Panggilan Pada Hari Kiamat

Panggilan Pada Hari Kiamat

السؤال 169: الناس يوم القيامة ينادون بأسماء أمهاتهم، أم آبائهم؟

Pertanyaan:

Pada hari Kiamat nanti, apakah manusia itu dipanggil dengan dinasabkan kepada ibu ataukah kepada bapaknya?

الجواب: السائد عند الناس، أن الناس ينادون يوم القيامة بأسمائهم وأسماء أمهاتهم، أي يا فلان ابن فلانة، ولذا أهل البدع يعملون على تلقين الأموات بعد دفنهم ، يقولون للميت: يا فلان ابن فلانة.

Jawaban Syaikh Masyhur Hasan al Salman:

Yang tersebar di masyarakat, pada hari Kiamat nanti manusia akan dipanggil dengan namanya yang dinasabkan kepada ibunya masing masing artinya dipanggil dengan panggilan fulan bin fulanah. Oleh karena itu para penggemar bid’ah mentalqin orang yang sudah meninggal dunia setelah dimakamkan dengan ucapan ‘ya fulan bin fulanah’.

والتلقين على القبور بدعة ما أنزل الله بها من سلطان، والحديث الوارد عند الطبراني حديث ضعيف جداً،

Talqin itu ada dua macam:

Pertama, talqin bidah itulah talqin yang dilakukan di dekat kubur setelah pemakaman. Talqin semacam ini tidaklah dituntunkan. Hadits terkait hal ini yang diriwayatkan oleh Thabari adalah hadits dengan kualitas dhaif jiddan.

والتلقين مشروع، التلقين عند النزع، لما ينازع الإنسان نقول له: قل لا إله إلا الله، فإن خرجت الروح يكون قد عرف حاله، فلا داعي للتلقين الذي يكون في القبر.

Kedua, talqin yang dituntunkan itulah talqin saat sakaratul maut. Saat ada yang dalam kondisi sakaratul maut, kita katakan kepadanya ‘Ucapkanlah la ilaha illallahu’. Jika nyawa sudah keluar dari badan maka kondisinya telah jelas meninggal dunia maka tidak ada alasan untuk melakukan talqin di pemakaman.

والصواب أن الإنسان يوم القيامة ينادى باسمه واسم أبيه وليس باسم أمه،

Yang benar, manusia itu pada hari Kiamat akan dipanggil dengan namanya dan nama bapaknya, bukan dengan nama ibunya.

وأصح ما ورد في هذا الباب، ما ثبت في صحيح مسلم، من قوله صلى الله عليه وسلم:

Dalil paling kuat dalam masalah ini adalah hadits yang terdapat dalam Shahih Muslim, Nabi bersabda,

{ينصب للغادر يوم القيامة لواء عند استه، ويقال: هذه غدرة فلان ابن فلان}

“Orang yang melanggar perjanjian pada hari Kiamat nanti akan dipasangkan bendera pada pantatnya lantas dikatakan ‘Inilah pelanggaran perjanjian yang dilakukan oleh fulan bin fulan’

فهذا أصح ما يحتج به.

Inilah hadits yang paling kuat dalam masalah ini.

وورد حديث صريح عند الطبراني، لكن في صحته نزاع، وفيه أنه ينادى يوم باسم الرجل واسم أبيه، لكن ذاك أقوى، والله أعلم..

Terdapat hadits yang dengan tegas mengatakan bahwa manusia pada hari kiamat akan dipanggil dengan namanya dan nama bapaknya. Hadits tersebut diriwayatkan oleh Thabrani namun keshahihannya diperselisihkan. Akan tetapi hadits di atas sudah cukup kuat.

COMMENTS

WORDPRESS: 5
  • penggemar ustadzaris.com 7 years ago

        والصواب أن الإنسان يوم القيامة ينادى باسمه واسم أبيه وليس باسم أمه،
    Yang benar, manusia itu pada hari Kiamat akan dipanggil dengan namanya beserta nama ibunya.
     
    tolong terjemahan diluruskan lagi.trm

  • abuyahya 7 years ago

    ustadz, apakah terjemahan utk kalimat:
    باسمه واسم أبيه وليس باسم أمه،
    sudah benar? ini bertentangan dgn kalimat setelahnya.. apakah bukan artinya “dengan namanya dan nama bapaknya, bukan bersama nama ibunya.” ?

    ‘afwan.

     

  • anonim 7 years ago

    ustadz, di atas ditulis:
    Yang benar, manusia itu pada hari Kiamat akan dipanggil dengan namanya beserta nama ibunya.
     
    namun di hadits dikatakan:
    Inilah pelanggaran perjanjian yang dilakukan oleh fulan bin fulan
     
    yang benar yg mana?

  • Ustadz, mungkin sedikit koreksi :

    والصواب أن الإنسان يوم القيامة ينادى باسمه واسم أبيه وليس باسم أمه 

    Diterjemahkan :

    “Yang benar, manusia itu pada hari Kiamat akan dipanggil dengan namanya beserta nama ibunya“.

     Mungkin maksudnya :

    “……akan dipanggil dengan namanya dan nama bapaknya, bukan nama ibunya“.  

  • #donni, penggemar, anonim, abu
    Salah ketik telah saya koreksi.
    Terima kasih dan jazakumullahu khoiron.