حكم استخدام شبكات الانترنت اللاسلكي المفتوحة بدون إذن أصحابها
Hukum menggunakan hot spot internet tanpa seizin pemiliknya
اسم المفتي: فضيلة الشيخ وحيـد عبدالسلام بالـي
Fatwa Syaikh Wahid Abdus Salam Bali
السؤال كامل : شيخنا الغالي أنا صيدلي مصري مقيم بمكة شرفها الله وعندي جهاز كمبيوتر محمول
Pertanyaan, “Aku adalah seorang apoteker dari Mesir yang sekarang tinggal di Mekkah. Aku punya notebook (baca:laptop)
وتوجد شبكات انترنت مفتوحة فيتمكن الجهاز من الدخول علي الإنترنت من خلالها لأستفيد من الإنترنت فيما أحل الله من متابعتكم والاطلاع علي الصحف اليومية .
Di dekat aku tinggal terdapat hotspot internet sehingga aku bisa berselancar di dunia maya dengan memanfaatkan hotspot tersebut. Aku berinternet hanya untuk hal-hal yang Allah halalkan yaitu mengikuti situs anda dan membaca-baca koran harian.
فهل حرام علي أن استخدم هذه الشبكات بدون إذن أصحابها
Apakah haram bagiku untuk memanfaatkan hotspot tersebut tanpa seizin pemiliknya?
فنحن لا نعلمهم وفي حد علمي أنهم لو يمانعون لقاموا بإغلاقها بأرقام سرية .
Kami tidak memberi tahu pemiliki hotspot bahwa kami ikut mengakses internet dengan memanfaatkan hotspot tersebut. Sebatas pengetahuan kami seandainya pemilik hotspot melarang hal tersebut tentu dia telah mem-protect hotspot-nya dengan memakai password.
فما الحكم فيها إذاً ؟
Jadi hukumnya bagaimana?
وعذراً علي الإطالة وسددكم الله وأعانكم علي هذا الجهد الكبير في نشر العلم والإعانة عليه والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Maaf pertanyaannya terlalu panjang. Moga Allah membimbing langkah-langkah Anda dan membantu Anda dalam jerih payah yang telah anda lakukan untuk menyebarkan dan memberi perhatian terhadap ilmu agama.
وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته
إذا احتفظ هؤلاء بحق النشر ونحو ذلك ينبغى للإنسان ألا يأخذ حقهم ولا ملكهم إلا بإذنهم
Jawaban Syaikh Wahid Abdus Salam Bali, “Jika pemilik hot spot itu tidak menginginkan adanya orang lain yang mengakses internet menggunakan hotspotnya maka selayaknya kita tidak mengambil hak miliknya kecuali dengan seizinya.
ولذلك فنحن نقول لأخينا الكريم ينبغى أن تستأذن لا سيما إذا كان هؤلاء مسلمين
Oleh karena itu, kami sampaikan kepada Anda agar meminta izin terlebih dahulu apalagi jika pemilik hotspot tersebut adalah seorang muslim
لقول النبى صلى الله عليه وسلم ((لا يحق مال إمرئ مسلم إلا بطيب نفس منه))
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Tidak boleh mengambil harta seorang muslim kecuali dengan kerelaan hatinya”
ويقول عليه الصلاة والسلام((كل المسلم على المسلم حرام دمه وماله وعرضه
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Darah, harta dan kehormatan seorang muslim itu haram diganggu”.
Sumber: http://www.waheedbaly.com/amr/play-12709.html
Artikel www.ustadzaris.com
Popularity: 2% [?]




bolehkah ana ijin copy artikel ini untuk di share ke temen2-??
Assalamu’alaikum.
kalo di kantor gimana ustadz…?
kan fasilitas juga :)
<- pengguna gratisan
#ismi
Silahkan, sebarkan seluas-luasnya
#mas eko
Haram hukumnya menggunakan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi
klo dikantor, dimana ada kontrak internet yang berapapun dipakai. kantor akan tetap bayar misal 1 milyar per tahun. bagaimana ustadz?
sementara terkadang di kantor tidak ada 1 pun pekerjaan.
apakah tetap tidak boleh meskipun untuk membaca artikel2 tentang agama islam seperti web yang dikelola orang yang bermanhaj salaf.
bagaimana solusi untuk orang tersebut.
jazaakallahu khoiron
Assalamu`alaikum
Seandainya ada area hot spot di kampus karana ada tulisan hot spot area atau WiFi area tertulis/tercantum di sana,bolehkah orang umum(bukan mahasiswa/karyawan/dosen kampus) menggunakan fasilitas tersebut untuk kepentingan pribadi?
#abu
Jika itu adalah perusahaan pribadi dan pemilik perusahaan membolehkan maka boleh. Jika itu perusahaan bukan pribadi dan tata tertib karyawan membolehkan hal tersebut maka boleh. Jika tidak maka tidak boleh.
#fahrul
Tidak boleh kecuali setelah dapat izin terlebih dahulu
Assalamu`alaikum
Ya bener ustadz, gak boleh. Namun kewajiban dari kantor juga bahwa kita wajib update informasi; dan itu penting ustadz. Insyaallah kalo email2an pribadi sih nggak. yang jelas baca berita;
Nah ini dia, disamping baca berita juga baca2 artikel keislaman dll untuk memperdalam ilmu; sembari lah istilahnya, begitu;
bukan untuk akses pribadi macam facebookan dsb; dan memang akses FB an dah ditutup kantor, he… begitu penjelasannya ustadz.
wassalam,
eko
Nukilan:
[ #fahrul
Tidak boleh kecuali setelah dapat izin terlebih dahulu ] –selesai nukilan
==
Afwan ustadz, apakah kita tdk mjdkan tulisan hot spot area atau WiFi area yang tertulis/tercantum di sana sebagai tanda kalo pemiliknya mengijinkan penggunaan? apalagi tdk ada pasword utk mengaksesnya? jika memang kebiasaan spt itu mrpkn hotspot yg free (tdk perlu ijin) bukankah ini masuk dalam kaedah al-aadah muhakkamah?
#ubuntu
Jika demikian ‘urf yang ada maka kaedah al ‘adah muhakkamah bisa dipakai
Assalmau`alaikum
Terima kasih atas batuan pertanyaannya untuk saudara ubuntu. Jazakallah
izin copas ya,ustadz.barokallohufiikum
Hm…berbagi pengalaman sj…
Sya pernah main ke FTUGM, terus di situ ada 7 AccessPoint (AP) yg terditeksi laptop, 6 terproteksi (diberi password) dan 1 lg tidak…sy lalu berinisiatif utk menggunakan yg 1 ini tanpa hrs minta izin kpd Admin’a, karena sudah jelas, ke-6 AP yang dikunci ‘diharomkan’ bg yg bkn mhsswa/i UGM, tapi yg 1 lg yang free access tsb tdk diproteksi, artinya tdk pernu minta izin..wong kalo ndak boleh di akses sdh barang tentu di password….:D
Sekedar sharing…
Ustadz berarti kalo di kantor akses internet di password tapi kita sudah minta izin sama yang punya password untuk menggunakan internet boleh ya?(kita dikasih tahu password nya oleh yg bersangkutan untuk buka internet.)
ustadz,
kalo download ceramah kajian dr kantor gimana? kebetulan kantor langganan internet unlimited dan aku sudah tanya ke bagian IT bahwa quota internet kantor unlimited dan gak ada larangan dari kantor bahwa kita jangan download ini dan itu. gimana mnrt ustadz?
jazaka Allah khair
#oni
Sarana kantor itu haram digunakan untuk kepentingan pribadi
#ahmad
Sarana kantor itu haram digunakan untuk kepentingan pribadi
Assalam alaikum ya ustads,
Di negara2 Arab, karyawan diberi banyak fasilitas, termasuk rumah, mobil, tunjangan kesehatan utk keluarga, bahkan tiket gratis ke luar negeri utk liburan bersama keluarga. Fasilitas kantor itu kan digunakan utk menunjang pekerjaan dan meningkatkan produktivitas pegawai.
Fasilitas internet ya kita gunakan utk cek email kantor & juga email pribadi karena susah kadang membedakan mana pekerjaan kantor & mana yg pribadi. Saya sendiri bekerja pakai laptop pribadi karena computer kantor masih pake monitor CRT yg bikin mata sakit. Kalo mata sakit, saya gak bisa kerja dan produktivitas rendah. Dan saya jg sering bawa pekerjaan kantor ke rumah utk ngejar deadline pekerjaan. Berarti haram jg dong memanfaatkan fasilitas pribadi utk pekerjaan kantor?
Bukankah kalo kita rajin dengar ceramah, iman kita kuat dan hasilnya kita gak korupsi dan semangat dan produktivitas meningkat insha Allah. Lantas bagaimana kalo pekerjaan kita itu juga ada kaitannya dg agama (bukankah segala aspek kehidupan itu diatur agama dan belajar dien itu wajib) sehingga mendownload ceramah itu jg bagian utk meningkatkan produktivitas kerja? Apakah masih haram juga?
Please ustadz, belajarlah dari sheikh Munajjid (islamqa.com) dalam memberi fatwa yakni dg menjelaskan persoalan secara gamblang agar umat Islam gak dianggap kurang intelek.
Jazakumullah khair
#ahmad
Jika anda memakai fasilitas milik pribadi, anda punya hak untuk meminta kompensasi dari kantor.
Kemampuan orang menjawab pertanyaan itu beda-beda. Jika anda ingin bertanya ke Syaikh Muhamad Shalih al Munajjid, silahkan saja via situs beliau.
ustadz yg dirahmati Allah. yang halal jelas, yang haram juga jelas. di tengah2nya itu subhat. perkara subhat itu sebaiknya dihindari, tapi mohon dalilnya kalo subhat sudah dihukumi haram.
kalo pegawai menggunakan internet kantor utk kepentingan pribadi dihukumi haram, berarti menggunakan internet di kampus2 atau di tempat umum (seperti di bandara atau mal) utk kepentingan pribadi juga haram dong. padahal akses internet gratis di tempat umum itu disediakan memang utk kepentingan dan kemajuan masyarakat agar mereka melek teknologi. internet di kantor jg disediakan utk kemaslahatan dan produktivitas pegawai.
#ahmad
Fasilitas internet di kampus, bandara dan mal akadnya adalah hadiah antara pemilik atau pembeli akses internet kepada mahasiswa atau masyarakat umum.
Sedangkan akses internet kantor pemerintah adalah sebagaimana mobil kantor. Tidak boleh (baca:haram) menggunakan mobil kantor untuk keperluan pribadi. Sebagaimana haram menggunakan spidol atau polpen kantor untuk kepentingan pribadi..
Anda mengqiyaskan dua hal yang beda.
ana kerja di warnet orang,ustadz. yang tentu saja full akses, selesai bersih2, kerja ini itu, saya facebook an, nge blog, dsb (kepentingan pribadi). dan tentu saja dengan melayani pengunjung. ketika bos tau saya facebookan/ngeblog dia membiarkannya tanpa menegur. apa itu diperbolehkan ustadz?
#abu
Lebih baik jika anda bilang secara langsung
Izin share ya Ustadz……terimakasih sblmnya