<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Perluaslah Cakrawala Anda Tentang Isbal (2)</title>
	<atom:link href="http://ustadzaris.com/perluaslah-cakrawala-anda-tentang-isbal-2/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ustadzaris.com/perluaslah-cakrawala-anda-tentang-isbal-2</link>
	<description>Cukupkan Diri Dengan Ajaran Nabi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 May 2012 10:14:30 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>Oleh: ZAIN</title>
		<link>http://ustadzaris.com/perluaslah-cakrawala-anda-tentang-isbal-2/comment-page-1#comment-8210</link>
		<dc:creator>ZAIN</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Jul 2011 12:25:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1550#comment-8210</guid>
		<description>ALHAMDULILLAH....
KEBENARAN PASTI DATANG....
ISBAL ITU HARAM.....
TP KEBNYAKAN DR SAUDARA KITA SALAH MENGARTIKAN TENTNG ISBAL ITU SENDIRI.....
ISBAL YG MRKA MAKSUD DNGN SYART....YAITU ISBAL DENGAN SOMBONG
PDAHAL UDAH JLAS HUKUM ISBAL ITU HARAM MESKIPN TANPA SYART(SOMBONG)....
MALH KITA LIHAT....ORANG YG TDK ISBAL MNJADI BHN OMNGAN....MASYA ALLAH....
TRNYATA SAUDARA2 KITA MSH BLUM TAU ATW BLUM FAHAM TNTANG AGAMANYA ALLAH....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ALHAMDULILLAH&#8230;.<br />
KEBENARAN PASTI DATANG&#8230;.<br />
ISBAL ITU HARAM&#8230;..<br />
TP KEBNYAKAN DR SAUDARA KITA SALAH MENGARTIKAN TENTNG ISBAL ITU SENDIRI&#8230;..<br />
ISBAL YG MRKA MAKSUD DNGN SYART&#8230;.YAITU ISBAL DENGAN SOMBONG<br />
PDAHAL UDAH JLAS HUKUM ISBAL ITU HARAM MESKIPN TANPA SYART(SOMBONG)&#8230;.<br />
MALH KITA LIHAT&#8230;.ORANG YG TDK ISBAL MNJADI BHN OMNGAN&#8230;.MASYA ALLAH&#8230;.<br />
TRNYATA SAUDARA2 KITA MSH BLUM TAU ATW BLUM FAHAM TNTANG AGAMANYA ALLAH&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: syukur</title>
		<link>http://ustadzaris.com/perluaslah-cakrawala-anda-tentang-isbal-2/comment-page-1#comment-7327</link>
		<dc:creator>syukur</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Apr 2011 01:28:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1550#comment-7327</guid>
		<description>ana spakat hukumnya haram. cuma ana tujukan bagi yg memilih pendapat isbal  itu makruh, coba tanyakan pd diri kalean apa itu makruh ? apakah makruh itu sesuatu yg Rasulullah shalallahu alaihi wassalam contohkan ? makruh itu sesuatu yg Rasulullah cepat2 tinggalkan, sesuatu yg Allah &amp; Rasulnya benci. lantas kalo Allah Azza Wa Jalla &amp; Rasulullah membencinya kog malah dilazimkan, dilakukan, disebarkan, ditunjuk2kan pd org lain ??? gunakan mata hati kalian. Smoga Allah berikan hidayah pd kita smua...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ana spakat hukumnya haram. cuma ana tujukan bagi yg memilih pendapat isbal  itu makruh, coba tanyakan pd diri kalean apa itu makruh ? apakah makruh itu sesuatu yg Rasulullah shalallahu alaihi wassalam contohkan ? makruh itu sesuatu yg Rasulullah cepat2 tinggalkan, sesuatu yg Allah &amp; Rasulnya benci. lantas kalo Allah Azza Wa Jalla &amp; Rasulullah membencinya kog malah dilazimkan, dilakukan, disebarkan, ditunjuk2kan pd org lain ??? gunakan mata hati kalian. Smoga Allah berikan hidayah pd kita smua&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Abu Muhammad Al-'Ashri</title>
		<link>http://ustadzaris.com/perluaslah-cakrawala-anda-tentang-isbal-2/comment-page-1#comment-3056</link>
		<dc:creator>Abu Muhammad Al-'Ashri</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 May 2010 06:09:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1550#comment-3056</guid>
		<description>@ Semua Komentator
Sekadar ingin mengingatkan bahwa Qatadah, salah seorang tabi&#039;in, pernah berkata
 &lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Barangsiapa TIDAK  MENGETAHUI  perselisihan ulama, hidungnya BELUM mencium bau fiqih”&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;

(lih Jami’ Bayanil Ilmi, Ibnu Abdil Barr 2/814-815)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Semua Komentator<br />
Sekadar ingin mengingatkan bahwa Qatadah, salah seorang tabi&#8217;in, pernah berkata<br />
 <em><strong>“Barangsiapa TIDAK  MENGETAHUI  perselisihan ulama, hidungnya BELUM mencium bau fiqih”</strong></em></p>
<p>(lih Jami’ Bayanil Ilmi, Ibnu Abdil Barr 2/814-815)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: solikhin</title>
		<link>http://ustadzaris.com/perluaslah-cakrawala-anda-tentang-isbal-2/comment-page-1#comment-3007</link>
		<dc:creator>solikhin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 May 2010 01:01:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1550#comment-3007</guid>
		<description>artikel ini (sampai seri ke-5) sesuai dengan judulnya, &lt;a href=&quot;http://ustadzaris.com/perluaslah-cakrawala-anda-tentang-isbal-2&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Perluas Cakrawala Anda Tentang Isbal&lt;/a&gt;seharusnya kita jadikan pelajaran, sehingga menjadikan kita tidak ghuluw dalam beragama, dan tidak memaksakan pendapat kita.Apalah kita bila dibandingkan dengan Imam Ahmad, Imam Malik, Imam Syafi&#039;i dan Imam Abu Hanifah. Jangan hanya karena kita tidak setuju dengan pendapat mereka, lantas kita menyalah2kan mereka.Alhamdulillah ane sendiri tidak isbal, tapi ane tidak memandang orang yang isbal sebagai pelaku dosa besar dan harus dipandang sinis. Karena sebagian besar mereka tidak tahu dan belum mendapatkan hidayah taufik.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>artikel ini (sampai seri ke-5) sesuai dengan judulnya, <a href="http://ustadzaris.com/perluaslah-cakrawala-anda-tentang-isbal-2" rel="nofollow">Perluas Cakrawala Anda Tentang Isbal</a>seharusnya kita jadikan pelajaran, sehingga menjadikan kita tidak ghuluw dalam beragama, dan tidak memaksakan pendapat kita.Apalah kita bila dibandingkan dengan Imam Ahmad, Imam Malik, Imam Syafi&#8217;i dan Imam Abu Hanifah. Jangan hanya karena kita tidak setuju dengan pendapat mereka, lantas kita menyalah2kan mereka.Alhamdulillah ane sendiri tidak isbal, tapi ane tidak memandang orang yang isbal sebagai pelaku dosa besar dan harus dipandang sinis. Karena sebagian besar mereka tidak tahu dan belum mendapatkan hidayah taufik.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/perluaslah-cakrawala-anda-tentang-isbal-2/comment-page-1#comment-3003</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 May 2010 15:37:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1550#comment-3003</guid>
		<description>Untuk Abu
Bisa jadi jumhur ulama keliru namun tidak mungkin semua ulama sepakat untuk keliru. Perhatikan dan bedakan antara jumhur ulama dengan semua ulama.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Abu<br />
Bisa jadi jumhur ulama keliru namun tidak mungkin semua ulama sepakat untuk keliru. Perhatikan dan bedakan antara jumhur ulama dengan semua ulama.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: abu khansa</title>
		<link>http://ustadzaris.com/perluaslah-cakrawala-anda-tentang-isbal-2/comment-page-1#comment-2998</link>
		<dc:creator>abu khansa</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 May 2010 01:57:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1550#comment-2998</guid>
		<description>@ Abdullah
Assalamualaikum akhi
Bisakah akhi menunjukkan dalil atau fatwa yg menyatakan makan pakai tangan kiri itu makruh dan bukannya haram? Karena setau saya haram.
 
 </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Abdullah<br />
Assalamualaikum akhi<br />
Bisakah akhi menunjukkan dalil atau fatwa yg menyatakan makan pakai tangan kiri itu makruh dan bukannya haram? Karena setau saya haram.<br />
 <br />
 </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: abu khansa</title>
		<link>http://ustadzaris.com/perluaslah-cakrawala-anda-tentang-isbal-2/comment-page-1#comment-2997</link>
		<dc:creator>abu khansa</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 May 2010 01:48:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1550#comment-2997</guid>
		<description>Assalamualaikum Ustadz
Maaf ustadz, saya juga tidak berani berisbal meski makruh akan tetapi tetap saya menganggap bahwa umat ini tidak mungkin bersepakat dalam kebathilan adalah merujuk ke kesepakatan ulama karena umat secara umum adalah awam, maka mungkin saja secara keseluruhan umat sepakat dalam kebathilan karena kejahilannya. Karena itu berhukum mengenai suatu hal karena hal itu merupakan sesuatu yg dipercayai oleh banyak orang pastilah sesat, sesuai dengan al quran :
6:116. Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).
Perumpamaan anak SD dan professor adalah di bidang yg dikuasai oleh si professor tentunya ustadz, kalau beda bidang, jadinya seperti yg ustadz katakan.
Saya sangat sepakat, jgn sampai ada yg berpikir bahwa saudara kita yg berisbal bukan ahlussunah waljamaah. Kalau cuma berisbal saja dianggap tidak ahlussunnah, gimana ulama yg memfatwakan bahwa isbal itu makruh? Padahal ulama yg memfatwakan makruh sangat banyak.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum Ustadz<br />
Maaf ustadz, saya juga tidak berani berisbal meski makruh akan tetapi tetap saya menganggap bahwa umat ini tidak mungkin bersepakat dalam kebathilan adalah merujuk ke kesepakatan ulama karena umat secara umum adalah awam, maka mungkin saja secara keseluruhan umat sepakat dalam kebathilan karena kejahilannya. Karena itu berhukum mengenai suatu hal karena hal itu merupakan sesuatu yg dipercayai oleh banyak orang pastilah sesat, sesuai dengan al quran :<br />
6:116. Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).<br />
Perumpamaan anak SD dan professor adalah di bidang yg dikuasai oleh si professor tentunya ustadz, kalau beda bidang, jadinya seperti yg ustadz katakan.<br />
Saya sangat sepakat, jgn sampai ada yg berpikir bahwa saudara kita yg berisbal bukan ahlussunah waljamaah. Kalau cuma berisbal saja dianggap tidak ahlussunnah, gimana ulama yg memfatwakan bahwa isbal itu makruh? Padahal ulama yg memfatwakan makruh sangat banyak.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/perluaslah-cakrawala-anda-tentang-isbal-2/comment-page-1#comment-2981</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 May 2010 16:06:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1550#comment-2981</guid>
		<description>Untuk Abdullah dan Yahya
Benar apa yang anda katakan.
Namun tidakkah anda jumpai adanya orang yang menjadikan isbal atau tidak sebagai tolak ukur salafy dan tidak? Layakkah ha ini dijadikan sebagai tolak ukur ahli sunnah atau bukan setelah anda membaca tulisan di atas?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Abdullah dan Yahya<br />
Benar apa yang anda katakan.<br />
Namun tidakkah anda jumpai adanya orang yang menjadikan isbal atau tidak sebagai tolak ukur salafy dan tidak? Layakkah ha ini dijadikan sebagai tolak ukur ahli sunnah atau bukan setelah anda membaca tulisan di atas?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: abdullah</title>
		<link>http://ustadzaris.com/perluaslah-cakrawala-anda-tentang-isbal-2/comment-page-1#comment-2977</link>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 May 2010 10:00:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1550#comment-2977</guid>
		<description>taruhlah, kita ambil pendapat jumhur yg hanya memakruhkannya. apa Pantas kita lakukan perbuatan makruh dengan rutin ? dan jadi kebiasaan ?
ini sih namanya sama saja dengan makan pakai tangan kiri, dan cebok dengan tangan kanan, lalu berdalih, &#039;itu kan cuman makruh &#039;.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>taruhlah, kita ambil pendapat jumhur yg hanya memakruhkannya. apa Pantas kita lakukan perbuatan makruh dengan rutin ? dan jadi kebiasaan ?<br />
ini sih namanya sama saja dengan makan pakai tangan kiri, dan cebok dengan tangan kanan, lalu berdalih, &#8216;itu kan cuman makruh &#8216;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: yahya</title>
		<link>http://ustadzaris.com/perluaslah-cakrawala-anda-tentang-isbal-2/comment-page-1#comment-2975</link>
		<dc:creator>yahya</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 May 2010 07:22:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1550#comment-2975</guid>
		<description>Taruhlah hukum isbal karena tidak karena sombong itu makruh, apakah kita melakukan perbuatan makruh tersebut terus menerus ?
 
Oleh karena itu,  dulu  ketika  saya masih isbal saya mendengar perkataan salah seorang ustadz kurang lebihnya  &quot; seandainya hukum isbal itu makruh, terus apa kita melakukan perbuatan makruh tersebut terus-terusan ? &quot;
 
Sejak itulah, dengan taufiq dari Alloh ta&#039;ala saya potong celana saya dengan mengaharapkan pahala dari Alloh atas ketaatan yang saya lakukan.
 
Demikian juga dalam masalah rokok &quot; seandainya ada ulama&#039; yang mengatakan bahwa hukum rokok itu makruh, terus apakah kita melakukan perbuatan makruh tersebut terus menerus ?&quot;
 
&quot;sesuatu yang makruh (tidak disukai Alloh dan Rasul-Nya) bukan berarti mari kita lakukan rame-rame (seperti orang yang gandrung sama rokok) atau beraggapan seperti hukum mubah saja&quot;
 
Sungguh bahagia orang yang dia mengetahui dan mengikuti perkataan Abu Zur&#039;ah ar Razi :
من الله الرسالة وعلى الرسول البلاغ وعلينا التسليم
 
Wallohu&#039;alam
 
 
 
 
 </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Taruhlah hukum isbal karena tidak karena sombong itu makruh, apakah kita melakukan perbuatan makruh tersebut terus menerus ?<br />
 <br />
Oleh karena itu,  dulu  ketika  saya masih isbal saya mendengar perkataan salah seorang ustadz kurang lebihnya  &#8221; seandainya hukum isbal itu makruh, terus apa kita melakukan perbuatan makruh tersebut terus-terusan ? &#8221;<br />
 <br />
Sejak itulah, dengan taufiq dari Alloh ta&#8217;ala saya potong celana saya dengan mengaharapkan pahala dari Alloh atas ketaatan yang saya lakukan.<br />
 <br />
Demikian juga dalam masalah rokok &#8221; seandainya ada ulama&#8217; yang mengatakan bahwa hukum rokok itu makruh, terus apakah kita melakukan perbuatan makruh tersebut terus menerus ?&#8221;<br />
 <br />
&#8220;sesuatu yang makruh (tidak disukai Alloh dan Rasul-Nya) bukan berarti mari kita lakukan rame-rame (seperti orang yang gandrung sama rokok) atau beraggapan seperti hukum mubah saja&#8221;<br />
 <br />
Sungguh bahagia orang yang dia mengetahui dan mengikuti perkataan Abu Zur&#8217;ah ar Razi :<br />
من الله الرسالة وعلى الرسول البلاغ وعلينا التسليم<br />
 <br />
Wallohu&#8217;alam<br />
 <br />
 <br />
 <br />
 <br />
 </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.405 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-05-22 22:12:00 -->

