<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Ingin Jadi Tukang Ruqyah Sebagai Jalan Berdakwah</title>
	<atom:link href="http://ustadzaris.com/ruqyah-sebagai-jalan-berdakwah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ustadzaris.com/ruqyah-sebagai-jalan-berdakwah</link>
	<description>Cukupkan Diri Dengan Ajaran Nabi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 10:03:02 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>Oleh: Irjan Mas'ud</title>
		<link>http://ustadzaris.com/ruqyah-sebagai-jalan-berdakwah/comment-page-1#comment-9046</link>
		<dc:creator>Irjan Mas'ud</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Oct 2011 15:49:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=966#comment-9046</guid>
		<description>Assalaamu alaiykum... 
Langsung saja ya ustadz, saya tanggapi tentang meniup air lalu diminumkan kpd seseorang. Menurut yg pernah saya baca sebagai org awam, Rasulullah melarang meniup makanan ataupun minuman. Dan itu dibenarkan oleh ilmu pengetahuan skrg, bhw meniup (menggunakan mulut/hidung) akan mengeluarkan karbon yg dpt merusak tubuh jika mengkonsumsinya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalaamu alaiykum&#8230;<br />
Langsung saja ya ustadz, saya tanggapi tentang meniup air lalu diminumkan kpd seseorang. Menurut yg pernah saya baca sebagai org awam, Rasulullah melarang meniup makanan ataupun minuman. Dan itu dibenarkan oleh ilmu pengetahuan skrg, bhw meniup (menggunakan mulut/hidung) akan mengeluarkan karbon yg dpt merusak tubuh jika mengkonsumsinya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ibnu Shalih</title>
		<link>http://ustadzaris.com/ruqyah-sebagai-jalan-berdakwah/comment-page-1#comment-1445</link>
		<dc:creator>Ibnu Shalih</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 04:24:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=966#comment-1445</guid>
		<description>Jazaakalloh khair...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jazaakalloh khair&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/ruqyah-sebagai-jalan-berdakwah/comment-page-1#comment-1438</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 10:17:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=966#comment-1438</guid>
		<description>Untuk Ibnu
1. Menurut Ibnu Taimiyyah, bid&#039;ah adalah yang menyelisihi ijma salaf
2. Silahkan ditelaah lebih lanjut di Zaad Maad karya Ibnul Qoyyim, bisa juga dibaca di sini http://abul-jauzaa.blogspot.com/2009/10/hukum-menulis-ayat-al-quran-atau-dzikir.html</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Ibnu<br />
1. Menurut Ibnu Taimiyyah, bid&#8217;ah adalah yang menyelisihi ijma salaf<br />
2. Silahkan ditelaah lebih lanjut di Zaad Maad karya Ibnul Qoyyim, bisa juga dibaca di sini <a href="http://abul-jauzaa.blogspot.com/2009/10/hukum-menulis-ayat-al-quran-atau-dzikir.html" rel="nofollow">http://abul-jauzaa.blogspot.com/2009/10/hukum-menulis-ayat-al-quran-atau-dzikir.html</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ibnu Shalih</title>
		<link>http://ustadzaris.com/ruqyah-sebagai-jalan-berdakwah/comment-page-1#comment-1431</link>
		<dc:creator>Ibnu Shalih</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 05:57:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=966#comment-1431</guid>
		<description>Jazaakallah khair. jadi ustadz...kalau ada suatu perkara yang dilakukan salaf maka itu tidak dikatakan bid&#039;ah walaupun tidak ada dalilnya? benarkah pemahaman ana ini? jika pemahaman ana benar, maka siapakah &#039;ulama yang pernah memiliki pemahaman tentang makna bid&#039;ah semacam pemahaman ana ini?  Kemudian siapakah salaf yang ustadz maksud? sahabatkah atau &#039;ulama setelah sahabat? trima kasih ustadz...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jazaakallah khair. jadi ustadz&#8230;kalau ada suatu perkara yang dilakukan salaf maka itu tidak dikatakan bid&#8217;ah walaupun tidak ada dalilnya? benarkah pemahaman ana ini? jika pemahaman ana benar, maka siapakah &#8216;ulama yang pernah memiliki pemahaman tentang makna bid&#8217;ah semacam pemahaman ana ini?  Kemudian siapakah salaf yang ustadz maksud? sahabatkah atau &#8216;ulama setelah sahabat? trima kasih ustadz&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/ruqyah-sebagai-jalan-berdakwah/comment-page-1#comment-1429</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 02:15:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=966#comment-1429</guid>
		<description>Untuk MUS
Yang terlarang adalah meminta diruqyah, bukan meruqyah. Larangannya adalah larangan makruh, bukan larangan haram.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk MUS<br />
Yang terlarang adalah meminta diruqyah, bukan meruqyah. Larangannya adalah larangan makruh, bukan larangan haram.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/ruqyah-sebagai-jalan-berdakwah/comment-page-1#comment-1428</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 02:13:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=966#comment-1428</guid>
		<description>Untuk Ibnu
Dalam pertanyaan tersebut terdapat dua hal yang dibahas
1. membaca al Qur&#039;an lalu ditiupkan ke air
2. menuliskan ayat al Qur&#039;an dengan madu lalu dilarutkan dengan air lalu diminumkan kepada orang yang sakit.
Dua hal ini tidak boleh menurut Syeikh Rabi.
Namun dua hal tersebut bukan bid&#039;ah mengingat ada salaf yang melakukannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Ibnu<br />
Dalam pertanyaan tersebut terdapat dua hal yang dibahas<br />
1. membaca al Qur&#8217;an lalu ditiupkan ke air<br />
2. menuliskan ayat al Qur&#8217;an dengan madu lalu dilarutkan dengan air lalu diminumkan kepada orang yang sakit.<br />
Dua hal ini tidak boleh menurut Syeikh Rabi.<br />
Namun dua hal tersebut bukan bid&#8217;ah mengingat ada salaf yang melakukannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: MUStofa</title>
		<link>http://ustadzaris.com/ruqyah-sebagai-jalan-berdakwah/comment-page-1#comment-1427</link>
		<dc:creator>MUStofa</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 23:37:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=966#comment-1427</guid>
		<description>Jadi ruqyah itu boleh?  sebab ada teman yang melarang saya saat saya ingin diruqyah..
katanya ada hadits, Yang isinya &quot;Salah satau orang yang  tidak akan dihisab dosanya adalah orang yang tidak meruqyah dan tidak minta diruqyah&quot;
apa saran anda untuk saya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jadi ruqyah itu boleh?  sebab ada teman yang melarang saya saat saya ingin diruqyah..<br />
katanya ada hadits, Yang isinya &#8220;Salah satau orang yang  tidak akan dihisab dosanya adalah orang yang tidak meruqyah dan tidak minta diruqyah&#8221;<br />
apa saran anda untuk saya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ibnu Shalih</title>
		<link>http://ustadzaris.com/ruqyah-sebagai-jalan-berdakwah/comment-page-1#comment-1426</link>
		<dc:creator>Ibnu Shalih</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 10:10:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=966#comment-1426</guid>
		<description>assalaamu&#039;alaykum. dari pertanyaan nomor dua diatas yang saya tangkap adalah hal tersebut termasuk bid&#039;ah walaupun ada &#039;ulama  yang berpendapat demikian? apakah yang saya tangkap ini benar ustadz?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalaamu&#8217;alaykum. dari pertanyaan nomor dua diatas yang saya tangkap adalah hal tersebut termasuk bid&#8217;ah walaupun ada &#8216;ulama  yang berpendapat demikian? apakah yang saya tangkap ini benar ustadz?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.506 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-02-07 18:04:37 -->

