Mengapa IM Tidak Termasuk Firqotun Najiyah

Beda Salafi dengan Takfiri
Hukum Nikah Dengan Akhwat Tarbiyah
Pengakuan Hasan al-Bana

أما الطوائف البدعية الدعوية الحركية في هذا العصر كجماعة الإخوان المسلمين وجماعة التبليغ لاشك أنهم خارجون من الفرقة الناجية لأنهم قد خالفوا أهل السنة في كليات لا كلية واحدة وأذكر لكم كلية واحدة وهي أنهم لا يدعون إلى التوحيد فمن لم يدع إلى التوحيد الذي جاءت به الأنبياء والرسل فقد خالف أهل السنة في أمر كلي

Syaikh Dr. Abdul Aziz ar Rais mengatakan, “Adapun kelompok-kelompok dakwah alias berbagai macam harokah yang ada di zaman ini semisal jamaah Ikhwanul Muslimin dan Jama’ah Tabligh tidaklah diragukan bahwa mereka itu tidak termasuk firqah najiyyah karena mereka itu telah menyelisihi ahli sunnah dalam banyak perkara kulli (perkara yang memiliki banyak turunan), bukan hanya dalam satu perkara kulli.

Yang pertama, mereka tidaklah mendakwahkan tauhid. Siapa saja yang tidak mendakwahkan tauhid yang dibawa oleh para nabi dan rasul maka dia telah menyelisihi ahli sunnah dalam perkara kulli. Lalu bagaimana lagi jika mereka juga menyelisihi ahlu sunnah dalam perkara kulli yang lain yaitu:

فما بلك وهم أيضا لا يعادون أهل البدع وهذه كلية أخرى خالفوا فيها أهل السنة . ومن المخالفة في الأمور الكلية أن يأتي رجل ويدعوا إلى عدم عداء أهل البدع . فكل من كان تحت مظلة الإسلام فلا يعادى . هذا رجل مبتدع لأنه قد خالف أهل السنة في أمر كلي

Yang kedua, mereka tidak mau memusuhi ahli bid’ah. Di antara penyimpangan dalam perkara kulli adalah orang yang mengajak untuk tidak memusuhi ahli bid’ah. Sehingga semua orang yang berada di bawah payung Islam itu tidak boleh dimusuhi. Orang semacam ini adalah ahli bid’ah alias keluar dari ahli sunnah karena telah menyelisihi ahli sunnah dalam perkara kulli
[Dicuplik dari buku Muqaddimah Muhimmah li Dirasah Kutub al I’tiqad was Sunnah yang bisa didown load di situs resmi Syaikh Dr. Abdul Aziz ar Rais].

Artikel www.ustadzaris.com

COMMENTS

WORDPRESS: 33
  • ustad,

    mau menambahkan saja, bhw mereka (IM atau PKS) tidak mau membicarakan tauhid dan tidak membid’ahkan ahli bid’ah adalah ini ijtihad dalam rangka melihat situasi dan kondisi umat islam sekarang khususnya indonesia masih mayoritas dalam berbuat bid’ah, sehingga disini diterapkan kaedah fiqh prioritas, nah sekarang kita lihat saja bagaimana sepak terjang partai salafy di mesir, apakah nantinya masih keras dengan sikap membid’ahkan ahli b’d’ah atau merangkul ahli bid’ah dalam rangka strategi politik……..karena politik itu rumit penuh dengan strategi……

  • hamba Allah 7 years ago

    o ya ustadz saya sudah baca artikel antum yg berjudul “siapakah yg disebut ahli bid’ah” maka saya menyimpulkan berarti sikap hanya kita tujukan bagi para pelaku kebid’ahan dalam mslh ‘aqidah sdgkan jika bid’ah yg dilakukan dlm mslh ibadah maka kita blh berakhlaq baik kpdnya..kemudian apakah kita hrs bersikap keras kpd org2 P*S?

  • ustadzaris 7 years ago

    #hamba
    Bedakan antara IM sebagai ajaran atau kelompok dengan person-personnya.
    Baca di sini:
    http://ustadzaris.com/pengertian-kelompok-sesat

  • ustadzaris 7 years ago

    #anas
    1. Mendakwahkan tauhid adalah ushul ahli sunnah. apakah ushul ahli sunnah merupakan wilayah ijtihad??
    2. Fiqh prioritas adalah mengutamakan yang lebih penting. adakah yang lebih penting dari pada menyelamatkan umat dari kemusyrikan? Apakah suara itu lebih penting dari pada tauhid?! Lalu fiqh prioritas seperti apa yang anda inginkan?
    3. Menurut IM, kapankah dakwah tauhid akan dilakukan? Adakah IM dengan berbagai cabangnya di berbagai belahan dunia sudah ada yang sampai fase mendakwahkan tauhid?
    4. Orang yang meninggalkan dakwah tauhid itu sama dengan meninggalkan salafy

  • Assalamu’alaikum,
    saya dulu suka mengikuti kajian partai yg beraliran IM(liqo). sampai sekarang saya kadang masih ikut kajian tersebut dan alhamdulillah murobbi saya dalam mengajar materinya sesuai dengan hadist yg shohih. Apakah masih boleh saya mengikuti kajian tsb?
    apakah boleh kita mengikuti kajian umum (misalnya kajian siroh) dan yg mengisi adalah tokoh dari partai yg berhaluan IM?
    syukron ustadz.

  • ustadzaris 7 years ago

    #reka
    Saya sarankan untuk duduk di majelis ilmu yang lebih baik

  • abudani 7 years ago

    ustadz, setahu ana, di tarbiyah itu materi dasarnya sama kya kitab tauhid, makna syahadat, mengenal Allah, Mengenal Rasul, mengenal Islam, mengenal Insan, dan yg terakhir Ghazwul Fikr hingga Fiqih Dakwah. ini ana alami waktu kuliah. ada program mentoring dr kampus dimana kbnyakan dari Tarbiyah orang2nya. Mereka menguasai rohis2, LDK, BEM, karena memang dipersiapkan untuk menguasai negara terutama sejak memutuskan membentuk partai.
    sedangkan masalah bid’ah, sebenarnya masih bnyak gesekan terutama di akar rumput, antara orang tarbiyah dengan NU misalnya, atau dengan habibers (pengikut kajian para habib) contohnya masalah perayaan maulid. namun secara kebijakan partai memang agak berbeda, secara anggotanya sudah dari mana2, muhammadiyah, NU, Persis, Habib jg ada.
    sedangkan klo jama’ah tabligh, ana blm pernah liat ada pnyusunan materi tntang tauhid dari program2 dakwah mereka atau buku2 khusus, anggotan hanya hanyak belajar dari bayan para karkun senior, dari khuruj ke khuruj.  misal ketika penyampaian mudzakarah 6 sifat sahabat.
    dari segi ahlul ilmi, tarbiyah masih lebih baik dari JT (sejauh pengamatan ana) karena bnyak dari mereka Lc, maupun doktor syariah, LIPIA maupun luar negeri.
     

  • ustadzaris 7 years ago

    #abu Dani
    1. Untuk menilai sebuah kelompok yang kita lihat adalah pernyataan resmi kelompok atau elit kelompok, bukan perkataan akar rumput.
    Baca:http://ustadzaris.com/pengertian-kelompok-sesat
    2. Apa benar mereka mendakwahkan tauhid sebagaimana yang didakwahkan oleh para rasul? Materi apa yang mereka sampaikan dalam pengajian-pengajian umum yang diadakan di masjid-masjid mereka? Ketika mereka telah menduduki jabatan publik [anggota dewan, wali kota, bupati, gubernur, menteri, ketua MPR] apa yang mereka usahakan? apakah mereka mengusahakan untuk memberantas kemusyrikan? Di mana pengaruh dari pelajaran tauhid dalam maddah tarbiah yang mereka pelajari jika memang itu benar-benar diajarkan dan ditanamkan?
    3. Bagaimana sikap mereka terhadap dakwah tauhid atau dakwah salafiyyah yang sering dituduh dengan wahabi?
    Baca:http://muslim.or.id/manhaj/risalah-untuk-mengokohkan-ukhuwah-dan-ishlah-1.html
    http://muslim.or.id/manhaj/risalah-untuk-mengokohkan-ukhuwah-dan-ishlah-2.html
    http://muslim.or.id/manhaj/risalah-untuk-mengokohkan-ukhuwah-dan-ishlah-3.html
    Demikiankah sikap orang yang mendakwahkan tauhid terhadap orang-orang yang mendakwahkan tauhid?
    4. Ciri ahli sunnah adalah mendakwahkan tauhid secara global dan rinci. Mendakwahkan tauhid hanya secara global tanpa rinci, bukanlah dakwah ahli sunnah.

  • wahai orang2 beriman 7 years ago

    wahai orang2 yang beriman, sesungguhnya mayoritas umat ini berada dalam kejahilan dan kemiskinan yang mendekatkan mereka kepada kekufuran, bahkan kita umat Islam sedang diserang habis2an dari berbagai sisi baik fisik maupun non fisik, maka janganlah antar harokah dan gerakan da’wah saling mencela dan mencari2 kesalahan, Demi Alloh bersatulah, Demi Alloh bersatulah dan Demi Alloh bersatulah, tolonglah umat nabimu, tolonglah umat nabimu, tolonglah umat nabimu, semoga Alloh menerima amal baik kita semua. Syukron

  • ustadzaris 7 years ago

    #wahai
    Bedakan antara persatuan dengan persatean.
    Persatuan adalah persatuan sesaat karena adanya kepentingan bersama.
    Persatuan yang Allah inginkan adalah persatuan di atas jalan beragama yang benar.
    Tauhidul kalimah bi kalimatit Tauhid.

  • Abu 'Abdillah 7 years ago

    Tauhidul kalimah bi kalimatit Tauhid.

    Hampir nangis membacanya.

  • Fahrul 7 years ago

    Assalamu`alaikum
    Alangkah indahnya ana bisa membaca semua komentar ilmiah Ustadz Aris,bahkan sesuai dgn perkataan Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat di Jakarta. Bahkan ustadz Abdul Hakim menantang semua parpol untuk berdakwah ala Nabi Yusuf di mana beliau berdakwah tauhid sewaktu menjadi menteri kerajaan kafir Mesir dan berhukum Islam tuh

  • Abu Fatih 7 years ago

    Assalamu’alaikum wr wb…afwan saya ingin memberikan masukan ttg masalah ini..krn saya baru saja keluar dari jamaah IM/PKS..alasan saya persis spt yang ustadz bahas yaitu ;1. Jamaah IM/PKS tidak memprioritaskan dakwahnya pada Tauhid, melainkan bagaimana memperoleh kekuasaan secara legal/sah dalam suatu negara2. Fiqh prioritas mereka sudah salah kaprah krn segala sesuatu diukur dari kacamata hizb/partai, maslahat dan mudharat hanya jika menyinggung hizb/partai bukan umat3. Secara tidak langsung mereka menjadikan hizb/partai sebagai tolak ukur benar atau tidaknya suatu perkara…saya katakan ‘secara tidak langsung” krn kalo dtanya mereka pasti tidak mngakuinya4. Ikhwan2 jama’ah ini kurang atau dapat dikatakan tidak bersemangat utk menuntut ilmu, sehingga dapat dgn mudah terkena syubhat…5. Yang terakhir saya mohon supaya jama’ah ini banyak diberi masukan/nasehat/kritisi spy meluruskan manhaj mereka, krn agama adalah nasehat…dan saya membayangkan bagaimana jika dakwah tauhid benar2 dipraktekkan mereka, pasti akan menjadi sumber kekuatan bagi kaum muslimin, meskipun banyak hambatan/rintangan yg dhadapi…semoga saudara2 kita ini diberi petunjuk dan kekuatan oleh Alloh ‘azza wa jalla……Wallohu ta’ala a’lam…..

  • ada baiknya pelajari lebih dekat dan tulus apa yang dilakukan oleh IM dari masa ke masa. setahu saya IM sangat konsen terhadap isu-isu tauhid dan ukhuwah, begitupun perjuangan muslim dunia. saya pikir, IM berjuang bukan lagi pada tataran LISAN, tapi AMAL..wallohu ‘alam

  • Hafian 7 years ago

    Hasan at Turabi, anggota Islamic Charter Front, yang merupakan cabang atau bagian dari IM Sudan mengatakan “Hendaknya kita biarkan para penyembah kubur thowaf di kuburan-kuburan hingga kita bisa mencapai kubah parlemen!” [Majalah Al-Istiqomah, bulan Rabi’ul Awal 1408H hal. 26]

  • ahsan 7 years ago

    saya kuliah di al Azhar Kairo, saya banyak membaca buku-buku tentang Ikhwanul muslimin. dari pembacaan saya mereka justru sangat tegas dalam masalah ini. ada dua agenda utama ikhwan sebagaimana kata Hasan Al Banna. pertama memerdekakan seluruh ngera muslim yang terjajah dan mengembalkan mereka kedalam pangkuan islam.
    tujuan kedua, adalah menajdikan Islam sebagai Pemimpin peradaban dunia seperti yang pernah ada ratusan tahun lalu(ustadziayatul alam bahasa Hasan Al Banna)
    dari dua tujuan ini ada lima langkah yang perlu dilakukan. pertama adalah, al fardu al muslim. membentuk manusia muslim yang sebenarnya.
    kedua, membentuk keluarga muslim
    ketiga, membentuk masyarakat muslim
    keempat, membentuk pemerinatahan muslim
    kelima, mengembalikan khilafah islamiyah yang sudah hilang
     
    syarat utama untuk dikatakan manusia Muslim yang sebenarnya menurut hasan Al  Banna yang pertama adalah Salimul Akidah (benar akidahnya) dan ketika ditanya apakah akidah yang kita pakai beliau menjawab bahwa ikhwan adalah akidah salafiyah.
    masih ada sembilan syarat lagi sehingga seorang itu dikatan sebagai manusia muslim ideal.
    saya rasa cukup sampai disini saja dulu. saya cuma mengharap tolong baca juga dong buku-buku ikhwan. jangan cuma buku salafi biar bisa berfikir obyektif. syukran.

  • waduh….kalo baca artikel http://muslim.or.id/manhaj/risalah-untuk-mengokohkan-ukhuwah-dan-ishlah-1.html yang antum berikan…malah web ini juga termasuk penuduhan atau pembongakran aib tanpa hak…..beginikah sifat pendakwah tauhid kepada pendakwah tauhid?

    lalu apakah ustad sudah yakin kalo orang IM sudah pasti tidak mnedakwah tauhid…kalo salah antum bisa membuat dosa jariah yang setiap orang yang melihat web ini akan mengalirkan dosa ke antum…wallahualam bisawab 

  • Mantan anggota IM 7 years ago

    Saya yakin dan percaya bahwa Dakwah Tauhid akan kembali berjaya. dalam fiqh kita boleh toleransi, tapi dalam manhaj kita harus bersatu . . .

  • lilik 7 years ago

    Assalamu’alaikum ustadz,
    saya masih ikut dalam liqo, dan saya pun ikut dalam kajian ahlussunnah tiap pekannya,, saya ikut liqo karena saya tidak ingin memutuskan tali silaturahim dengan teman-teman liqoan, karena awalnya mengaji dari liqoan tersebut, saya mulai ikut kajian ahlussunnah ketika ada seorang teman yang menyarankannya,, saya tidak bisa melepaskan liqo begitu saja khawatir teman-teman dan murobbi beranggapan negatif dengan salafi,, walaupun terkadang saya blum bisa menentang, ketika murobbi membicarakan kegiatan P*S, saya hanya bisa mendengarkannya dan mencari alasan tuk tidk mengikuti kegiatan P*S bila murobbi mewajibkan suruh hadir,,, Benarkah sikap saya tersebut ustadz??? atau sikap apa yang harus saya lakukan???
    Mohon nasehatnya ustadz,
    jazakallah khoiron,,
    Wassalamu’alaikum warohmatullah wabarokatuh,,,

  • Indra 7 years ago

    (1) Tidak tepat jika dikatakan IM tidak mendakwahkan tauhid. Paling tidak ini terlihat dari kurikulum kajian rutin yang mereka susun untuk disampaikan kepada anggota kelompok dan masyarakat secara umum.
    Contoh materi aqidah dalam kurikulum mereka:
    Makna syahadatain, Syarat2 diterimanya syahadat, Beberapa hal yang membatalkan syahadat, Arti La Ilaha Illallah, Larangan berhubungan dgn jin, Ma’rifatullah, Ilmu Allah, Ma’rifatu dinul Islam, Syumuliyatul Islam, Ta’rifu rasul, Setiap umat diutus Rasul, kewajiban beriman kepada semua nabi dan Rasul, kebutuhan manusia terhadap rasul, makanaturrasul, shifatu rasul, wazhifatu rasul, wajibatu muslim nahwa rasul, khasaish risalah Muhammad, keumuman risalah Muhammad, makna Muhammad sebagai penutup para nabi, nataiju risalah Muhammad, beriman kepada hari akhir, iman kpd qadar, ihsan, wujud dan sifat Allah, hikmah diutusnya para rasul, mukjizat dan tanda kenabian Muhammad, beriman kepada malaikat, kepalsuan kitab2 selain Al-Qur’an, Ilmu tauhid, kedudukan ilmu tauhid dalam islam, atsar tauhid dalam kehidupan, fashahah dan balaghah qur’an, tafakkur tg makanan, tafakkur tentang laut, tafakkur tg kecukupan udara, Nabi dan Rasul dalam Al-Qur’an, Al-Mustaqbal li hadza din, halawatul iman, nataijul ibadah wa halawatul ibadah, al-wala wal baro, risalatul insan, la yuqaddamul makhluk alal khaliq, bahaya takfir, madzahib al-aqidah al-islamiyah, Iman kepada Allah, Iman kepada malaikat, iman kepada kitab, iman kepada rasul, iman kepada hari akhir, melihat surga di depan mata, melihat neraka di depan mata, memahami dinamika iman, iman kepada yang ghaib, iman kepada malaikat II, iman kepada kitab II, alam akhirah, dlsb.
    Ini belum termasuk kajian tauhid yang dibahas dalam kurikulum bidang studi tafsir, hadits, dlsb.
    kalau saat ini antum lebih sering melihat aktivitas politik mereka, tidak perlu heran dan curiga, karena memang hanya aktivitas itu saja yg terekam media. sedangkan aktivitas dakwah mereka di masyarakat dengan berbagai macam covernya seringkali luput dari perhatian.
    Perlu antum ketahui, strategi dakwah IM itu adalah bergerak secara vertikal dan horisontal. Bergerak secara vertikal memasuki lembaga/institusi pemerintahan, dan bergerak horisontal di tengah2 masyarakat dgn berbagai cover institusi dakwah.
    (2) Juga tidak benar jika dikatakan IM tidak memusuhi ahli bid’ah. Pendekatan dakwah mereka kepada ahli bid’ah adalah dialog sehat, yg diawali dengan membangun komunikasi.
    Tentang bagaimana IM mensikapi bid’ah, silahkan perhatikan gagasan mereka berikut ini:
    “Setiap bid’ah dalam agama Allah yang tidak ada pijakannya tetapi dianggap baik oleh hawa nafsu manusia, baik berupa penambahan maupun pengurangan, adalah kesesatan yang wajib diperangi dan dihancurkan dengan menggunakan sarana yang sebaik-baiknya, yang tidak justru menimbulkan bid’ah lain yang lebih parah”
    Wallahu a’lam…
     

  • #indra
    Bab-bab seputar syirik kenapa ndak ada mas?
    apa peran IM di negeri ini utk memberantas kemusyrikan yang berceceran di mana-mana setelah IM berkuasa di berbagai lembaga dan institusi pemerintahan mas? apakah tauhid hanya utk dataran teoritas, tidak untuk dipraktekkan? Jika benar demikian, bisakah dikatakan mendakwahkan tauhid?
    Ingat tidak bagaimana sikap petinggi IM di negeri ini terhadap ahmadiyyah, ahli bid’ah kekafiran?
    http://nahimunkar.com/3516/amin-djamaluddin-biasa-pks-memang-begitu/

  • Ana dulu juga ikut liqo PKS. Tp kemudian keluar alhamdulillah Allah memberi hidayah mengikuti jejak para salafushshalih. Untuk yang masih ragu, bisa ikut forum di yahoogroups, assunnah. Silakan ketik kata “liqo” atau “PKS”, disana antum2 yang masih ragu, insyaAllah wa bittaufiq minallah, akan segera membuka mata antum dan menyadari bahayanya gerakan ini.

  • Indra 7 years ago

     
    Ustadz…judul materi yang ana sebutkan di web antum ini belum semuanya, baru sebagian. Bahasan tentang syirik terdapat dalam materi: Bahaya menyekutukan Allah. Salah satu rujukannya adalah Kitab Tauhid, Syaikh Muhammad At-tamimi. Bahasan tentang syirik juga terdapat dalam bahasan bidang studi tafsir dan hadits.
    IM melakukan pemberantasan kemusyrikan melalui upaya pembinaan masyarakat luas sebagaimana antum dkk melakukannya. Mereka pun berusaha melakukannya melalui institusi/lembaga politik/pemerintahan pun, sebagai contoh dalam kasus Ahmadiyah:
    Tentang sikap mereka terhadap ahmadiyah lihat: http://harakatuna.wordpress.com/2011/02/10/bayan-dsp-pks-tentang-ahmadiyah-1429-2008/
    Tentang upaya mempersempit gerak ahmadiyah lihat: http://www.suara-islam.com/news/berita/nasional/2040-jawa-barat-resmi-keluarkan-pergup-pelarangan-ahmadiyah
    Apa yang mereka lakukan mungkin belum seberapa. Meskipun begitu tetap harus dihargai, dan hal itu tidak seharusnya  menyebabkan antum meresa berhak bersikap su’udzan. Mereka sedang bekerja. Mereka sedang melangkah. Mereka sedang memperkuat diri agar dapat berbuat lebih banyak.
    Ketika datang berita negatif tentang saudara sesama muslim, sikap pertama yg seharusnya muncul adalah mengumpulkan berita secara utuh seraya bersikap husnudzan.
    Sekarang ana ingin bertanya kepada antum, apa peran antum dkk dalam memberantas kemusyrikan yang berceceran dimana-mana?

  • #indra
    Bayan Dewan Syariah itu dikeluarkan pada tahun 2008 sedang sikap sang petinggi muncul beberapa tahun setelah itu maka dalam hal ini beberapa kemungkinan:
    Sang petinggi tidak tahu atau tidak mau mengamalkan isi bayan atau
    Sang petinggi men-naskh bayan Dewan Syariah atau
    Di sinilah berlaku kaedah penting persatuan ala IM ‘kita saling toleran dalam hal yang diperselisihkan’ meski perselisihan itu terkait masalah ahmadiyah yang penting menerima IM sebagai wadah perjuangan.
    Lalu bagaimana memaknai pencalonan tokoh Ahmadiyah sebagai wali kota yang tentu saja dengan persetujuan para petinggi.
    Setiap orang yang punya sumbangsih dalam kebaikan patut untuk kita hargai. oleh karena itu kita katakan semoga Allah memberikan balasan yang lebih kepada semua pihak yang berperan untuk mempersempit gerak ahmadiyah. Semoga ini bukan bentuk nyata kaedah ‘saling toleran dalam hal yang diperselisihkan’.
    Nabi memerintahkan untuk mengubah kemunkaran sebatas kemampuan masing-masing. Yang punya kuasa tentu kewajibannya adalah menggunakan kekuasaan. lain halnya dengan yang tidak punya kekuasaan tapi bisa ngomong tentu kewajibannya adalah dengan omongan.

  • maulana yusuf al-kandahlawi 7 years ago

    to ustadz, sampean muslim????????????????

  • #maulana
    Maksud anda, anda ingin memvonis saya sebagai orang kafir? Pembatal iman apa yang saya lakukan, mas?

  • salut buat ustad aris yg begitu tlatennya menjawab koment2…..
    walaupun komentx kurang etis..
    semangat ustad…..

  • abu aisyah 7 years ago

    ya Alloh bukalah mata hati saudara indra di atas….sudah berpuluh2 para ulama sunnah menejalaskan penyimpangan IM, semoga Alloh memberi hidayah buat mas saudara indra hidayah sunnah dan menempuh manhaj salaf bukan manhaj IM ….kabulkanlah Ya Alloh ..do’a ini tulus ana tujukan buat suadara Indra
     

  • susah stadz kalo udah taklid. jeleknya firqoh… apa kata jamaahnya kebenaran. akhirnya nyalonin ahmadiyah jd wakil walikota dicari-cari pembenarannya, padahal udah jelas sikap Nabi dan para Sahabat terhadap orang-orang yang ngaku nabi baru dan pengikutnya.

  • mantaaan IM 6 years ago

    alhamdulilah saya sudah keluar dari IM

  • usri ami 6 years ago

    Baarakallahu fiik, yaa Ustadz..
    Jazaakallohu khairan

  • Isa Ismet K 5 years ago

    فإذا استقاموا على الحق وعلى توحيد الله، والإخلاص له، واتباع رسول الله صلى الله عليه وسلم قولاً وعملاً وعقيدة، فالأسماء لا تضرهم، لكن عليهم أن يتقوا الله، وأن يصدقوا في ذلك، وإذا تسمى بعضهم بأنصار السنة، وتسمى بعضهم بالسلفيين، أو بالإخوان المسلمين، أو تسمى بعضهم بجماعة كذا

    jika mereka istiqamah atas Al-Haq & atas TauhiduLLAAH & Ikhlas kepada-NYA & mengikuti RasuluLLAAH SAW perkataan, perbuatan & aqidah maka NAMA APAPUN TIDAK MENJADI MASALAH. Tetapi wajib bagi mereka bertaqwa kepada ALLAAH SWT & benar dalam ketaqwaannya, ADAPUN SEKALI LAGI BAHWA SEBAGIAN MEREKA DISEBUT ANSHARUS-SUNNAH DAN SEBAGIAN LAGI DINAMAKAN AS-SALAFIYYUN ATAU DINAMAKAN AL-IKHWAN AL-MUSLIMUN atau disebut dengan nama Jama’ah anu, …

    http://www.binbaz.org.sa/mat/1931

  • @isa
    Lantas siapa diantara kelompok-kelompok tersebut yang tidak istiqomah dalam tauhid dan mengikuti Nabi?