terhadap Empat Hal

    23 April, 2013

    829

    Adab, Fiqih

    Adab Makan di Rumah Teman

    10 April, 2013

    941

    33 Comments

      abu anas

      Jul 1, 2010, 7:40 am

      ust. aris,
      bukankah ini juga doa untuk selesai majelis taklim ? dan bacaan yg sering dibaca sepertinya sama, tapi ada yg kurang, yaitu kalimat :  ” ASY HADU AL……..” apakah dibolehkan juga dengan menambah kalimat (asyhadual) ini,  mohon penjelasannya ?

      Ummu Zahra

      Jul 1, 2010, 10:03 am

      Ustadz, saya baru tau lho. Saya pikir doa itu hanya doa penutup majelis saja…

      Iksan Maricar

      Jul 1, 2010, 1:19 pm

      Arti bacaannya apa ustadz?

      ichwan

      Jul 1, 2010, 3:59 pm

      jazakumullahu khairan atas ilmunya.

      ustadzaris

      Jul 1, 2010, 4:21 pm

      untuk abu
      kalo untuk penutup majelis bisa ditambah dengan asyhadu…

      Fahrul

      Jul 1, 2010, 7:08 pm

      Wah ana baru tahu karena selama ini ana gak baca apa2 setelah baca Al-Qur’an.

      Ridho Amrullah

      Jul 13, 2010, 6:44 pm

      Ustadz apakah benar bahwa ketika kita duduk di majelis bukan ketika duduknya kita mengucapkan kalimat itu, tetapi ketika sesudah berdiri itu yang saya dapat dari pengajian di daerah saya. Ada hadist dari ‘Aisyah r.a. beliau berkata : “Rasulullah saw. tidak pernah bangun dari majelis kecuali mengucapkan “kalimat itu”. Bukankah hadist tersebut mengatakan bahwa ketika setelah akhir majelis artinya sesudah duduk bangkit dari majelis kita membaca kalimat tersebut bukan ketika duduknya.

      ustadzaris

      Jul 13, 2010, 10:27 pm

      untuk ridho
      benar, demikianlah idealnya.

      ahmad

      Jul 19, 2010, 2:57 pm

      maaf ustadz,
      mohon cek website ini.
      http://islamqa.com/en/ref/65581/sunnah

      ustadzaris

      Jul 19, 2010, 5:05 pm

      untuk ahmad
      Yang dibahas di link tersebut adalah doa khataman al Qur’an. Sedangkan yang kita bahas adalah bacaan setelah selesai membaca al Qur’an.

      aadun

      Jul 20, 2010, 11:58 am

      baru tahu dan sedang mencoba mengamalkan…
      barokallah fik ustadz…

      kutit

      Sep 30, 2010, 5:38 pm

      saya baru tauu,, jadi tidak perlu membaca Shadaqallahul ‘azhim setelah selesai membaca Al-Quran ya?? slama ini stlh membaca Al-Quran saya biasanya membaca kalimat itu. Jadi langsung ditutup dengan bacaan di atas ya?? terimakasi ilmunyaa…. ^^

       

      ustadzaris

      Okt 1, 2010, 9:26 am

      #kutit
      Betul

      ummu dzulqornain

      Okt 26, 2010, 9:08 pm

      ijin copas utk di share ya ustadz…

      ustadzaris

      Okt 26, 2010, 10:03 pm

      #umm
      silahkan

      tibyan

      Feb 17, 2011, 10:40 am

      kalau sebelum baca Qur’an setelah ta’awudz boleh pake basmalah gak meskipun bukan awal surat…?

      ustadzaris

      Feb 17, 2011, 5:18 pm

      #tibyan
      Jika membaca al Qur’an bukan di awal surat sebaiknya tanpa basmalah.

      bobby

      Feb 20, 2011, 4:57 pm

      # ustadzaris
      oh gak pake basmallah toh kalo bukan awal surat, jadi cuman ta’awudz saja kah ?, apa ada tuntunan dalilnya ?

      ustadzaris

      Feb 20, 2011, 9:36 pm

      #bobby
      Ya, cukup taawudz saja.

      hary

      Feb 21, 2011, 8:38 pm

      Ustadz bagaimana dalam bacaan sholat setelah al-fatihah ketika kita membaca surat tdk dimulai diawal surat, apa juga cukup ta’awud atau langsung tanpa ta’awud ?

      Khariz

      Mar 11, 2011, 5:43 pm

      Jadi ustadz kapankah seharusnya kita menggunakan bacaan tashdiq?

      mulyanto

      Mar 25, 2011, 5:28 am

      Assalamu’alaikum Ustadz
      Ijin mencopy untuk dishare…

      ustadzaris

      Mar 25, 2011, 9:49 am

      #mulyanto
      Silahkan

      noviar

      Apr 28, 2011, 8:10 am

      Ustadz, apakah bacaan ini juga boleh diamalkan setiap selesai shalat wajib dan shalat sunnah? JazaakAllaahu khayran.

      Atok

      Apr 29, 2011, 2:26 pm

      ust, Bagaimana dengan seseorang yang mengamalkan bacaan “Allohumarhamni bil quran….” setiap selesai membaca Al Qur’an?

      ustadzaris

      Apr 29, 2011, 8:33 pm

      #atok
      http://ustadzaris.com/status-riwayat-senandung-al-quran

      Ridho Amrullah

      Okt 11, 2011, 10:56 pm

      Ada yang masih membuat bingung saya, sholat harus diakhiri dg membaca astagfirullah 3 kali, terus dilanjutkan dzikir sebelumnya, tapi rasul tidak pernah meninggalkan hal ini yaitu membaca subhanakallahumma. Tapi, kan Rasul baca istigfar dulu sesudah sholat itu, bukan membaca bacaan itu. Jadi, bukannya ini bertentangan dg hadis akhiri sholat dg bacaan istigfar 3 kali lalu dzikir 33 kali ?

      Lalu letak harus membaca bacaan hadis dari Nasai dimana ?

      Jazakallah khoiron, 

      WARDAH

      Nov 23, 2011, 2:17 pm

      afwan…. izin share..

      rohis 9

      Des 19, 2011, 11:47 pm

      assalamu’alaikum ustadz, ijin copy untuk di share ya
      jazakallah 

      محمد سهلان رشيدى

      Des 22, 2011, 2:54 pm

      مَا جَلَسَ رَسُولُ اللهِ مَجْلِسًا قَطُّ، وَلاَ تَلاَ قُرْآناً، وَلاَ صَلَّى صَلاَةً إِلاَّ خَتَمَ ذَلِكَ بِكَلِمَاتٍ
      Potongan kalimat و لا تلا قرأنا dan و لا صلى صلاة, waduh saya sendiri kok tidak langsung menyadari maknanya. Padahal sudah berulang-ulang baca hadits ini. Pantaslah kalau ulama-ulama dahulu ada yang memuraja’ah satu buku sampai ratusan kali dan pada setiap bacaan menemukan ilmu yang belum ditemukan pada bacaan sebelumnya.
      Terimakasih.

      andre

      Mei 8, 2012, 7:26 pm

      izin untuk publish artikel ini lebih luas…

      ummionca

      Jun 1, 2012, 12:14 pm

      Tetapi apakah kita harus secara total meninggalkan ucapan shodaqolloohul ‘adzhiim sekalipun bukan penutup membaca Alquran?
      Bilamanakah bacaan tersebut diucapkan?

      ustadzaris

      Jun 18, 2012, 11:29 pm

      #ummi
      Boleh dibaca saat merenungkan benarnya ayat dengan kenyataan

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked. *

    Name*

    E-mail*

    Website

    Comment

    Cancel reply

    Video Ustadz

    Artikel Populer

    Hitam di Dahi Perlu Diwaspadai

    10 August, 2009

    • 1571
    • 208
    jamaah

    Khuruj bersama Jama'ah Tabligh

    12 August, 2009

    • 1275
    • 168

    Pacaran Terselubung Via Chatting dan HP

    20 October, 2009

    • 1100
    • 137

    Hukum Mencium Tangan dan Membungkukkan Badan

    04 June, 2009

    • 1381
    • 119

    Do'a Qunut Ketika Shubuh

    20 July, 2009

    • 1567
    • 118

    Berlangganan Artikel

    • Kategori
      • Adab
      • Aqidah
      • Bimbingan Islam
      • Fiqih
      • Info
      • Kajian Audio
      • Kisah
      • Konsultasi
      • Manhaj
      • Mu'amalah
      • Nasehat
    Follow on Twitter
    BACK TO TOP
    • abdullah al sulmi
    • abdullah alsulmi
    • abu bakar
    • abu hurairah
    • Abul Hasan al Ma’ribi
    • acara keluarga
    • Adab
    • adab majelis
    • adab makan
    • adab minum

    Flag Counter

    Free counters!

    Name:

    Email:

    Message:

    • Twitter
    • Facebook
    • RSS

    © 2008-2013 Ustadz Aris Munandar

    Close

    Enter the site

    Login

    Password

    Remember me

    Forgot password?

    Login