Ringtone HP dengan Lantunan Al Qur’an

القرآن أو الدعاء في الهاتف النقال علامة على ورود المكالمات

Ayat al Qur’an atau Doa Dijadikan sebagai Nada Panggil

وهذا تفريغ كلمة الشيخ الفوزان
يقول السائل: ما رأيكم فيمن يضع في الجوال بدلاً من الموسيقى أذان أو قراءة القرآن الكريم؟

Syaikh Shalih al Fauzan mendapatkan pertanyaan sebagai berikut, “Apa pandangan Anda mengenai orang yang mengganti ring tone HP berupa musik dengan ring tone HP berupa bacaan adzan atau ayat al Qur’an?”

أجاب الشيخ: (( هذا امتهان للأذان والذكر وللقرآن الكريم فلا يُتخذ لأجل التنبيه. ما يُتخذ القرآن لأجل التنبيه ويقال هذا خير من الموسيقى، طيب الموسيقى أنت ملزم بها؟! أترك الموسيقى. ضع شيء منبه لا فيه موسيقى ولا فيه قرآن. منبه فقط. نعم.)) انتهى كلام الشيخ حفظه الله.

Jawaban Syaikh Shalih al Fauzan, “Tindakan ini adalah pelecehan terhadap bacaan adzan, dzikir dan al Qur’an sehingga bacaan-bacaan tersebut tidak boleh dijadikan sebagai ring tone HP. Ayat al Qur’an itu tidak boleh dijadikan sebagai ring tone HP.
Jika ada orang yang menyanggah dengan mengatakan, “Ring tone dengan ayat al Qur’an itu lebih baik dari pada ring tone berupa musik”.
Jawabannya adalah apakah ring tone itu harus berupa musik? (Tentu saja jawabannya adalah tidak, pent).
Solusinya, hapus ring tone berupa musik. Ganti dengan nada dering yang bukan musik, bukan pula ayat al Qur’an. Cukup nada dering biasa”.

تفريغ كلمة الشيخ الرحيلي
قال الشيخ ابراهيم الرحيلي -حفظه الله تعالى-:

مما يُخشى أن يكون من اتخاذ الدين لعباً ولهوا، ما وجد في الفترة الأخيرة وانتشر للأسف بين الكثير من الأخيار والأفاضل بل نقول أنه لرُبما لم يسلم بعض طُلاب العلم من اتخاذ القرآن في الجوالات علامة على ورود المُكالمات وهو مَقطع لوقت الإنتظار عندما يتصل مُتصل فينبعث عندما يتصل هذه الآيات من كتاب الله عز وجل، فإذا ما أراد الرد انقطعت الآيات وكأن كتاب الله يُتخذ للتسلية وسنة النبي -صلى الله عليه وسلم- يُهزئ بها ويُسخر بها،

Syaikh Ibrahim ar Ruhaili mengatakan, “Dikhawatirkan termasuk menjadikan agama sebagai mainan dan hiburan adalah apa yang kita jumpai akhir-akhir ini. Sangat disayangkan fenomena ini menyebar di tengah-tengah orang-orang shalih bahkan dilakukan oleh sebagian dai. Fenomena yang dimaksudkan adalah menjadikan bacaan ayat al Qur’an sebagai nada panggil HP. Bacaan ayat al Qur’an dijadikan sebagai nada tunggu, artinya ketika ada orang yang menghubungi maka terdengarlah bacaan beberapa ayat al Qur’an. Jika pemilik HP ingin merespon panggilan maka tiba-tiba bacaan ayat tersebut terputus. Dengan hal ini seakan-akan ayat al Qur’an dijadikan sebagai hiburan dan berarti mengejek dan mengolok-olok hadits Nabi jika nada tunggu berupa bacaan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

ونحن لا نظن بمن يتخذ هذا من أهل الخير أنه يُريد السُخرية، ولكن نقول أن مقام كتاب الله عز وجل يَنبغي أن يُنزه عن هذه الأمور وسُنة النبي -صلى الله عليه وسلم- يَنبغي أن تُنزه و كذلك الأدعية التي يقوم بها الأئمة لايجوز أن تُجعل في هذه الأجهزة،

Kami tidaklah menuduh orang shalih yang melakukan hal ini bermaksud untuk mengolok-olok ayat al Qur’an. Namun kami katakana bahwa ayat al Qur’an selayaknya dimuliakan dengan tidak dijadikan sebagai nada tunggu HP atau semisalnya. Demikian pula hadits Nabi selayaknya juga tidak dijadikan sebagai nada tunggu. Demikian pula, rekaman doa para imam masjid. Itu semua tidak boleh dijadikan nada tunggu HP.

وإذا كان من يتخذ هذا، يتخذه ويعتقد أنه دين فإن هذه من البدع وإذا كان يعلم أنه ليس بـدين وإنما يقول الآيات بدل النغمات الموسيقية فإن هذا من امتهان كتاب الله -عز وجل-

Orang yang menjadikan hal-hal di atas sebagai nada tunggu HP status hukumnya dirinci dengan dua rincian:
Pertama, jika orang yang melakukannya menyakini bahwa ini adalah bagian dari ibadah maka perbuatan ini hukumnya adalah bid’ah.

Kedua, jika dia sadar bahwa tindakan semacam ini bukanlah ibadah namun hanya sekedar ingin menggati nada tunggu musik dengan ayat-ayat al Qur’an maka hal ini termasuk melecehkan ayat al Qur’an.

فينبغي أن نتوسط بين أهل الغلو وأهل التنطُع وبين أهل الفسوق أيضا الذين اتخذوا المقاطع الموسيقية ويُؤذون بها المُسلمين حتى في مساجدهم،

Hendaknya kita bersikap pertengahan antara orang yang berlebih-lebihan –dengan menjadikan ayat al Qur’an sebagai nada tunggu, pent- dan orang fasik itulah orang-orang menjadikan musik sebagai nada tunggu. Dengan suara musik tersebut mereka ganggu kaum muslimin yang sedang menjalankan shalat berjamaah di masjid.

هذا الجهاز نعمة من الله (عز وجل) ينبغي أن يُستخدم الإستخدام الصحيح، هناك أجراس ليس فيها موسيقى تُجعل علامة على ورود المُكالمة

HP adalah nikmat dari Allah yang sepatutnya dimanfaatkan dengan benar. Ada ring tone yang bukan berupa musik yang bisa dijadikan sebagai nada panggil.

وأما المُبالغة في هذا الأمر حتى أصبح الناس، يعني ترى منهم العجب في هذه الأمور أحيانا أصبحت حيوانات أحيانا أطفال يبكون أو يضحكون يعني أُمور والله مُضحكة مُبكية، يعني تصدُر من بعض من يُظن بهم الفضل فضلاً عن غيرهم من العوام،

Tidak sepatutnya berlebih-lebihan tentang ring tone HP sebagaimana kelakukan sebagian orang. Ada hal yang mengherankan yang dilakukan oleh sebagian orang terkait urusan ring tone. Ada orang yang ring tone HP-nya berupa suara hewan, anak kecil yang sedang menangis atau sedang tertawa.
Demi Allah, ini adalah perkara yang lucu sekaligus menyedihkan yang dilakukan oleh orang-orang awan, lebih-lebih lagi jika dilakukan oleh dai.

فدين الله ينبغي أن يُنزه كتاب الله يُنزه السُنة ينبغي أن تُنزه الدُعاء هذا الذي تسمعُه ينبغي أن يُنزه أن يكون وسيلة لوُرود المُكالمات أو الرد على هذا الجهاز..، انتهى كلام الشيخ -حفظه الله تعالى- .

Simbol-simbol keagamaan selayaknya dimuliakan. Bacaan ayat al Qur’an, hadits Nabi ataupun rekaman doa selayaknya dimuliakan dengan tidak dijadikan sebagai nada tunggu atau nada dering HP”.

Sumber:
http://mareb.org/showthread.php?t=1709

Artikel www.ustadzaris.com

COMMENTS

WORDPRESS: 18
  • Abu 'Abdillah 8 years ago

    Assalamu’alaykum warahmatullah..
    Ada orang yang ring tone HP-nya berupa suara hewan, anak kecil yang sedang menangis atau sedang tertawa. << kalimat ini benar-benar tertuju sama ana.. HP Nokia 3210 selain ringtone dengan musik yang tersisa adalah Suara Ayam Jantan Berkokok, Anak kecil tertawa dan suara katak..
    kalau sudah seperti ini.. pilihan terakhir adalah menonaktifkan suaranya.. dan mengaktifkan getar..
    jazakallahu khayran ustadz
    barakallahu fiyk

  • Abu 'Abdillah 8 years ago

    #ralat maksud ana Nokia 2310

  • Muhammad Noor 8 years ago

    Kalau misalnya nada Al-Qur’an itu bukan untuk ring tone tapi untuk setelan sehari-hari masih diperbolehkan tidak ustadz?
    Jazakallahu khoiran katsira.

  • ustadzaris 8 years ago

    #noor
    Jika untuk didengarkan, boleh

  • eva alchaidir 8 years ago

    assalamualaikum..pak Ustadz…
    Alhamdulillah..dgn adanya artikel ini..ana jadi lebih faham..Tentang Ring tone yg pakai ayat suci,,,sebenarnya dihati ,,ada keraguan..bahwa ini tdk dibenarkan,,karena menurut ana yg menghubungi kita di hp kan..tdk cuma orang islam…bagaimana jika orang nasrani yg mendengarkan ayat2 suci tsb….
    masalahnya pak ustad,,suara2 azan..atau yg baca alquran di hp tersebut,,kebanyakan,,suara para ustadz ternama…jadi banyak dari masyarakat berangapan,,bahwa itu di bolehkan,,lha,,yg ngajinya,,,ustadz besar…..
    Syukron ….bangat…atas info ini,,akan saya beritahu ke yg lain,,,
     

  • fahrul 8 years ago

    Assalamu`alaikum
    #Abu ‘Abdillah
    Emanknya tak ada fasilitas nada dering telepon seperti kriiiiing,kriiiiing,…. atau semacamnya seperti bunyi telepon rumah lama (asalkan bukan bunyi lonceng atau musik).  Kalau di saya Sony Ericson lama T29 i  ada nada dering “Old Telephone” namanya bun yinya kriiiing, kriiiing,….. Jadi tak perlu dimatikan mengingat hal ini diperbolehkan para  ulama. Sekian dari saya.

  • Purwanto 8 years ago

    Sy sngt miris melihat artikel ini, begitu gampang bilang bidah n dosa-dosa yang hanya Allah lah yang Tahu maksudnya.

  • fahrul 8 years ago

    @PURWANTO
    SAYA RASA ARTIKEL DI ATAS TIDAK BERMUDAH-MUDAHAN UNTUK MENGATAKAN INI BID`AH DAN DOSA KARENA TELAH DITIMBANG SECARA ILMIAH LOH. RASANYA ANDA PERLU MEMBACANYA KEMBALI ISI ARTIKEL  DI ATAS INI AKHI.

  • fahrul 8 years ago

    @PURWANTO
    SAYA BANTU UNTUK MEMPERJELAS ANDA
    Orang yang menjadikan hal-hal di atas sebagai nada tunggu HP status hukumnya dirinci dengan dua rincian:
    Pertama, jika orang yang melakukannya menyakini bahwa ini adalah bagian dari ibadah maka perbuatan ini hukumnya adalah bid’ah.
    Kedua, jika dia sadar bahwa tindakan semacam ini bukanlah ibadah namun hanya sekedar ingin menggati nada tunggu musik dengan ayat-ayat al Qur’an maka hal ini termasuk melecehkan ayat al Qur’an.
    PADA POINT PERTAMA JELAS SECARA INI BENAR2 BID`AH(PERKARA TMBHAN) BILA DIANGGAP IBADAH KARENA SYARAT DITERIMANYA IBADAH ADALAH IKHLAS KEPDA ALLAH DAN MENGIKUTI  SYARIAT RASULULLAH. COBA ANDA RENUNGKAN DAN PAHAMI TERLEBIH DAHULU.
    PADA POINT KEDUA,JELASLAH MELECEHKAN AL-QUR`AN BUKANKAH SETIAP WKRU BACAAN AL-QUR`AN ITU BISA TERPOTONG KARENA KITA MENGANGKATNYA MAK ITU SIH SAMA SAJA MENGANGGAP AL-QUR`AN SEBAGAI HIASAN DAN MAINAN SAJA KAN

  • taufik 7 years ago

    kalau suara tausiyah dipakai untuk nada dering (suara panggilan masuk) atau untuk nada tunggu. boleh tidak ust… syukron.

  • ustadzaris 7 years ago

    #taufik
    Mungkin boleh

  • assalamualaikum ustadz.
    bagaimana jika nada deringnya berupa assalamu ‘alaikum ?
    jazakallahu khairan

  • #gan
    Moga tidak mengapa

  • abu dila 7 years ago

    Alhamdulillah, syukron atas nasehatnya ustadz
    Syukron akhi Fahrul atas bantuannya, semoga bisa diterima dgn akal sehat oleh akhi Purwanto sehingga bisa selamat dari hal-hal yg menyesatkan.

  • nugroho dwi nurcahyo 3 years ago

    Assalamu’alaikum ustadz,
    Jika Adzan Dijadikan alarm sholat boleh atau tidak,
    Jazzakallah Khayran Katsiiran

  • @Nugroho
    Tidak boleh.

  • Apakah doa-doa (misal : sayyidul istighfar) boleh jadi ringtone?

  • Assalamu’alaikum ustadz,
    Apakah boleh kalau doa-doa dijadikan ringtone ? (mis : doa sayyidul istighfar)
    Jazzakallah Khayran Katsiiran