<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Mengikuti Kupon Berhadiah</title>
	<atom:link href="http://ustadzaris.com/mengikuti-kupon-berhadiah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ustadzaris.com/mengikuti-kupon-berhadiah</link>
	<description>Blog Ustadz Aris Munandar</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Jul 2010 10:34:43 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/mengikuti-kupon-berhadiah/comment-page-1#comment-2361</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Mar 2010 02:22:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=351#comment-2361</guid>
		<description>Untuk Ummu
Benar, demikianlah kesimpulannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Ummu<br />
Benar, demikianlah kesimpulannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ummu Zahra</title>
		<link>http://ustadzaris.com/mengikuti-kupon-berhadiah/comment-page-1#comment-2338</link>
		<dc:creator>Ummu Zahra</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Feb 2010 10:52:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=351#comment-2338</guid>
		<description>Ustadz,
Jadi, kalau kita menyengajakan diri belanja di toko tersebut dengan harapan mendapat hadiah melalui undian, maka hukumnya haram. Namun apabila kita membeli di toko tersebut tanpa niat untuk mendapat hadiah, maka kita BOLEH mengikuti undian.  Betulkah kesimpulan yang saya tangkap tersebut?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ustadz,<br />
Jadi, kalau kita menyengajakan diri belanja di toko tersebut dengan harapan mendapat hadiah melalui undian, maka hukumnya haram. Namun apabila kita membeli di toko tersebut tanpa niat untuk mendapat hadiah, maka kita BOLEH mengikuti undian.  Betulkah kesimpulan yang saya tangkap tersebut?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/mengikuti-kupon-berhadiah/comment-page-1#comment-1810</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2010 16:08:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=351#comment-1810</guid>
		<description>Untuk Arief
Wa&#039;alaikumussalam Warahmatullah
Itu termasuk judi.
Solusinya dengan menghilangkan kegiatan tersebut.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Arief<br />
Wa&#8217;alaikumussalam Warahmatullah<br />
Itu termasuk judi.<br />
Solusinya dengan menghilangkan kegiatan tersebut.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: arief nur</title>
		<link>http://ustadzaris.com/mengikuti-kupon-berhadiah/comment-page-1#comment-1792</link>
		<dc:creator>arief nur</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 10:41:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=351#comment-1792</guid>
		<description>Bismillah
assalamu&#039;alaikum warahmatullah
Ustadz, di tempat saya diadakan arisan RT di mana di dalamnya terdapat juga iuran konsumsi. Kemudian ada ide untuk bagi-bagi hadiah di acara arisan &lt;strong&gt;dengan cara undian&lt;/strong&gt;. Uang pembelian hadiah diambil dari sebagian uang konsumsi atau bisa juga diambil dari uang pribadi orang yang ketempatan arisan, namun nilai hadiah sudah dipatok. Nah, cara mendapatkan hadiah tersebut adalah dengan membeli kupon-kupon seharga 1000 rupiah dan pembelian kupon tidak dibatasi jumlahnya. Selanjutnya uang kupon tersebut masuknya ke kas RT. Apakah yang demikian termasuk judi? kalo iya, bagaimana solusinya?
syukran wa barokallohu fik</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillah<br />
assalamu&#8217;alaikum warahmatullah<br />
Ustadz, di tempat saya diadakan arisan RT di mana di dalamnya terdapat juga iuran konsumsi. Kemudian ada ide untuk bagi-bagi hadiah di acara arisan <strong>dengan cara undian</strong>. Uang pembelian hadiah diambil dari sebagian uang konsumsi atau bisa juga diambil dari uang pribadi orang yang ketempatan arisan, namun nilai hadiah sudah dipatok. Nah, cara mendapatkan hadiah tersebut adalah dengan membeli kupon-kupon seharga 1000 rupiah dan pembelian kupon tidak dibatasi jumlahnya. Selanjutnya uang kupon tersebut masuknya ke kas RT. Apakah yang demikian termasuk judi? kalo iya, bagaimana solusinya?<br />
syukran wa barokallohu fik</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
