<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Pengertian Kelompok Sesat</title>
	<atom:link href="http://ustadzaris.com/pengertian-kelompok-sesat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ustadzaris.com/pengertian-kelompok-sesat</link>
	<description>Cukupkan Diri Dengan Ajaran Nabi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 10:03:02 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>Oleh: abu fathimah</title>
		<link>http://ustadzaris.com/pengertian-kelompok-sesat/comment-page-1#comment-8133</link>
		<dc:creator>abu fathimah</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jul 2011 07:26:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1056#comment-8133</guid>
		<description>jika antum ingin mengetaui Ldii silahkan kunjungi mantan ldii
 

&lt;a href=&quot;http://354hijrah.blogspot.com/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://354hijrah.blogspot.com/&lt;/a&gt;
&lt;a href=&quot;http://tuntutlah-ilmu.blogspot.com/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://tuntutlah-ilmu.blogspot.com/&lt;/a&gt;
&lt;a href=&quot;http://waspada354.blogspot.com/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://waspada354.blogspot.com/&lt;/a&gt;
&lt;a href=&quot;http://airmatakumengalir.blogspot.com/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://airmatakumengalir.blogspot.com/&lt;/a&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jika antum ingin mengetaui Ldii silahkan kunjungi mantan ldii<br />
 </p>
<p><a href="http://354hijrah.blogspot.com/" rel="nofollow">http://354hijrah.blogspot.com/</a><br />
<a href="http://tuntutlah-ilmu.blogspot.com/" rel="nofollow">http://tuntutlah-ilmu.blogspot.com/</a><br />
<a href="http://waspada354.blogspot.com/" rel="nofollow">http://waspada354.blogspot.com/</a><br />
<a href="http://airmatakumengalir.blogspot.com/" rel="nofollow">http://airmatakumengalir.blogspot.com/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: slamet</title>
		<link>http://ustadzaris.com/pengertian-kelompok-sesat/comment-page-1#comment-6702</link>
		<dc:creator>slamet</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Feb 2011 02:43:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1056#comment-6702</guid>
		<description>
Kita semua tahu bahwa LDII/jamaah 354 mengusung dalil atsar Umar Bin Khatab yang berbunyi : laa islama ila bil jamaah wala jamaah ila bi imaroh (Tidaklah iIslam kecuali dengan Al Jamaah, dan tidaklah Al Jamaah kecuali dengan Imaroh). Konyolnya, oleh imam dan jamaah 354 kata-kata dan lafaldz ‘al jamaah’ dan ‘imaroh’ pada dalil tersebut dinisbatkan pada imam dan golongan mereka. Sehingga jamaah 354 mengartikan atsar umat tersebut sebagai modal untuk mengkafiri orang islam diluar golongan mereka. Seakan mereka berkata “ tidak berbeat pada Imam kami, maka kalian tidak berjamaah, kalau kalian tidak berjamaah berarti kalian tidak islam, kalau kalian tidak islam berarti kalian kafir, dan siapa saja anggota kami yang keluar maka hukumnya murtad. Masya Allah. Itulah orang jahil dalam menafsirkan atsar. Diperburuk dengan pucuk pimpinan mereka yang ambisius untuk berkuasa dan terus menguasai pengikutnya. Patut diketahui, bahwasannya tidak ada ulama muktabar yang menjadikan atsar tersebut sebagai dasar untuk pengkafiran sesama muslim. Apalagi atsar tersebut lemah secara sanad. Apabila ditegur jamaah 354 mengenai kedudukan atsar tersebut, maka jamaah 354 selalu menuding seolah orang yang mengkoreksi meragukan kredibilitas Umar Bin Khatab. Padahal tidak begitu maksudnya. Umar Bin Khatab sudah mahfum sebagai khalifaturosyidin almahdiyyin panutan umat Islam. Hanya saja atsar umar itu bukan pada tempatnya dijadikan patokan dan modal dasar pengkafiran umat islam seperti apa yang telah dilakukan dan diyakini oleh jamaah 354. Mungkin mereka 354 sengaja melakukan pembelokan ini karena apabila atsar ini dipahami dengan benar oleh jamaah 354, para petinggi jamaah 354 akan khawatir akan kehilangan pengikut. Oleh karena itu pucuk pimpinan mereka terus melakukan penyesatan dan syabhat-syubhat pada para rukyahnya. Rukyah terus dibrainwashing agar bisa terus dikuasai oleh imam mereka (dan para menteri khayalannya)
 
Baru-baru ini petinggi LDII/jamaah 354 telah mengeluarkan buku ‘ilmiyah’ yang isinya adalah pembelaan mengenai eksistensi Imamah dan Jamaah 354. Buku itu sekan menjadi pembenaran akan tindakan takfiri dan hizbiyyun ala jamaah 354. bagi pembaca yang berminat menelaahnya dan melakukan analisa, pembaca bisa mengunduhnya di 
&lt;a href=&quot;http://www.4shared.com/document/Lftufa25/konsep_jamaah_wal_imamah_354_l.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://www.4shared.com/document/Lftufa25/konsep_jamaah_wal_imamah_354_l.html&lt;/a&gt;
 
dengan menelaah buku itu, kita akan mengetahui cara mereka berpikir sehingga itu akan memudahkan kita untuk melakukan pencegahan dan radd atas pemikiran sesat mereka dengan cara yang ilmiah dan berhujjah.
 
Buku itu nampaknya sengaja untuk tidak dicantumkan siapa pengarangnya dan Siapa penulisnya . Buku itu sengaja untuk tidak menampilkan identitas penyusunnya. Hal ini bisa dikarenakan:
1 Pihak penulis buku tersebut /LDII/jamaah bersiap-siap sembunyi dan lempar batu sembunyi tangan apabila dikemudian hari karyanya mendapatkan “masalah”, kritik, permintaan pertanggungjawaban. Ini memang jauh dari etika sebuah pemaparan dan hujjah. Apabila ada pihak yang ingin melakukan recheck buku tersebut pada pihak LDII, maka itu akan memudahkan LDII mengeles dan berkata “ bukan kami yang menulis buku tersebut’.
 
2 Penulis buku tsb secara tidak disadari, mengindikasikan bahwa sebenarnya ia melakukan penulisan itu dengan emosional, parsial, prematur, hawa nafsu sekaligus disatu sisi: tidak pede dan tidak merasa tidak punya kapasitas keilmuan dalam melakukan pembelaan resmi .(takut menghadapi kritik dan pertanggungjawaban sehingga ia memilih tabrak lari)
 
Tapi maklum aja, memang begitu gaya dan style mereka.
 
Saya merekomendasikan agar buku ini (format pdf) dapat diteruskan dan disebar ke seluruh elemen umat islam, pemerintah, ormas-ormas dan MUI. Karena dengan memahami doktrin-doktrin dan ajaran mereka, kita akan semakin tahu jatidiri mereka sesungguhnya, membuat kita bisa lebih berhati-hati menghadapi 354 dengan segala praktek bitonahnya dan ‘budiluhur’nya, dan bisa menyuguhkan hujjah bantahan aliran 354 langsung pada jantung masalah.
 
Mari kita belajar dari pengalaman dan modus operandi LDII/jamaah 354 yang senantiasa mengusung bitonah sebagai pembenaran untuk berbohong demi keselamatan sekte mereka serta praktek double standar LDII /jamaah 354 sehingga kita tidak mudah percaya dan terbuai pada tulisan-tulisan mereka, argumen mereka, mulut manis mereka. Sudah dimaklumi bahwa ketika jamaah 354/LDII bicara dengan ‘orang-luar’ maka teori mereka tidak sama dengan praktek mereka di lapangan (lain di mulut lain di hati)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kita semua tahu bahwa LDII/jamaah 354 mengusung dalil atsar Umar Bin Khatab yang berbunyi : laa islama ila bil jamaah wala jamaah ila bi imaroh (Tidaklah iIslam kecuali dengan Al Jamaah, dan tidaklah Al Jamaah kecuali dengan Imaroh). Konyolnya, oleh imam dan jamaah 354 kata-kata dan lafaldz ‘al jamaah’ dan ‘imaroh’ pada dalil tersebut dinisbatkan pada imam dan golongan mereka. Sehingga jamaah 354 mengartikan atsar umat tersebut sebagai modal untuk mengkafiri orang islam diluar golongan mereka. Seakan mereka berkata “ tidak berbeat pada Imam kami, maka kalian tidak berjamaah, kalau kalian tidak berjamaah berarti kalian tidak islam, kalau kalian tidak islam berarti kalian kafir, dan siapa saja anggota kami yang keluar maka hukumnya murtad. Masya Allah. Itulah orang jahil dalam menafsirkan atsar. Diperburuk dengan pucuk pimpinan mereka yang ambisius untuk berkuasa dan terus menguasai pengikutnya. Patut diketahui, bahwasannya tidak ada ulama muktabar yang menjadikan atsar tersebut sebagai dasar untuk pengkafiran sesama muslim. Apalagi atsar tersebut lemah secara sanad. Apabila ditegur jamaah 354 mengenai kedudukan atsar tersebut, maka jamaah 354 selalu menuding seolah orang yang mengkoreksi meragukan kredibilitas Umar Bin Khatab. Padahal tidak begitu maksudnya. Umar Bin Khatab sudah mahfum sebagai khalifaturosyidin almahdiyyin panutan umat Islam. Hanya saja atsar umar itu bukan pada tempatnya dijadikan patokan dan modal dasar pengkafiran umat islam seperti apa yang telah dilakukan dan diyakini oleh jamaah 354. Mungkin mereka 354 sengaja melakukan pembelokan ini karena apabila atsar ini dipahami dengan benar oleh jamaah 354, para petinggi jamaah 354 akan khawatir akan kehilangan pengikut. Oleh karena itu pucuk pimpinan mereka terus melakukan penyesatan dan syabhat-syubhat pada para rukyahnya. Rukyah terus dibrainwashing agar bisa terus dikuasai oleh imam mereka (dan para menteri khayalannya)</p>
<p>Baru-baru ini petinggi LDII/jamaah 354 telah mengeluarkan buku ‘ilmiyah’ yang isinya adalah pembelaan mengenai eksistensi Imamah dan Jamaah 354. Buku itu sekan menjadi pembenaran akan tindakan takfiri dan hizbiyyun ala jamaah 354. bagi pembaca yang berminat menelaahnya dan melakukan analisa, pembaca bisa mengunduhnya di<br />
<a href="http://www.4shared.com/document/Lftufa25/konsep_jamaah_wal_imamah_354_l.html" rel="nofollow">http://www.4shared.com/document/Lftufa25/konsep_jamaah_wal_imamah_354_l.html</a></p>
<p>dengan menelaah buku itu, kita akan mengetahui cara mereka berpikir sehingga itu akan memudahkan kita untuk melakukan pencegahan dan radd atas pemikiran sesat mereka dengan cara yang ilmiah dan berhujjah.</p>
<p>Buku itu nampaknya sengaja untuk tidak dicantumkan siapa pengarangnya dan Siapa penulisnya . Buku itu sengaja untuk tidak menampilkan identitas penyusunnya. Hal ini bisa dikarenakan:<br />
1 Pihak penulis buku tersebut /LDII/jamaah bersiap-siap sembunyi dan lempar batu sembunyi tangan apabila dikemudian hari karyanya mendapatkan “masalah”, kritik, permintaan pertanggungjawaban. Ini memang jauh dari etika sebuah pemaparan dan hujjah. Apabila ada pihak yang ingin melakukan recheck buku tersebut pada pihak LDII, maka itu akan memudahkan LDII mengeles dan berkata “ bukan kami yang menulis buku tersebut’.</p>
<p>2 Penulis buku tsb secara tidak disadari, mengindikasikan bahwa sebenarnya ia melakukan penulisan itu dengan emosional, parsial, prematur, hawa nafsu sekaligus disatu sisi: tidak pede dan tidak merasa tidak punya kapasitas keilmuan dalam melakukan pembelaan resmi .(takut menghadapi kritik dan pertanggungjawaban sehingga ia memilih tabrak lari)</p>
<p>Tapi maklum aja, memang begitu gaya dan style mereka.</p>
<p>Saya merekomendasikan agar buku ini (format pdf) dapat diteruskan dan disebar ke seluruh elemen umat islam, pemerintah, ormas-ormas dan MUI. Karena dengan memahami doktrin-doktrin dan ajaran mereka, kita akan semakin tahu jatidiri mereka sesungguhnya, membuat kita bisa lebih berhati-hati menghadapi 354 dengan segala praktek bitonahnya dan ‘budiluhur’nya, dan bisa menyuguhkan hujjah bantahan aliran 354 langsung pada jantung masalah.</p>
<p>Mari kita belajar dari pengalaman dan modus operandi LDII/jamaah 354 yang senantiasa mengusung bitonah sebagai pembenaran untuk berbohong demi keselamatan sekte mereka serta praktek double standar LDII /jamaah 354 sehingga kita tidak mudah percaya dan terbuai pada tulisan-tulisan mereka, argumen mereka, mulut manis mereka. Sudah dimaklumi bahwa ketika jamaah 354/LDII bicara dengan ‘orang-luar’ maka teori mereka tidak sama dengan praktek mereka di lapangan (lain di mulut lain di hati)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: hanif hassan</title>
		<link>http://ustadzaris.com/pengertian-kelompok-sesat/comment-page-1#comment-5509</link>
		<dc:creator>hanif hassan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Nov 2010 04:10:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1056#comment-5509</guid>
		<description>Subhanallah...
Allahuakbar....
semoga webside ustadz bermanfaat untuk saudara2 kta yg haus akan ilmu...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Subhanallah&#8230;<br />
Allahuakbar&#8230;.<br />
semoga webside ustadz bermanfaat untuk saudara2 kta yg haus akan ilmu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/pengertian-kelompok-sesat/comment-page-1#comment-5298</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Oct 2010 01:20:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1056#comment-5298</guid>
		<description>#aydii
Kalo menentukan sesat hanya Allah yang tahu berarti kita tidak menyakini nasrani dst sesat?
Kalimat yang anda ucapkan sangat berbahaya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#aydii<br />
Kalo menentukan sesat hanya Allah yang tahu berarti kita tidak menyakini nasrani dst sesat?<br />
Kalimat yang anda ucapkan sangat berbahaya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: aydii</title>
		<link>http://ustadzaris.com/pengertian-kelompok-sesat/comment-page-1#comment-5295</link>
		<dc:creator>aydii</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Oct 2010 16:42:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1056#comment-5295</guid>
		<description>bagus sekali artikelnya!!! semoga bermanfaat,
tapi saya kurang setuju bahwa orang LDII mengkafirkan orang diluar mereka,,, yang saya ketahui selama ini mereka tak berangapan seperti itu terhadap orang diluar mereka..
untuk menentukan sesat atau tidaknya aliran agama hanya Alloh SWT yg Maha Tahu....
So... semoga kita mendapat pencerahan dariNYA....!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagus sekali artikelnya!!! semoga bermanfaat,<br />
tapi saya kurang setuju bahwa orang LDII mengkafirkan orang diluar mereka,,, yang saya ketahui selama ini mereka tak berangapan seperti itu terhadap orang diluar mereka..<br />
untuk menentukan sesat atau tidaknya aliran agama hanya Alloh SWT yg Maha Tahu&#8230;.<br />
So&#8230; semoga kita mendapat pencerahan dariNYA&#8230;.!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/pengertian-kelompok-sesat/comment-page-1#comment-2920</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Apr 2010 15:44:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1056#comment-2920</guid>
		<description>Untuk Hudzaifah
Wa&#039;alaikumussalam
Sah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Hudzaifah<br />
Wa&#8217;alaikumussalam<br />
Sah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: hudzaifah</title>
		<link>http://ustadzaris.com/pengertian-kelompok-sesat/comment-page-1#comment-2919</link>
		<dc:creator>hudzaifah</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Apr 2010 14:54:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1056#comment-2919</guid>
		<description>assalamualaikum wr wb...
apakah sah sholat kita jk yg jd imam sholat adalah pengikut JT? syukron...wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaikum wr wb&#8230;<br />
apakah sah sholat kita jk yg jd imam sholat adalah pengikut JT? syukron&#8230;wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ahmad Iqbal</title>
		<link>http://ustadzaris.com/pengertian-kelompok-sesat/comment-page-1#comment-1633</link>
		<dc:creator>Ahmad Iqbal</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Dec 2009 15:22:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1056#comment-1633</guid>
		<description>Jazakallahu khairan ustadz atas penjelasannya. Alhamdulillah akhirnya masalah ini sudah jelas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jazakallahu khairan ustadz atas penjelasannya. Alhamdulillah akhirnya masalah ini sudah jelas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/pengertian-kelompok-sesat/comment-page-1#comment-1624</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Dec 2009 04:46:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1056#comment-1624</guid>
		<description>Untuk Abdullah
Apakah syarat untuk menilai sesatnya suatu kelompok yang sesat adalah menjadi khalifah, atau orang yang ucapannya pasti benar, tidak pernah salah atau manusia yang sangat suci?
Adakah orang yang memenuhi syarat di atas yang menyatakan sesatnya ahmadiyyah?
Apakah kita harus menunggu munculnya seorang khalifah yang adil untuk menyakini bahwa ahmadiyyah itu sesat, atau kelompok Lia Aminuddin itu sesat atau LDII itu sesat atau JIL itu sesat?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Abdullah<br />
Apakah syarat untuk menilai sesatnya suatu kelompok yang sesat adalah menjadi khalifah, atau orang yang ucapannya pasti benar, tidak pernah salah atau manusia yang sangat suci?<br />
Adakah orang yang memenuhi syarat di atas yang menyatakan sesatnya ahmadiyyah?<br />
Apakah kita harus menunggu munculnya seorang khalifah yang adil untuk menyakini bahwa ahmadiyyah itu sesat, atau kelompok Lia Aminuddin itu sesat atau LDII itu sesat atau JIL itu sesat?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: abdulloh</title>
		<link>http://ustadzaris.com/pengertian-kelompok-sesat/comment-page-1#comment-1622</link>
		<dc:creator>abdulloh</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 14:47:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1056#comment-1622</guid>
		<description>apakah Syeikh Muqbil bin Hadi al Wadi’i seorang khalifah? atau seseorang yang ucapannya pasti benar? atau orang yang tidak mungkin salah? atau orang yang sangat suci?

hingga boleh mehakimi bidah/sesat seseorang/kelompok?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>apakah Syeikh Muqbil bin Hadi al Wadi’i seorang khalifah? atau seseorang yang ucapannya pasti benar? atau orang yang tidak mungkin salah? atau orang yang sangat suci?</p>
<p>hingga boleh mehakimi bidah/sesat seseorang/kelompok?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.521 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-02-07 17:28:53 -->

