<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Mengajar di Sekolah Bermasalah</title>
	<atom:link href="http://ustadzaris.com/mengajar-di-sekolah-bermasalah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ustadzaris.com/mengajar-di-sekolah-bermasalah</link>
	<description>Cukupkan Diri Dengan Ajaran Nabi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 10:03:02 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/mengajar-di-sekolah-bermasalah/comment-page-1#comment-344</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2009 05:55:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=395#comment-344</guid>
		<description>Untuk Iman
Coba tanyakan hal tersebut kepada ustadz yang lain.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Iman<br />
Coba tanyakan hal tersebut kepada ustadz yang lain.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: iman</title>
		<link>http://ustadzaris.com/mengajar-di-sekolah-bermasalah/comment-page-1#comment-338</link>
		<dc:creator>iman</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2009 01:34:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=395#comment-338</guid>
		<description>boleh ndak ustadz kalau kita melamar sebagai dosen atau guru di tempat kuliah yang berikhtilat misalnya dosen di fakultas kedokteran atau farmasi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>boleh ndak ustadz kalau kita melamar sebagai dosen atau guru di tempat kuliah yang berikhtilat misalnya dosen di fakultas kedokteran atau farmasi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/mengajar-di-sekolah-bermasalah/comment-page-1#comment-262</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2009 15:11:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=395#comment-262</guid>
		<description>Untuk Jarwo
Pada asalnya seharusnya sekolah semacam itu dijauhi jika kita telah tahu demikianlah keadaannya.
Akan tetapi, jawaban ini adalah penilaian yang bersifat umum sehingga tidak bisa diterapkan di semua kasus.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Jarwo<br />
Pada asalnya seharusnya sekolah semacam itu dijauhi jika kita telah tahu demikianlah keadaannya.<br />
Akan tetapi, jawaban ini adalah penilaian yang bersifat umum sehingga tidak bisa diterapkan di semua kasus.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Jarwo</title>
		<link>http://ustadzaris.com/mengajar-di-sekolah-bermasalah/comment-page-1#comment-218</link>
		<dc:creator>Jarwo</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2009 22:07:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=395#comment-218</guid>
		<description>Bagaimana jika kita belajar di tempat-tempat tersebut yaitu ponpes atau tempat kuliah yang guru-gurunya gado-gado???? Apa boleh juga????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana jika kita belajar di tempat-tempat tersebut yaitu ponpes atau tempat kuliah yang guru-gurunya gado-gado???? Apa boleh juga????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: satya ghazi</title>
		<link>http://ustadzaris.com/mengajar-di-sekolah-bermasalah/comment-page-1#comment-117</link>
		<dc:creator>satya ghazi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 04:49:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=395#comment-117</guid>
		<description>betul... saya kira penjelasan syaikh sudah sangat jelas dan rinci... baiknya kita membaca dengan kepala dingin dan sikap ilmiah jangan diiringi dengan sikap emosi, jazakallaoh ya ustadz atas penjelasannya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>betul&#8230; saya kira penjelasan syaikh sudah sangat jelas dan rinci&#8230; baiknya kita membaca dengan kepala dingin dan sikap ilmiah jangan diiringi dengan sikap emosi, jazakallaoh ya ustadz atas penjelasannya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/mengajar-di-sekolah-bermasalah/comment-page-1#comment-110</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2009 12:29:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=395#comment-110</guid>
		<description>Untuk Zaid,&quot;betapa banyak&quot; itu tidaklah berarti &quot;semua&quot;. Sungguh termasuk perbuatan zalim memasukkan &quot;setiap orang&quot; atau &quot;semua orang&quot; dalam kolom &quot;betapa banyak&quot;.Sikap ini juga perlu dikoreksi dan diperbaiki. di samping bermudah-mudah dalam ini juga patut diperbaiki.
tolong baca artikel di atas dengan baik! ada syarat yang harus dipenuhi terkait masalah yang dibahas dalam artikel di atas.
perlu juga diingat, target nahi munkar tidak mesti harus berupa hilangnya kemunkaran secara total. termasuk nahi mungkar yang terpuji adalah mengurangi kuantitas dan atau kualitas kemungkaran yang diperbaiki.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Zaid,&#8221;betapa banyak&#8221; itu tidaklah berarti &#8220;semua&#8221;. Sungguh termasuk perbuatan zalim memasukkan &#8220;setiap orang&#8221; atau &#8220;semua orang&#8221; dalam kolom &#8220;betapa banyak&#8221;.Sikap ini juga perlu dikoreksi dan diperbaiki. di samping bermudah-mudah dalam ini juga patut diperbaiki.<br />
tolong baca artikel di atas dengan baik! ada syarat yang harus dipenuhi terkait masalah yang dibahas dalam artikel di atas.<br />
perlu juga diingat, target nahi munkar tidak mesti harus berupa hilangnya kemunkaran secara total. termasuk nahi mungkar yang terpuji adalah mengurangi kuantitas dan atau kualitas kemungkaran yang diperbaiki.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Zaid</title>
		<link>http://ustadzaris.com/mengajar-di-sekolah-bermasalah/comment-page-1#comment-108</link>
		<dc:creator>Zaid</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2009 05:22:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=395#comment-108</guid>
		<description>Betapa bnyk mereka yg ingin “memperbaiki“ dari dalam malah mereka yang terkena fitnah sedikit demi sedikit thd agama mrk.snggh ujian trhdp dunia seseorang lebih baik drpd fitnah yg mnmpa agama mrk.seorg mu&#039;min akan terus ditimpa dgn kekurangan harta,lapar dll shg brtmu dgn Allah tnp mmbw dosa</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Betapa bnyk mereka yg ingin “memperbaiki“ dari dalam malah mereka yang terkena fitnah sedikit demi sedikit thd agama mrk.snggh ujian trhdp dunia seseorang lebih baik drpd fitnah yg mnmpa agama mrk.seorg mu&#8217;min akan terus ditimpa dgn kekurangan harta,lapar dll shg brtmu dgn Allah tnp mmbw dosa</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: wawan</title>
		<link>http://ustadzaris.com/mengajar-di-sekolah-bermasalah/comment-page-1#comment-105</link>
		<dc:creator>wawan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jul 2009 02:33:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=395#comment-105</guid>
		<description>Ana jadi teringat dengan teman ana yang dulunya mengajar di sebuah SD-IT. Setelah ia mengenal sunnah dan melihat beberapa &quot;penyimpangan&quot; dalam kurikulum sekolah tersebut ia memutuskan berhenti. Sebelum berhenti ia berkonsultasi dengan ana, ana sarankan agar jangan terburu-buru mengambil sikap, karena keberadaannya di sekolah tersebut justru bisa mengurangi &quot;efek buruk&quot; dari kurikulum tersebut. Namun ia tidak perduli dan tetap memutuskan berhenti. Akhirnya sekarang ia menganggur, dan keadaannya sekarang ternyata bertambah buruk dibanding waktu ia bekerja. Sekarang ia berubah menjadi mudah emosi, &quot;dikucilkan&quot; di lingkungan keluarganya karena menganggur, dan yang paling ana khawatirkan jangan sampai ia terkena &quot;futur sydrome&quot;. 
Memang betul kata ulama : Jika bertemu 2 keburukan pilihlah keburukan yang paling ringan. Allahu musta&#039;an...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ana jadi teringat dengan teman ana yang dulunya mengajar di sebuah SD-IT. Setelah ia mengenal sunnah dan melihat beberapa &#8220;penyimpangan&#8221; dalam kurikulum sekolah tersebut ia memutuskan berhenti. Sebelum berhenti ia berkonsultasi dengan ana, ana sarankan agar jangan terburu-buru mengambil sikap, karena keberadaannya di sekolah tersebut justru bisa mengurangi &#8220;efek buruk&#8221; dari kurikulum tersebut. Namun ia tidak perduli dan tetap memutuskan berhenti. Akhirnya sekarang ia menganggur, dan keadaannya sekarang ternyata bertambah buruk dibanding waktu ia bekerja. Sekarang ia berubah menjadi mudah emosi, &#8220;dikucilkan&#8221; di lingkungan keluarganya karena menganggur, dan yang paling ana khawatirkan jangan sampai ia terkena &#8220;futur sydrome&#8221;.<br />
Memang betul kata ulama : Jika bertemu 2 keburukan pilihlah keburukan yang paling ringan. Allahu musta&#8217;an&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.681 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-02-07 18:04:08 -->

