<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Salafi Kerja Sama dengan Ikhwani?!</title>
	<atom:link href="http://ustadzaris.com/salafi-kerja-sama-dengan-ikhwani/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ustadzaris.com/salafi-kerja-sama-dengan-ikhwani</link>
	<description>Cukupkan Diri Dengan Ajaran Nabi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 10:03:02 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/salafi-kerja-sama-dengan-ikhwani/comment-page-1#comment-9032</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Oct 2011 15:35:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=492#comment-9032</guid>
		<description>#lesmana
Sejak kapan, tolak ukur kebenaran adalah banyaknya pengikut.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#lesmana<br />
Sejak kapan, tolak ukur kebenaran adalah banyaknya pengikut.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: lesmana</title>
		<link>http://ustadzaris.com/salafi-kerja-sama-dengan-ikhwani/comment-page-1#comment-9023</link>
		<dc:creator>lesmana</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Oct 2011 08:01:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=492#comment-9023</guid>
		<description>jka ikhwani sesat knp ikhwani jadi jamaah terbesar didunia ustadz???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jka ikhwani sesat knp ikhwani jadi jamaah terbesar didunia ustadz???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/salafi-kerja-sama-dengan-ikhwani/comment-page-1#comment-7482</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Apr 2011 00:48:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=492#comment-7482</guid>
		<description>#ibnu
Saya sarankan agar anda sendiri yang menulis ramuan dari berbagai artikel dan antum cantumkan referensinya.
Karena itu tulisan anda maka anda bisa lebih bebas memasukkan pendapat dan meluruskan berbagai hal yang perlu diluruskan.
Manfaatkan tulisan-tulisan Ustadz Hartono Ahmad Jaiz, Dr Adian Husaini dll.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#ibnu<br />
Saya sarankan agar anda sendiri yang menulis ramuan dari berbagai artikel dan antum cantumkan referensinya.<br />
Karena itu tulisan anda maka anda bisa lebih bebas memasukkan pendapat dan meluruskan berbagai hal yang perlu diluruskan.<br />
Manfaatkan tulisan-tulisan Ustadz Hartono Ahmad Jaiz, Dr Adian Husaini dll.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ibnu saleh</title>
		<link>http://ustadzaris.com/salafi-kerja-sama-dengan-ikhwani/comment-page-1#comment-7480</link>
		<dc:creator>Ibnu saleh</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Apr 2011 15:12:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=492#comment-7480</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum
 
Ustadz ana ingin bertanya tentang masalah: Bolehkah ana menyebarkan artikel dari website hizbut tahrir di Facebook yang berisi tentang masalah2 yang disepakati oleh semua kaum muslimin semisal masalah penegakan Syariat Islam dan perlawanan/kritik terhadap sekularisme dengan segala sisinya?
 
Jujur saja tadz, ana merasa pembahasan tentang penegakan Syariat Islam di Indonesia dengan berbagai sisinya [ga cuma pembahasan wajibnya berhukum kepada hukum Allah secara global sebagaimana yang ditulis di website2 salafi] yang sifatnya sistem ketatanegaraan [termasuk hukum2 pidana dan sejenisnya bukan hanya sekedar tauhid, shalat, dll] itu jarang -kalau ga boleh dikatakan ga ada sama sekali- dibahas di website2 salafi apalagi masalah kritik terhadap sekularisme dari berbagai sisinya [termasuk dari sisi realita, dll].
 
Apakah tetap terlarang ana menyebarkan artikel2 yang sifatnya seperti diatas [masalah2 yg disepakati oleh kaum muslimin khususnya dalam penegakan Syariat Islam dan perlawanan terhadap Sekularisme] dari website2 yg berhaluan HTI? Dan ini ana lakukan setelah ana tidak mendapati artikel yang sejenis dari website2 Salafi? Apakah tetap dilarang? Apa pendapat antum?
 
 </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum<br />
 <br />
Ustadz ana ingin bertanya tentang masalah: Bolehkah ana menyebarkan artikel dari website hizbut tahrir di Facebook yang berisi tentang masalah2 yang disepakati oleh semua kaum muslimin semisal masalah penegakan Syariat Islam dan perlawanan/kritik terhadap sekularisme dengan segala sisinya?<br />
 <br />
Jujur saja tadz, ana merasa pembahasan tentang penegakan Syariat Islam di Indonesia dengan berbagai sisinya [ga cuma pembahasan wajibnya berhukum kepada hukum Allah secara global sebagaimana yang ditulis di website2 salafi] yang sifatnya sistem ketatanegaraan [termasuk hukum2 pidana dan sejenisnya bukan hanya sekedar tauhid, shalat, dll] itu jarang -kalau ga boleh dikatakan ga ada sama sekali- dibahas di website2 salafi apalagi masalah kritik terhadap sekularisme dari berbagai sisinya [termasuk dari sisi realita, dll].<br />
 <br />
Apakah tetap terlarang ana menyebarkan artikel2 yang sifatnya seperti diatas [masalah2 yg disepakati oleh kaum muslimin khususnya dalam penegakan Syariat Islam dan perlawanan terhadap Sekularisme] dari website2 yg berhaluan HTI? Dan ini ana lakukan setelah ana tidak mendapati artikel yang sejenis dari website2 Salafi? Apakah tetap dilarang? Apa pendapat antum?<br />
 <br />
 </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/salafi-kerja-sama-dengan-ikhwani/comment-page-1#comment-6155</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jan 2011 09:44:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=492#comment-6155</guid>
		<description>#afifah
Coba terus doa dan usaha untuk cari pekerjaan yang lebih baik.
Coba baca di sini:
http://basweidan.wordpress.com/2010/06/27/awas-buku-beracun-di-sekitar-anda/#comment-1165</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#afifah<br />
Coba terus doa dan usaha untuk cari pekerjaan yang lebih baik.<br />
Coba baca di sini:<br />
<a href="http://basweidan.wordpress.com/2010/06/27/awas-buku-beracun-di-sekitar-anda/#comment-1165" rel="nofollow">http://basweidan.wordpress.com/2010/06/27/awas-buku-beracun-di-sekitar-anda/#comment-1165</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: afifah</title>
		<link>http://ustadzaris.com/salafi-kerja-sama-dengan-ikhwani/comment-page-1#comment-6153</link>
		<dc:creator>afifah</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jan 2011 05:40:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=492#comment-6153</guid>
		<description>assalamu&#039;alaikum wr wb,
ust, saya seorang akhwat yang bekerja di salah satu distributor buku yang diterbitkan oleh penrbit yang terkenal dengan buku2 &quot;syiah&quot; dan liberalnya. itu bagaimana hukum gaji saya ust? saya sudah berusaha untuk mencari pekerjaan lain tapi belum dapat. karena saya juga pilih2 tempat kerja krn faktor jilbab. saya belum menemukan perusahaan yang membolehkan pegawainya berjilbab besar.
kadang ada tawaran kerja di tempat lain, tapi gajinya kecil (saya harus membaantu ekonomi keluarga. ayah-ibu.red), dan saya mengurungkan niat saya pindah ke tempat itu. gaji bekerja di tempat itu hanya cukup untuk hidup saya saja (malah kurang-krn saya harus kos)
pilihan saya adalah menikah atau mencari pekerjaan lain ust. tetapi sampai sekrang juga saya belum mendapatkan jodoh. setelah mengikuti pengajian2 salaf dan berteman dengan orang2 salaf, saya jadi takut bekerja di sini terus ust. sementara saya juga ingin memakai niqab (padahal kalau saya bekerja-tidak memungkinkan u/ memakainya)
saya harus bagaimana ust? jazakallahu khairan atas jawabannya
 </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum wr wb,<br />
ust, saya seorang akhwat yang bekerja di salah satu distributor buku yang diterbitkan oleh penrbit yang terkenal dengan buku2 &#8220;syiah&#8221; dan liberalnya. itu bagaimana hukum gaji saya ust? saya sudah berusaha untuk mencari pekerjaan lain tapi belum dapat. karena saya juga pilih2 tempat kerja krn faktor jilbab. saya belum menemukan perusahaan yang membolehkan pegawainya berjilbab besar.<br />
kadang ada tawaran kerja di tempat lain, tapi gajinya kecil (saya harus membaantu ekonomi keluarga. ayah-ibu.red), dan saya mengurungkan niat saya pindah ke tempat itu. gaji bekerja di tempat itu hanya cukup untuk hidup saya saja (malah kurang-krn saya harus kos)<br />
pilihan saya adalah menikah atau mencari pekerjaan lain ust. tetapi sampai sekrang juga saya belum mendapatkan jodoh. setelah mengikuti pengajian2 salaf dan berteman dengan orang2 salaf, saya jadi takut bekerja di sini terus ust. sementara saya juga ingin memakai niqab (padahal kalau saya bekerja-tidak memungkinkan u/ memakainya)<br />
saya harus bagaimana ust? jazakallahu khairan atas jawabannya<br />
 </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Urang awam</title>
		<link>http://ustadzaris.com/salafi-kerja-sama-dengan-ikhwani/comment-page-1#comment-5885</link>
		<dc:creator>Urang awam</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Dec 2010 06:42:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=492#comment-5885</guid>
		<description>Memvonis seseorang itu tdk pernah diajarkan Rasulullah, lebih baik berikan nasihat atau artikel atau tanyakan lgsg pada ustadz, karena seseorang jatuh ke dalam kesesatan disebabkan jahil, sudah terbiasa diajarkan oleh ulama ahlul bid&#039;ah, setidaknya berusaha saja untuk mendakwahinya jika tetap menolak, semoga Allah memberikan hidayah. . .</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Memvonis seseorang itu tdk pernah diajarkan Rasulullah, lebih baik berikan nasihat atau artikel atau tanyakan lgsg pada ustadz, karena seseorang jatuh ke dalam kesesatan disebabkan jahil, sudah terbiasa diajarkan oleh ulama ahlul bid&#8217;ah, setidaknya berusaha saja untuk mendakwahinya jika tetap menolak, semoga Allah memberikan hidayah. . .</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/salafi-kerja-sama-dengan-ikhwani/comment-page-1#comment-5257</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Oct 2010 08:56:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=492#comment-5257</guid>
		<description>#vayrus
Jika berteman akrab maka tidak boleh
Jika sekedar berkawan sebagai teman kerja atau semisalnya plus upaya mendakwahinya maka insya Allah tidak mengapa.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#vayrus<br />
Jika berteman akrab maka tidak boleh<br />
Jika sekedar berkawan sebagai teman kerja atau semisalnya plus upaya mendakwahinya maka insya Allah tidak mengapa.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Vayruz</title>
		<link>http://ustadzaris.com/salafi-kerja-sama-dengan-ikhwani/comment-page-1#comment-5255</link>
		<dc:creator>Vayruz</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Oct 2010 07:27:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=492#comment-5255</guid>
		<description>Ustadz, bgaimana hukumnya jika kita berteman akrab dengan seorang ikhwani, tapi di sisi lain kita membenci kesesatannya?
sebatas apa kita boleh bergaul (akrab ) dengan mereka?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ustadz, bgaimana hukumnya jika kita berteman akrab dengan seorang ikhwani, tapi di sisi lain kita membenci kesesatannya?<br />
sebatas apa kita boleh bergaul (akrab ) dengan mereka?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/salafi-kerja-sama-dengan-ikhwani/comment-page-1#comment-4656</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Sep 2010 10:23:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=492#comment-4656</guid>
		<description>#r
Wa&#039;alaikumussalam
Boleh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#r<br />
Wa&#8217;alaikumussalam<br />
Boleh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.526 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-02-08 17:32:15 -->

