<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Khuruj bersama Jama&#8217;ah Tabligh</title>
	<atom:link href="http://ustadzaris.com/khuruj-bersama-jamaah-tabligh/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ustadzaris.com/khuruj-bersama-jamaah-tabligh</link>
	<description>Cukupkan Diri Dengan Ajaran Nabi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 10:03:02 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>Oleh: abdullah</title>
		<link>http://ustadzaris.com/khuruj-bersama-jamaah-tabligh/comment-page-3#comment-9690</link>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Nov 2011 03:39:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=522#comment-9690</guid>
		<description>&lt;cite&gt;masrudin&lt;/cite&gt;
....seperti ahli ahli hadis mereka menolak keotentikan kutubussittah mereka hanya mengakui bukhori muslim sebagai kitab yang shahih,....
-----------------------------
 
apakah @&lt;cite&gt;masrudin&lt;/cite&gt; ini engga baca, menelusuri situs2 salafy, dan banyak bertebaran dalil dari hadits2 di kutubussittah, krn ada banayk hadits shahih dari kitab2 tersebuyt ?? atau pura2 engga tau ?
adapun kitab shahih bukhori-muslim memang disepakati keshahihannya oleh kaum muslimin, namun tidak ada kesepakatan untuk kitab2 hadits selain keduanya. 

Al imam Alhafidz Al iraqi (gurunya Imam Ibn hajar Al Asqolani - penulis Bulughul Maram), mengarang kitab &lt;em&gt;Takhrij Ihya&lt;/em&gt; &#039;&lt;em&gt;Ulum&lt;/em&gt; al-Din nya Al-Ghozali, yang menerangkan betapa banyaknya hadits2 palsu di kitab Ihya&#039;,  LANTAS... apakah kita sebut Imam al Iraqi sebagai orang yg merasa benar sendiri dan suka menyalah2kan ulama&#039; generasi awal ? ataukah, sebagai rahmat beliau untuk mengingatkan umat dari bahaya hadits2 palsu ? 

dan aneh sekali kalau mengaitkan terorisme dengan ideologi salafy.
Adapun terorisme itu dengan faham pengkafiran kepada penguasa muslim itu diprakarsai oleh Sayyid Quthb tokoh ikhwanul muslim di awal2 berdirinya, lalu pemikirannya diikuti osama bin laden, dan di indonesia ini dianut oleh TRIO bom bali, YANG NOTABENE SUDAH BANYAK DIBANTAH DI MAJALAH2 SALAFy, bahwa mereka tidak berada di atas manhaj salaf.
 
kenapa kalian ini engga mengambil pelajaran dari pengikut2 JT yg sudah ruju&#039; ke manhaj salaf ? apakah saking kerasnya hati engga bisa membedakan kebenaran dan kebathilan ?


</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><cite>masrudin</cite><br />
&#8230;.seperti ahli ahli hadis mereka menolak keotentikan kutubussittah mereka hanya mengakui bukhori muslim sebagai kitab yang shahih,&#8230;.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
 <br />
apakah @<cite>masrudin</cite> ini engga baca, menelusuri situs2 salafy, dan banyak bertebaran dalil dari hadits2 di kutubussittah, krn ada banayk hadits shahih dari kitab2 tersebuyt ?? atau pura2 engga tau ?<br />
adapun kitab shahih bukhori-muslim memang disepakati keshahihannya oleh kaum muslimin, namun tidak ada kesepakatan untuk kitab2 hadits selain keduanya. </p>
<p>Al imam Alhafidz Al iraqi (gurunya Imam Ibn hajar Al Asqolani &#8211; penulis Bulughul Maram), mengarang kitab <em>Takhrij Ihya</em> &#8216;<em>Ulum</em> al-Din nya Al-Ghozali, yang menerangkan betapa banyaknya hadits2 palsu di kitab Ihya&#8217;,  LANTAS&#8230; apakah kita sebut Imam al Iraqi sebagai orang yg merasa benar sendiri dan suka menyalah2kan ulama&#8217; generasi awal ? ataukah, sebagai rahmat beliau untuk mengingatkan umat dari bahaya hadits2 palsu ? </p>
<p>dan aneh sekali kalau mengaitkan terorisme dengan ideologi salafy.<br />
Adapun terorisme itu dengan faham pengkafiran kepada penguasa muslim itu diprakarsai oleh Sayyid Quthb tokoh ikhwanul muslim di awal2 berdirinya, lalu pemikirannya diikuti osama bin laden, dan di indonesia ini dianut oleh TRIO bom bali, YANG NOTABENE SUDAH BANYAK DIBANTAH DI MAJALAH2 SALAFy, bahwa mereka tidak berada di atas manhaj salaf.<br />
 <br />
kenapa kalian ini engga mengambil pelajaran dari pengikut2 JT yg sudah ruju&#8217; ke manhaj salaf ? apakah saking kerasnya hati engga bisa membedakan kebenaran dan kebathilan ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: masrudin</title>
		<link>http://ustadzaris.com/khuruj-bersama-jamaah-tabligh/comment-page-3#comment-9624</link>
		<dc:creator>masrudin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Nov 2011 08:43:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=522#comment-9624</guid>
		<description>yang perlu diwaspadai umat islam adalah ajaran kaum salafi yang sempit dan picik,mereka menganggap bahwa hanya kelompok mereka saja yang akan selamat,sedangkan kelompok yanglain adalah sesat dan akan masuk neraka, seolah-olah agama dan surga itui adalah milikmereka sendiri,ulama-ulama mereka menentukan ini sesat itu sesat dan para salafiun itu  takliq buta kepada dedengkot-dedengkot mereka,mereka menganggap bahwa apa yang dikatakan oleh sehseh mereka adalah keneran yang final, mereka mengkritik tajam ulama-ulama yang salih dan berilmu seperti ahli ahli hadis mereka menolak keotentikan kutubussittah mereka hanya mengakui bukhori muslim sebagai kitab yang shahih,mereka menghina orang yang mengikuti mahzab dan menyerang ulama-ulama mahzah,mereka tidak mengikuti ulama salaf pada apa apa yang mestinya meraka ikuti dan akhirnya mereka membuat mahzab sendiri namanya  Assalafi,mereka adalah  kelompok yang terputus berkah keilmuanya dari manyoritas ulamaulama ahlisunnah awwalun ,kelompok ini mengalami banyak perpecahan dan membuat perpecahan umat diberbagai wilayah islam,terorisme dengan segala varianya sumbernya adalah idiologi salafi alwahaby,kita tidak tahu perkembangan  kedepanya boleh jadi Allah akan memberikan hidayah kepada mereka atau menghancurkan mereka  lewat kehancuran  kerajaan arab saudi yang selalu menjadi anak emasnya amerika di timur tengah,wallahua&#039;lam bissawwab
 </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yang perlu diwaspadai umat islam adalah ajaran kaum salafi yang sempit dan picik,mereka menganggap bahwa hanya kelompok mereka saja yang akan selamat,sedangkan kelompok yanglain adalah sesat dan akan masuk neraka, seolah-olah agama dan surga itui adalah milikmereka sendiri,ulama-ulama mereka menentukan ini sesat itu sesat dan para salafiun itu  takliq buta kepada dedengkot-dedengkot mereka,mereka menganggap bahwa apa yang dikatakan oleh sehseh mereka adalah keneran yang final, mereka mengkritik tajam ulama-ulama yang salih dan berilmu seperti ahli ahli hadis mereka menolak keotentikan kutubussittah mereka hanya mengakui bukhori muslim sebagai kitab yang shahih,mereka menghina orang yang mengikuti mahzab dan menyerang ulama-ulama mahzah,mereka tidak mengikuti ulama salaf pada apa apa yang mestinya meraka ikuti dan akhirnya mereka membuat mahzab sendiri namanya  Assalafi,mereka adalah  kelompok yang terputus berkah keilmuanya dari manyoritas ulamaulama ahlisunnah awwalun ,kelompok ini mengalami banyak perpecahan dan membuat perpecahan umat diberbagai wilayah islam,terorisme dengan segala varianya sumbernya adalah idiologi salafi alwahaby,kita tidak tahu perkembangan  kedepanya boleh jadi Allah akan memberikan hidayah kepada mereka atau menghancurkan mereka  lewat kehancuran  kerajaan arab saudi yang selalu menjadi anak emasnya amerika di timur tengah,wallahua&#8217;lam bissawwab<br />
 </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: abu asma'</title>
		<link>http://ustadzaris.com/khuruj-bersama-jamaah-tabligh/comment-page-3#comment-9467</link>
		<dc:creator>abu asma'</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Nov 2011 22:57:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=522#comment-9467</guid>
		<description>Untuk Nova
Khuruj utk istri tidak ada kewajiban, tapi itu suatu keperluan. Dan satahu saya tidak ada yang anda sebut semacam hipnotis utk menjadikan anak menurut, saya menduga saudara anda tidak menjelaskan dengan rinci. 
Ingat syetan bekerja pada kita semua agar kita menjadi berpecah belah hingga kita lalai tugas dan tanggung jawab kita sebagai hamba Alloh.
Saya telah ketemu Ulama-ulama di Jama&#039;ah Tabligh dan mereka tidak ada kesalahan dalam hal akidah. Saya juga ketemu dengan orang-orang awam dalam Jama&#039;ah Tabligh, mereka memang butuh pengajaran dari orang yg berilmu.
 </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Nova<br />
Khuruj utk istri tidak ada kewajiban, tapi itu suatu keperluan. Dan satahu saya tidak ada yang anda sebut semacam hipnotis utk menjadikan anak menurut, saya menduga saudara anda tidak menjelaskan dengan rinci.<br />
Ingat syetan bekerja pada kita semua agar kita menjadi berpecah belah hingga kita lalai tugas dan tanggung jawab kita sebagai hamba Alloh.<br />
Saya telah ketemu Ulama-ulama di Jama&#8217;ah Tabligh dan mereka tidak ada kesalahan dalam hal akidah. Saya juga ketemu dengan orang-orang awam dalam Jama&#8217;ah Tabligh, mereka memang butuh pengajaran dari orang yg berilmu.<br />
 </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: nova</title>
		<link>http://ustadzaris.com/khuruj-bersama-jamaah-tabligh/comment-page-3#comment-9441</link>
		<dc:creator>nova</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Oct 2011 14:57:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=522#comment-9441</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum Wr. Wb.

Sehubungan dengan kegiatan kuruj ini saya yang awam dengan JT ingin menanyakan kepada pak Ustad atau jemaah JT yang membaca blog ini, apakah seorang istri diwajibkan untuk mengikuti kuruj? Karena saya mempunyai adik perempuan yang mengikuti kegiatan kuruj 3 hari sedangkan di rumah masih ada 2 anak yang masih kecil- kecil ( umur 2 dan 4 tahun ).Yang terjadi adalah kedua keponakan saya itu dititipkan kepada sepasang suami istri jemaah JT juga. Kami sekeluarga shock mengetahui kejadian ini karena dirahasiakan, sebegitu pentingkah kuruj sehingga seorang ibu tega meninggalkan anak-anaknya. Jika sang suami yang pergi menjalankan kuruj kami tidak telalu peduli namun apakah wajib seorang istri ikut kuruj? Ataukah memang ada kuruj untuk wanita?
Dan satu fakta lagi yang membuat kami kaget, menurut pengakuan adik saya kedua keponakan kami yang masih balita ini telah diberikan kegiatan yang disebutkan adik saya sebagai hijab atau membuat keponakan saya ini menjadi tidak rewel dan menurut kepada rekan JT yang menjaganya. Apakah kegiatan ini ada dalam JT? Masya Allah bukankah ini sama saja dengan hipnoptis/ guna-guna? Saya berkesimpulan demikian karena sikap dan prilaku keponakan yang aneh menjadi tidak kenal dengan kami paman/bibinya.

Mohon pencerahannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum Wr. Wb.</p>
<p>Sehubungan dengan kegiatan kuruj ini saya yang awam dengan JT ingin menanyakan kepada pak Ustad atau jemaah JT yang membaca blog ini, apakah seorang istri diwajibkan untuk mengikuti kuruj? Karena saya mempunyai adik perempuan yang mengikuti kegiatan kuruj 3 hari sedangkan di rumah masih ada 2 anak yang masih kecil- kecil ( umur 2 dan 4 tahun ).Yang terjadi adalah kedua keponakan saya itu dititipkan kepada sepasang suami istri jemaah JT juga. Kami sekeluarga shock mengetahui kejadian ini karena dirahasiakan, sebegitu pentingkah kuruj sehingga seorang ibu tega meninggalkan anak-anaknya. Jika sang suami yang pergi menjalankan kuruj kami tidak telalu peduli namun apakah wajib seorang istri ikut kuruj? Ataukah memang ada kuruj untuk wanita?<br />
Dan satu fakta lagi yang membuat kami kaget, menurut pengakuan adik saya kedua keponakan kami yang masih balita ini telah diberikan kegiatan yang disebutkan adik saya sebagai hijab atau membuat keponakan saya ini menjadi tidak rewel dan menurut kepada rekan JT yang menjaganya. Apakah kegiatan ini ada dalam JT? Masya Allah bukankah ini sama saja dengan hipnoptis/ guna-guna? Saya berkesimpulan demikian karena sikap dan prilaku keponakan yang aneh menjadi tidak kenal dengan kami paman/bibinya.</p>
<p>Mohon pencerahannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Hidayat</title>
		<link>http://ustadzaris.com/khuruj-bersama-jamaah-tabligh/comment-page-3#comment-9257</link>
		<dc:creator>Hidayat</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Oct 2011 01:56:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=522#comment-9257</guid>
		<description>orang2 JT tanpa ilmu ???
Perlu diketahui bahwa ikhwan yang aktif di JT terdiri dari orang yang beragam termasuk di dalamnya terkait dengan KEILMUAN, jadi jangan diambil kesimpulan dari 1 - 2 orang kasus yang ketemu dengan antum
Lagipula, apakah hakikat ilmu itu ? apakah abu jahal tidak memiliki ilmu/pengetahuan tentang Islam ? apakah orang yang memiliki ilmu dalam arti pengetahuan tentang Islam dijamin selamat dunia akhirat ? 
maaf saya tdk bermaksud menyepelekan ilmu, tapi mari kita fahami secara benar apa itu ilmu dalam konteks islam. Dan coba kita renungkan maksud SUrat Al-Jumuah ayat 2 tentang tugas rasul, apa yang dilakukan sebelum mengkaji ilmu kitab....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>orang2 JT tanpa ilmu ???<br />
Perlu diketahui bahwa ikhwan yang aktif di JT terdiri dari orang yang beragam termasuk di dalamnya terkait dengan KEILMUAN, jadi jangan diambil kesimpulan dari 1 &#8211; 2 orang kasus yang ketemu dengan antum<br />
Lagipula, apakah hakikat ilmu itu ? apakah abu jahal tidak memiliki ilmu/pengetahuan tentang Islam ? apakah orang yang memiliki ilmu dalam arti pengetahuan tentang Islam dijamin selamat dunia akhirat ?<br />
maaf saya tdk bermaksud menyepelekan ilmu, tapi mari kita fahami secara benar apa itu ilmu dalam konteks islam. Dan coba kita renungkan maksud SUrat Al-Jumuah ayat 2 tentang tugas rasul, apa yang dilakukan sebelum mengkaji ilmu kitab&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Hidayat</title>
		<link>http://ustadzaris.com/khuruj-bersama-jamaah-tabligh/comment-page-3#comment-9251</link>
		<dc:creator>Hidayat</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Oct 2011 01:23:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=522#comment-9251</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum wr. wb.
Melalui forum ini ijinkan saya menyampaikan apa2 yang saya ketahui tentang jamaah tabligh.
Da&#039;wah yang dilakukan oleh jamaah tabigh dari 2 (dua) bagian yaitu da&#039;wah maqami (di tempat kita) dan da&#039;wah intiqali (keluar dari kampung kita, ini yang antum kenal dengan istilah khuruj)
Kalau kita lihat sejarah da&#039;wah Nabi saw. maka Beliau melakukan da&#039;wah Maqami yaitu di mekkah terhadap penduduk mekah dan kabilah-kabilah yang datang ke Mekkah, kemudian nabi saw juga melaksanakan da&#039;wah ke Thaif untuk mengajak masuk islam bagi orang2 di luar Makkah. Pada periode Madinah kegiatan da&#039;wah Maqami dan Intiqali juga dilakukan oleh nabi dan para sahabat nabi saw. Dimana berbagai rombongan telah dikirim ke seluruh alam untuk menyebarkan Islam. Jadi da&#039;wah maqami dan intiqali (khuruj) adalah metode da&#039;wah yang dilakukan oleh nabi saw. dan para sahabatnya.
Adapun mengenai waktunya di dalam Al-qur&#039;an memang idak ada ktentuan mengenai 3 hari, 40 hari maupun 4 bulan, yang ada adalah &quot;Keluarlah kamu dalam keadaan lapang maupun dalam keadaan sempit ......&quot; jadi perintah qur&#039;an sebenarnya adalah seluruh waktu kita tatkala perjuangan da&#039;wah membutuhkan harta dan diri kita, adakah diantara kita yang sanggup ? 3 hari, 4o hari dan 4 bulan adalah suatu tertib untuk mencapai kesiapan sebagaimana dikehendaki dalam Al-Qur&#039;an yaitu kapan saja agama ini memerlukan kita untuk memperjuangkannya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum wr. wb.<br />
Melalui forum ini ijinkan saya menyampaikan apa2 yang saya ketahui tentang jamaah tabligh.<br />
Da&#8217;wah yang dilakukan oleh jamaah tabigh dari 2 (dua) bagian yaitu da&#8217;wah maqami (di tempat kita) dan da&#8217;wah intiqali (keluar dari kampung kita, ini yang antum kenal dengan istilah khuruj)<br />
Kalau kita lihat sejarah da&#8217;wah Nabi saw. maka Beliau melakukan da&#8217;wah Maqami yaitu di mekkah terhadap penduduk mekah dan kabilah-kabilah yang datang ke Mekkah, kemudian nabi saw juga melaksanakan da&#8217;wah ke Thaif untuk mengajak masuk islam bagi orang2 di luar Makkah. Pada periode Madinah kegiatan da&#8217;wah Maqami dan Intiqali juga dilakukan oleh nabi dan para sahabat nabi saw. Dimana berbagai rombongan telah dikirim ke seluruh alam untuk menyebarkan Islam. Jadi da&#8217;wah maqami dan intiqali (khuruj) adalah metode da&#8217;wah yang dilakukan oleh nabi saw. dan para sahabatnya.<br />
Adapun mengenai waktunya di dalam Al-qur&#8217;an memang idak ada ktentuan mengenai 3 hari, 40 hari maupun 4 bulan, yang ada adalah &#8220;Keluarlah kamu dalam keadaan lapang maupun dalam keadaan sempit &#8230;&#8230;&#8221; jadi perintah qur&#8217;an sebenarnya adalah seluruh waktu kita tatkala perjuangan da&#8217;wah membutuhkan harta dan diri kita, adakah diantara kita yang sanggup ? 3 hari, 4o hari dan 4 bulan adalah suatu tertib untuk mencapai kesiapan sebagaimana dikehendaki dalam Al-Qur&#8217;an yaitu kapan saja agama ini memerlukan kita untuk memperjuangkannya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ummihanif</title>
		<link>http://ustadzaris.com/khuruj-bersama-jamaah-tabligh/comment-page-3#comment-9223</link>
		<dc:creator>ummihanif</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Oct 2011 05:15:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=522#comment-9223</guid>
		<description>Masya Allah itulah Jt ,brp lama kami tertipu Jt …..harta kita hilang krn ditipu !!! bisa beli yg lebih bagus Insya Allah. TAPI JIKA DITIPU DALAM URUSAN AGAMA Subhanallah CELAKA selamanya naudzubillah mindzalk

Da’wah harus didahului dengan ilmu, karena siapa yang berda’wah tanpa ilmu maka ia akan lebih banyak merusak daripada memperbaiki. Oleh karena itu, sebelum berda’wah seorang da’i harus memiliki ilmu yang mapan. Dan tidaklah seseorang itu berkata tanpa didasari oleh ilmu, melainkan dia telah menggunakan ra’yunya dan nafs (perasaan)nya didalam berda’wah. 
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:Artinya: &lt;strong&gt;”Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (QS. al-Israa’: 36)&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;
Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam pun telah memperingatkan kaum muslimin atas munculnya da’i-da’i yang berada di pintu-pintu Neraka dan menyeru kaum muslimin dengan da’wahnya </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Masya Allah itulah Jt ,brp lama kami tertipu Jt …..harta kita hilang krn ditipu !!! bisa beli yg lebih bagus Insya Allah. TAPI JIKA DITIPU DALAM URUSAN AGAMA Subhanallah CELAKA selamanya naudzubillah mindzalk</p>
<p>Da’wah harus didahului dengan ilmu, karena siapa yang berda’wah tanpa ilmu maka ia akan lebih banyak merusak daripada memperbaiki. Oleh karena itu, sebelum berda’wah seorang da’i harus memiliki ilmu yang mapan. Dan tidaklah seseorang itu berkata tanpa didasari oleh ilmu, melainkan dia telah menggunakan ra’yunya dan nafs (perasaan)nya didalam berda’wah.<br />
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:Artinya: <strong>”Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (QS. al-Israa’: 36)</strong><strong></strong><br />
Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam pun telah memperingatkan kaum muslimin atas munculnya da’i-da’i yang berada di pintu-pintu Neraka dan menyeru kaum muslimin dengan da’wahnya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Abu Tuffail</title>
		<link>http://ustadzaris.com/khuruj-bersama-jamaah-tabligh/comment-page-3#comment-8638</link>
		<dc:creator>Abu Tuffail</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Sep 2011 14:48:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=522#comment-8638</guid>
		<description>saya punya teman orang jt jadi saya tanya ke dia Bid&#039;ah itu apa ya ?
dia jawab &quot;kalau dulu orang naik onta sekarang naik Sepeda Motor,mobil itulah Bid&#039;ah&quot; coba bayangkan bagaimana kita bisa menasehati orang2 seperti ini di samping Ngototnya Auzubillah, ada lagi teman saya seorang penyapu { tukang sapu } Masjid, saya tanya kenapa kamu gak ikut jt (sebab semua teman2nya ikut ) dia jawab &quot; aku pernah baca hadist Nabi Saw, tidak boleh Mengunjungi Masjid ( dalam rangka Ibadah ) selain 3 Maslid mereka itukan berdakwah mengunjungi masjid dari bogor ke jakarta, Bandung ke Samarinda tinggalnya pasti di Masjidkan gak di Hotel katanya pandai.ini cerita betulan terjadi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya punya teman orang jt jadi saya tanya ke dia Bid&#8217;ah itu apa ya ?<br />
dia jawab &#8220;kalau dulu orang naik onta sekarang naik Sepeda Motor,mobil itulah Bid&#8217;ah&#8221; coba bayangkan bagaimana kita bisa menasehati orang2 seperti ini di samping Ngototnya Auzubillah, ada lagi teman saya seorang penyapu { tukang sapu } Masjid, saya tanya kenapa kamu gak ikut jt (sebab semua teman2nya ikut ) dia jawab &#8221; aku pernah baca hadist Nabi Saw, tidak boleh Mengunjungi Masjid ( dalam rangka Ibadah ) selain 3 Maslid mereka itukan berdakwah mengunjungi masjid dari bogor ke jakarta, Bandung ke Samarinda tinggalnya pasti di Masjidkan gak di Hotel katanya pandai.ini cerita betulan terjadi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Tommi</title>
		<link>http://ustadzaris.com/khuruj-bersama-jamaah-tabligh/comment-page-3#comment-8584</link>
		<dc:creator>Tommi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Sep 2011 11:50:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=522#comment-8584</guid>
		<description>Hanya sekedar modal ghiroh saja tanpa disertai ilmu yg memadai tidak akan membuat hasil dakwah menjadi baik, malah kerusakan yg timbul akan lebih besar dan lebih parah.
 
@akhi dhaif,
makanya klo merasa ga berilmu ya belajar dulu atuh, gak malu apa sama org yg berilmu (baca: org salafy) dimana mereka justru mmpunyai ghiroh yg kuat untuk da’wah dilandasi dengan ilmu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hanya sekedar modal ghiroh saja tanpa disertai ilmu yg memadai tidak akan membuat hasil dakwah menjadi baik, malah kerusakan yg timbul akan lebih besar dan lebih parah.<br />
 <br />
@akhi dhaif,<br />
makanya klo merasa ga berilmu ya belajar dulu atuh, gak malu apa sama org yg berilmu (baca: org salafy) dimana mereka justru mmpunyai ghiroh yg kuat untuk da’wah dilandasi dengan ilmu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/khuruj-bersama-jamaah-tabligh/comment-page-3#comment-8571</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Sep 2011 01:44:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=522#comment-8571</guid>
		<description>#dhaif
Terima kasih anda telah mengakui bahwa orang JT itu tidak berilmu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#dhaif<br />
Terima kasih anda telah mengakui bahwa orang JT itu tidak berilmu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.538 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-02-07 17:59:33 -->

