Shalat Iftitah Saat Tarawih

Shalat Iftitah Saat Tarawih

وسئل فضيلته : هل السنة في التراويح أن تفتتح في ركعتين خفيفتين كصلاة القيام أم لا ؟؟

Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin ditanya mengenai apakah termasuk sunnah Nabi dalam shalat Tarawih membukanya dengan dua rakaat ringan sebagaimana dalam shalat Tahajud?

أجاب : لا ،ليس هذا هوالسنة ، لأن صلاة القيام تفتتح بركعتين خفيفتين حيث ان الشيطان اذا نام الانسان عقد على قافيته ثلاث عقد، فاذا قام وذكر الله انحلت عقدة فاذا توضأ انحلت الثانية فاذا صلى انحلت الثالثة ولهذا كان مشروعا تخفيف الركعتين الأوليين من قيام الليل ليكون ذلك أسرع فيحلّ العقد .

Jawaban beliau, “Tidak, itu tidak sesuai dengan sunnah Nabi karena shalat Tahajud itu dibuka dengan dua rakaat ringan karena jika seorang itu tidur maka setan memasang  tiga ikatan pada tengkuknya. Jika orang tersebut bangun dan berdzikir mengingat Allah maka lepaslah satu ikatan. Jika dia berwudhu maka lepaslah ikatan yang kedua. Jika dia mengerjakan shalat maka lepaslah ikatan ketiga. Oleh karena itu dituntunkan untuk mengerjakan dua rakaat tersebut dengan cepat agar semakin cepat hilangnya ikatan setan tersebut” [Arbain Sualan fi Fiqh Shiyam wa Fadhli Qiyam].

COMMENTS

WORDPRESS: 13
  • Ustadz pada link http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/tata-cara-shalat-malam-dan-witir-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam.html disitu disebutkan bolehnya shalat iftitah dua rakaat sebelum shalat witir. Apakah hal ini masih menjadi perbedaan pendapat di kalangan ulama?

  • Maaf ustadz, saya ralat, bukan shalat iftitah sebelum shalat witir, namun shalat iftitah sebelum shalat tarawih seperti pada link yang saya cantumkan pada comment sebelumnya..

  • #cahyo
    Shalat iftitah dituntunkan sebelum tahajud namun tidak dituntunkan sebelum tarawih sebagaimana dalam penjelasan di atas.

  • Ustadz, bukankah pengertian shalat tarawih adalah shalat malam di Bulan Ramadhan ustadz?
    Sedangkan hadits yg menjelaskan tentang shalat dua rakaat ringan kenapa hanya dimaknai bulan diluar Ramadhan, dalilnya mana ustadz?
    Dan ada hadits juga menjelaskan bahwa shalat malam Nabi di bulan biasa atau Ramadhan adalah sama saja.
    Bahkan Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani membenarkan itu dalam kitabnya ‘Shalatu at-Tarwih’? mohon penjelasannya ustadz

  • ustadz, bagaimana sikap kita sebagai makmum dimana di masjid yang kita shalat tarawih di dalamnya selalu dilaksanakan shalat iftitah secara berjamaah?
    jika hal tsb memang tidak disyariatkan, apakah sebaiknya ketika dilaksanakan shalat iftitah berjamaah tsb kita niatkan shalat sunnah ba’diyah isya? karena kalau kita tidak ikut berdiri maka akan kelihatan shafnya “bolong” karena biasanya saya berada di tengah-tengah shaf pertama.
     
     

  • #aji
    realita menunjukkan bahwa menunjukkan bahwa shalat tarawih beda dengan shalat tahajud.
    tarawih dianjurkan di masjid, tahajud di rumah.
    tahajud berjamaah di masjid dengan kesepakatan bersama terlarang, dalam tarawih tidak terlarang
    dst…

  • #evan
    ambil posisi paling pinggir dan usahakan untuk tidak ikut shalat.

  • penggemar uastadzaris.com 6 years ago

    ustadz, sy mengambil faidah dari ust. Firanda dan Ustd. Abdullah Zaen, ketika qunut subuh, meski kita menganggap itu bid’ah, kita tetap dianjurkan untuk mengangkat tangan. Apakah ini tidak berlaku bagi kita dalam solat ifititaf, meski kita meyakini itu bukan sunnah, dengan tujuan kemaslahatan.

  • #penggemar
    Hal itu tidak berlaku dalam kasus ini.

  • ustad, apakah shalat iftitah itu merupakan shalat “tersendiri yang terpisah” dari shalat tahajud? atau shalat iftitah itu termasuk dalam rangkaian shalat tahajud? jika saya mengikuti cara tahajjud Rasulullah saw yang berjumlah 11 raka’at, maka apakah shalat iftitah itu termasuk dalam 11 raka’at tersebut ? atau di luar 11 ra’aak tahajjud tersebut?
    mohon penjelesannya, jazakallah.

  • @Ahmad
    Sholat iftitah itu diluar 11 rakaat.

  • pejuang hati 2 years ago

    Ini dasar hukumnya hadits yg artinya ?
    “Abdul Malik bin Syu’aib bin al-Lais telah menceritakan kepada kami, ayahku telah menceritakan kepadaku, diriwayatkan dari kakekku, diriwayatkan dari Khalid bin Yazid, diriwayatkan dari Sa’id bin Abi, diriwayatkan dari Makhramah bin Sulaiman sungguh Kuraib hamba ibnu Abbas ia menceritakan bahwa dirinya berkata: Saya bertanya kepada Ibnu Abbas, bagaimana salat Rasulullah saw pada malam hari dimana saya bermalan di tempatnya sedang beliau (Rasulullah) berada di tempat Maimunah, maka beliaupun tidur, apabila waktu telah memasuki sepertiga malam atau setengahnya beliau bangun dan menuju ke griba (wadah air dari kulit) kemudian beliau berwudlu dan aku pun berwudlu bersama beliau, lalu beliau berdiri (untuk melakukan salat) dan aku pun berdiri di sebelah kirinya, maka beliau menjadikan aku berada di sebelah kanannya, kemudian beliau meletakkan tangannya di atas kepalaku, seolah-olah beliau memegang telingaku, seolah-olah beliau membangunkanku, kemudian beliau salat dua rakaat ringan-ringan, beliau membaca ummul-Qur’an pada setiap rakaat, kemudian beliau mengucapkan salam sampai beliau salat sebelas rakaat dengan witirnya, kemudian beliau tidur. Maka sahabat Bilal menghampirinya sambil berseru; waktu salat wahai Rasulullah, lalu beliau bangkit (bangun dari tidurnya) dan salat dua rakaat, kemudian memimpin salat orang banyak.” [HR Abu Dawud, kitab as-Salat, bab fi salat al-Lail, hadis no. 1157]

  • jumari 1 year ago

    dari hadist yg ‘aisyah disebutkan bahwa sholat malamnya nabi itu baik dibulan Romadhon dan di luar romadhon itu sama tidak lebih dari 11 Rokaat jadi kalo tarwih tidak Iftitah, tapi kalo tahujud kok iftitah? lalu bagaimana bunyi hadist ‘aisyah itu?