• Twitter
  • Facebook
  • RSS
Tegar Di Atas Sunnah
  • Depan
  • Download
    • E-Artikel
    • E-Kitab
    • Audio Kajian
  • Jadwal Kajian Rutin
  • Tanya Ustadz
  • Tentang Blog ini
  • Fiqih
  • Adab
  • Manhaj
  • Bimbingan Islam
  • Aqidah
  • Konsultasi
  • Kisah
  • Mu’amalah
  • Nasehat

You are here:

  • Home
  • Adab
  • Fikih Ciuman …

Fikih Ciuman …

25 Juni, 2010

By: muhammad abduh

category: Adab

619 42

Perlu sekali kita mengenal jenis-jenis ciuman dari pembahasan berikut ini. Semoga bermanfaat.

«أقسام التقبيل»

Jenis-Jenis Ciuman

ذكر بعض الفقهاء أن التقبيل على خمسة أوجه : قبلة المودة للولد على الخد ، وقبلة الرحمة لوالديه على الرأس ، وقبلة الشفقة لأخيه على الجبهة ، وقبلة الشهوة لامرأته أو أمته على الفم ، وقبلة التحية للمؤمنين على اليد.
وزاد بعضهم قبلة الديانة للحجر الأسود.

Sebagian pakar fikih menyebutkan bahwa ciuman itu ada lima jenis.
a. Ciuman cinta, itulah ciuman kepada anak di pipinya.
b. Ciuman belas kasihan, itulah ciuman kepada ibu dan bapak di kepalanya.
c. Ciuman sayang, itulah ciuman kepada saudara di dahinya.
d. Ciuman birahi, itulah ciuman kepada istri atau budak perempuan di mulutnya.
e. Ciuman penghormatan, itulah ciuman di tangan untuk orang-orang yang beriman.

Sebagian pakar fikih menyebutkan adanya ciuman jenis keenam yaitu ciuman syar’i yang ditujukan kepada hajar aswad. [ad Durr al Mukhtar yang dicetak bersama Hasyiah Ibnu Abidin 5/246 dan al Adab al Syar’iyyah karya Ibnu Muflih 2/272 dan 272].

« التقبيل الممنوع»

Ciuman yang terlarang

«أ – تقبيل الأجنبية»
اتفق الفقهاء على عدم جواز لمس وتقبيل المرأة الأجنبية ولو للخطبة.

ciuman untuk wanita ajnabiah (bukan istri dan bukan mahram)

Seluruh pakar fikih bersepakat bahwa sentuhan dan ciuman kepada wanita ajnabiah adalah terlarang meski dalam rangka meminang wanita tersebut [Ibnu Abidin 5/233, 234 dan 237, Jawahir al Iklil 1/275, al Qalyubi 3/208, Nihayah al Muhtaj 6/190, Kasyaf al Qana’ 5/10 dan al Mughni 6/553 dan halaman selanjutnya].

«ب – تقبيل الأمرد»
الأمرد إذا لم يكن صبيح الوجه فحكمه حكم الرجال في جواز تقبيله للوداع والشفقة دون الشهوة ، أما إذا كان صبيح الوجه يشتهى فيأخذ حكم النساء وإن اتحد الجنس ، فتحرم مصافحته وتقبيله ومعانقته بقصد التلذذ عند عامة الفقهاء.

Ciuman kepada amrad (laki-laki yang tidak berjenggot)

Jika amrad tersebut bukan ‘baby face’ maka statusnya sebagaimana umumnya laki-laki. Sehingga seorang laki-laki boleh menciumnya dalam rangka mengucapkan kata perpisahan karena hendak bepergian atau dengan maksud mengungkapkan rasa sayang asalkan tanpa birahi.
Namun jika amrad tersebut ‘baby face’ yang menimbulkan syahwat maka statusnya sebagaimana wanita bagi laki-laki yang lain. Sehingga seorang laki-laki tidak boleh berjabat tangan, mencium dan memeluknya jika dengan maksud mencari ‘kenikmatan’. Demikian pendapat mayoritas ulama pakar fikih. [Ibnu Abidin 5/233, al Zarqani 1/167, Jawahir al Iklil 1/20, 275, al Jamal 4/126, Hasyiah al Qalyubi 2/213 dan Kasyaf al Qana’ 5/12-15].

«ج – تقبيل الرجل للرجل ، والمرأة للمرأة»
لا يجوز للرجل تقبيل فم الرجل أو يده أو شيء منه ، وكذا تقبيل المرأة للمرأة ، والمعانقة ومماسة الأبدان ، ونحوها ، وذلك كله إذا كان على وجه الشهوة ،

Laki-laki mencium laki-laki, perempuan mencium sesama perempuan

Tidak boleh bagi seorang laki-laki untuk mencium mulut, tangan ataupun anggota badan sesama laki-laki jika dengan syahwat. Demikian pula ciuman, pelukan dan sentuhan badan di antara sesama perempuan jika diiringi syahwat.

وهذا بلا خلاف بين الفقهاء لما روي « عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه : نهى عن المكامعة وهي : المعانقة ، وعن المعاكمة وهي : التقبيل » .

Hal di atas adalah hukum yang tidak diperselisihkan oleh para ulama fikih dikarenakan ada riwayat dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau melarang pelukan dan ciuman. [Hadits di atas disebutkan oleh al Harawi dalam Gharib al Hadits 1/171 dari ‘Iyyasy bin Abbas secara mursal]

أما إذا كان ذلك على غير الفم ، وعلى وجه البر والكرامة ، أو لأجل الشفقة عند اللقاء والوداع ، فلا بأس به.

Namun jika ciuman tersebut tidak pada mulut dan sebagai ungkapan penghormatan dan bakti atau untuk mengungkapkan rasa sayang saat bertemu ataupun berpisah maka hukumnya adalah boleh. [Ibnu Abidin 5/244, 246, al Binayah ‘ala al Hidayah 9/326, 327, Jawahir al Iklil 1/20, al Qolyubi 3/213 dan Hasyiah al Jamal ‘ala Syarh al Minhaj 4/126].

«د – تقبيل يد الظالم»

Mencium tangan orang yang zalim

صرح الفقهاء بعدم جواز تقبيل يد الظالم ، وقالوا : إنه معصية إلا أن يكون عند خوف ،

Para ulama pakar fikih menegaskan tentang tidak bolehnya mencium tangan orang yang zalim (semisal polisi yang zalim dst, preman dll, pent). Para ulama fikih mengatakan bahwa perbuatan tersebut adalah maksiat kecuali dalam kondisi khawatir dizalimi jika tidak mencium tangannya.

قال صاحب الدر : لا رخصة في تقبيل اليد لغير عالم وعادل ، ويكره ما يفعله الجهال من تقبيل يد نفسه إذا لقي غيره ، وكذلك تقبيل يد صاحبه عند اللقاء إذا لم يكن صاحبه عالما ولا عادلا ، ولا قصد تعظيم إسلامه ولا إكرامه .

Penulis kitab ad Durr mengatakan, ‘Tidak ada keringanan dalam mencium tangan seorang yang bukan ulama dan bukan orang yang shalih. Makruh hukumnya apa yang dilakukan oleh orang-orang awam yang mencium tangannya sendiri ketika berjumpa dengan orang lain. Demikian pula makruh hukumnya mencium tangan teman sendiri ketika berjumpa jika teman tersebut bukanlah seorang ulama ataupun orang yang shalih dan bukan karena maksud dengan menghormatinya atau menghormati statusnya sebagai seorang muslim. [ad Durr al Mukhtar dan Hasyiah Ibnu Abidin 5/245, 246, al Adab al Syar’iyyah karya Ibnu Muflih 2/272 dan Tuhfah al Ahwadzi 7/527].

«هـ – تقبيل الأرض بين يدي العلماء والعظماء»
تقبيل الأرض بين يدي العلماء والعظماء حرام ، والفاعل والراضي به آثمان ، لأنه يشبه عبادة الوثن ، وهل يكفر ؟ إن على وجه العبادة والتعظيم كفر ، وإن على وجه التحية لا ، وصار آثما مرتكبا للكبيرة ، كما صرح به صاحب الدر.

Mencium tanah di hadapan ulama atau orang yang ditokohkan.

Mencium (baca: meletakkan mulut) di tanah (bukan, sujud-pent) di hadapan ulama atau orang yang ditokohkan hukumnya haram. Pelaku dan orang yang rela diperlakukan demikian itu berdosa karena perbuatan ini menyerupai penyembahan terhadap berhala.
Apakah orang yang melakukannya menjadi kafir?

Perlu rincian:
a. Jika dalam rangka beribadah dan mengagungkkan orang yang ada di hadapannya maka pelakunya menjadi kafir.
b. Jika dengan maksud memberikan penghormatan maka tidak menjadi kafir, namun pelakunya berdosa karena telah melakukan dosa besar.

Rincian ini ditegaskan oleh penulis kitab ad Durr. [ad Durr al Mukhtar yang dicetak bersama Ibnu Abidin 5/246 dan al Binayah Syarh al Hidayah 9/326 dan 327].

Sumber: Al Mausuah al Fiqhiyyah al Kuwaitiyyah juz 13 hal 129-131, cetakan kelima 1427 H, terbitan Depag Kuwait.

Artikel www.ustadzaris.com

    • Tweet

    About the Author

    muhammad abduh

    rumaysho.com

    jejak.bc@gmail.com

    Tags: ciuman

    B

    Rating

    • 619views
    • 42comments

    Subscribe

    Subscribe to comments

    recommend to friends

    Recent Posts

    Adab, Nasehat

    Keutamaan Ngaji Live Via Internet

    14 Mei, 2013

    240

    Bimbingan Islam, Manhaj

    Mengenal Taklid

    11 Mei, 2013

    326

    Nasehat

    Tundukan Pandangan Terhadap Empat Hal

    23 April, 2013

    906

    Adab, Fiqih

    Adab Makan di Rumah Teman

    10 April, 2013

    995

    42 Comments

      Ibnu Idrus

      Jun 25, 2010, 6:04 am

      Bagaimana dengan mencium tangan seorang guru, ustadz..?

      ustadzaris

      Jun 25, 2010, 10:13 am

      Untuk Ibnu
      Boleh jika dia bukan orang fasik

      Abu Daffa

      Jun 25, 2010, 4:35 pm

      ustadz, ditambahkan bagaimana membacanya (text arab) donk, jika ada kata2 baru kadang msh bingung bacanya.., syukron

      tommi

      Jun 25, 2010, 5:50 pm

      Assalamu’alaikum pak ustadz,
      Bila seorang suami mencium bibir istrinya ketika si suami sedang puasa lalu keluar madzi, apakah ini membatalkan puasanya?

      ustadzaris

      Jun 25, 2010, 9:13 pm

      Wa’alaikumussalam
      ya, batal menurut pendapat yang paling kuat.

      Ridho Amrullah

      Jun 26, 2010, 11:49 am

      Berarti mencium mulut  sesama jenis tidak dibarengi dengan syahwat itu boleh?

      ummu

      Jun 26, 2010, 3:25 pm

      bolehkah mencium anak di bibirnya ustadz, sampai usia berapa??

      ustadzaris

      Jun 26, 2010, 7:52 pm

      Untuk Ridho
      Demikian teorinya. Tapi apakah syarat tersebut bisa dipenuhi di alam nyata?

      abang

      Jun 27, 2010, 4:24 pm

      saya punya saudari kandung (mbak), apakah adabnya cipika cipiki (pipi dgn pipi) ataukah mencium kening mbak saya ?
      kalo mencium tangan mbak saya aja boleh ngga ?

      abang

      Jun 29, 2010, 9:40 pm

      amrad, bukannya anak laki2 yg belum tumbuh jenggot ?
      apa sama dengan ‘laki2 yg tidak tumbuh jenggot’ ?

      ustadzaris

      Jun 30, 2010, 7:59 am

      @abang
      coba anda cek kamus al munawwir

      iyan

      Jul 7, 2010, 1:09 pm

      Assalamu alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh Ustadz,,
      Setiap saya ingin mohon do’a restu dari ibu ketika menghadapi sesuatu hal yang meneggangkan, (ujian, pergi ke luar negri untuk sekolah, dsb) saya selalu mencium mata kaki ibu, bagaimana ustadz?

      ustadzaris

      Jul 7, 2010, 1:25 pm

      untuk iyan
      boleh.

      abang

      Jul 8, 2010, 4:23 pm

      bukannya mencium ‘mata kaki’  termasuk merendah terhadap makhluk yg berlebihan ?

      ustadzaris

      Jul 9, 2010, 10:32 am

      @abang
      Namun Nabi membolehkan dan para ulama pun menegaskan bolehnya. Layakkah hal tersebut dituduh sebagai sikap berlebih-lebihan?

      yusuf

      Sep 15, 2010, 2:04 pm

      izin copast pa’ ustad

      ustadzaris

      Sep 15, 2010, 9:16 pm

      #yusuf
      silahkan

      sari

      Sep 29, 2010, 6:16 am

      ass. ustad, sy mau nanya, apakah ciuman bibir dgn suami (bibirny cm saling nempel aj) saat b’puasa d p’bolehkan? Kmi biasa melakukanny tp tanpa d sertai nafsu,krn cm bentuk ksh syg n kbiasaan aj.
      Ustad, apakh blh jika puasa kmi slg memegang ‘aurat’ tanpa menimbulkan nafsu, krn it sudah jd kebiasaan yg tanpa b’maksd membangkitkn nafsu.
      Trima ksh ats jwbny.
      -Tari-

      ustadzaris

      Sep 29, 2010, 11:25 am

      #sari
      1.boleh
      2.boleh

      Ibnu Saleh

      Jan 8, 2011, 11:46 am

      Ustadz, kalo mencium mata kaki itu biasanya posisinya seperti posisi orang sujud ya? seperti yang saya lihat di film-film. Jika kondisinya seperti ini apakah ini terhitung sebagai bentuk sujud kepada manusia sebagai penghormatan?

      ustadzaris

      Jan 8, 2011, 5:57 pm

      #ibnu
      Itu mencium kaki, bukan sujud

      Derri

      Mar 2, 2011, 3:01 pm

      klo suami mencium tangan istri karena birahi atau syang boleh ustadz?

      Anna

      Mar 20, 2011, 6:54 pm

      Ustadzaris,, saya mau nanya mmg blh ya klaw ciuman ma plukan sesama jnis jka tdk da syahwat?!
      Tp crany bgaiman ustadz?!

      Atok

      Mar 21, 2011, 12:59 pm

      Ustdz,  mau tanya. didaerah sy, sy sbg salah1 guru TPA. karena sdikitnya pengajar&bbrp hal lainnya mka dalam pelaksanaan TPA belum bisa dipisah antara anak laki2 dan perempuan. Nah kebiasaan sebelum pulang tanpa ada syahwat, setiap santri yg ingin pulang bersalaman dan mencium tangan pengajar/ustadznya. Apakah hal ini diperbolehkan dimana usia santrinya kisaran anak SD da sedikit sj yg SMP?

      ustadzaris

      Mar 21, 2011, 5:31 pm

      #atok
      Kalo yang sudah baligh tidak boleh salaman dengan lawan jenis.

      Reza

      Sep 3, 2011, 12:35 am

      Ass.wr.wb,.bgaimana jika seorang istri yg mempunyai keluarga nonmuslim saat bertemu,keluarga dr laki2 it mencium pipi serta dahi wanita seorang muslim .apakah itu boleh,apa hukumnya,?mkasi

      ustadzaris

      Sep 11, 2011, 10:24 pm

      #reza
      tidak boleh

      itha

      Sep 24, 2011, 7:27 pm

      ust, ana mau tanya. apa ada hadist yang menerangkan bahwa berciuman dengn bukan muhrim dosanya bisa di hapus dengn cara brwudhu. klo ada apa hadistnya dan apa hukumnya..

      ustadzaris

      Sep 28, 2011, 9:36 am

      #itha
      Ada.
      Tp ingat jika wudhu tersebut adalah wudhu yang diterima Allah. Tahukah kita bahwa wudhu kita pasti diterima oleh Allah?!

      ummu raji

      Mar 1, 2012, 6:58 pm

      Apakah diperbolehkan orangtua mencium bibir anaknya yg belum baligh?

      ustadzaris

      Mar 1, 2012, 9:30 pm

      #ummu
      Kalo masih bayi, boleh.

      Ummu Ahmad

      Mar 3, 2012, 8:24 am

      “Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.” Q.S Ali ‘Imran:19

      “Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” Q.S Ali “imran:85

      nimi

      Jun 1, 2012, 10:18 pm

      apakah hukum bercium di mulut dengan lelaki bukan mahram (teman lelaki) walaupun sudah tahu perkara itu berdosa?

      ustadzaris

      Jun 18, 2012, 11:16 pm

      #nimi
      Hukumnya jelas dosa.

      fulanah

      Jun 26, 2012, 6:44 am

      ustadz, bagaimana hukumnya dg seorang ayah yg mencium bibir putrinya yg sudah baligh dan memasuki masa remaja, dan itu dilakukan secara diam-diam ketika putrinya sedang tertidur? sang putri tsb terkadang sampai terbangun dari tidurnya namun tak bisa berbuat apa2 karena tidak mengetahui hukumnya serta karena rasa segan dg ayahnya tsb. ia hanya bisa pasrah dan merasa sangat tidak aman di rumah orang tuanya sendiri. ia tidak berani mengadukan ini kpd ibunya. mohon penjelasan ustadz

      ustadzaris

      Jun 26, 2012, 9:29 pm

      #fulanah
      perbuatan haram.
      wajib ain baginya untuk melaporkan hal tersebut kepada ibunya sebelum terjadi kejahatan yang lebih besar.

      sufie

      Des 9, 2012, 10:08 pm

      k kalau,bapak kandung mencium bibir anak perempuan pe kah itu,ada kah halal ke haram saya hanya hendak tau boleh kah anda jawab soalan saya…

      terima kasih……. 

      ustadzaris

      Des 20, 2012, 12:16 am

      #sufie
      hukumnya haram

      muhamad_ali

      Jan 3, 2013, 11:07 pm

      Assalamualaikum
      Hukum mencium perempuam bukan muhrimnya tapi tidak bersyahwat.. gimana hukumnya tad..trimz
      wasalam

      ustadzaris

      Jan 9, 2013, 10:11 am

      #muhammad ali
      hukumnya tentu saja haram

      hiro

      Jan 22, 2013, 2:09 pm

      aslmualaikum..
      ustad, bgaimana hkumnya jika seorang kakak laki-laki mencium bibir adik kandung perempuannya, apakahh di perbolehkan??

      trimaksih..
      wslamualaikum..

      ustadzaris

      Jan 24, 2013, 12:43 am

      #hiro
      hukumnya haraaam.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked. *

    Name*

    E-mail*

    Website

    Comment

    Cancel reply

    Video Ustadz

    Artikel Populer

    Hitam di Dahi Perlu Diwaspadai

    10 August, 2009

    • 1680
    • 208
    jamaah

    Khuruj bersama Jama'ah Tabligh

    12 August, 2009

    • 1342
    • 168

    Pacaran Terselubung Via Chatting dan HP

    20 October, 2009

    • 1162
    • 137

    Hukum Mencium Tangan dan Membungkukkan Badan

    04 June, 2009

    • 1448
    • 119

    Do'a Qunut Ketika Shubuh

    20 July, 2009

    • 1655
    • 118

    Berlangganan Artikel

    • Kategori
      • Adab
      • Aqidah
      • Bimbingan Islam
      • Fiqih
      • Info
      • Kajian Audio
      • Kisah
      • Konsultasi
      • Manhaj
      • Mu'amalah
      • Nasehat
    Follow on Twitter
    BACK TO TOP
    • abdullah al sulmi
    • abdullah alsulmi
    • abu bakar
    • abu hurairah
    • Abul Hasan al Ma’ribi
    • acara keluarga
    • Adab
    • adab majelis
    • adab makan
    • adab minum

    Flag Counter

    Free counters!

    Name:

    Email:

    Message:

    • Twitter
    • Facebook
    • RSS

    © 2008-2013 Ustadz Aris Munandar

    Close

    Enter the site

    Login

    Password

    Remember me

    Forgot password?

    Login