<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Jual Beli via Internet</title>
	<atom:link href="http://ustadzaris.com/jual-beli-via-internet/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ustadzaris.com/jual-beli-via-internet</link>
	<description>Cukupkan Diri Dengan Ajaran Nabi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 May 2012 10:14:30 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>Oleh: ira</title>
		<link>http://ustadzaris.com/jual-beli-via-internet/comment-page-1#comment-8730</link>
		<dc:creator>ira</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Sep 2011 07:29:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1060#comment-8730</guid>
		<description>izin copy...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>izin copy&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/jual-beli-via-internet/comment-page-1#comment-8235</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Jul 2011 14:41:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1060#comment-8235</guid>
		<description>#abu
Tidak boleh jual beli emas jarak jauh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#abu<br />
Tidak boleh jual beli emas jarak jauh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: abu salsa</title>
		<link>http://ustadzaris.com/jual-beli-via-internet/comment-page-1#comment-8215</link>
		<dc:creator>abu salsa</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Jul 2011 06:16:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1060#comment-8215</guid>
		<description>Assalamu&#039;alikum warahatullahi wabarakatuh,Ustadz,Bagaimana dengan&#160; transaksi jual beli emas. Setelah akad disetujui, si penjual kemudian mengirim emas tersebut lewat jasa pengiriman barang, karena sipembeli berada di luar kota. Bagaimana hukum nya ustadz?Jazaakallahu khayran</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alikum warahatullahi wabarakatuh,Ustadz,Bagaimana dengan&nbsp; transaksi jual beli emas. Setelah akad disetujui, si penjual kemudian mengirim emas tersebut lewat jasa pengiriman barang, karena sipembeli berada di luar kota. Bagaimana hukum nya ustadz?Jazaakallahu khayran</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/jual-beli-via-internet/comment-page-1#comment-6761</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Feb 2011 08:47:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1060#comment-6761</guid>
		<description>#abu
Anda berkewajiban untuk segera mengirimkan barang tersebut</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#abu<br />
Anda berkewajiban untuk segera mengirimkan barang tersebut</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Abu 'Abdillah</title>
		<link>http://ustadzaris.com/jual-beli-via-internet/comment-page-1#comment-6760</link>
		<dc:creator>Abu 'Abdillah</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Feb 2011 06:24:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1060#comment-6760</guid>
		<description>

bismillah..
assalamu&#039;alaykum warahmatullah..
barakallahu fiyk ya ustadz.. semoga Allah menjaga antum..
 
ana punya masalah jual beli..
 
ana memiliki sebuah harddisk.. suatu ketika ana sangat membutuhkan uang.. maka ana putuskan untuk menjual harddisk ana tersebut..
setelah menemukan calon pembeli yang tidak lain teman sekampus ana *sekarang sudah lulus* maka ana segera meminta uang pembayarannya, karena saat itu ana sangat butuh uang.. jadi harddisk tersebut ana jual dengan harga 250rb..
sebelumnya ana juga punya hutang sama dia, jadi dia hanya membayar sejumlah 150rb, karena dipotong 100rb dari hutang ana..
uang tersebut sudah ana terima.. barangnya nanti ana bawa, saat pertemuan kami di jakarta..
qadarallah, barang tersebut ana lupa bawa,, ana sudah minta maaf, dan ana janji mau kirim lewat pos atau jasa pengiriman barang lainnya..
qadarallah, barang tersebut tidak bisa dikirimkan lewat jasa pengiriman, karena tergolong bahan pecah, semisal handphone laptop, dll yang tidak bisa ditumpuk,,
jadi sekarang ana belum mengirimkan barang tersebut, karena kendala jasa pengiriman barang,,
ana berniat mengembalikan kembali uangnya sejumlah 250rb, setelah ana punya uang.. dan yang ini belum ana sampaikan kepada yang bersangkutan..
 
bagaimanakah hukum jual beli yang seperti ini ustadz?!
apakah ana harus kirim barangnya,, atau ana boleh mengembalikan uangnya?! padahal uangnya sudah langsung ana gunakan saat uangnya dikirim lalu..

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bismillah..<br />
assalamu&#8217;alaykum warahmatullah..<br />
barakallahu fiyk ya ustadz.. semoga Allah menjaga antum..<br />
 <br />
ana punya masalah jual beli..<br />
 <br />
ana memiliki sebuah harddisk.. suatu ketika ana sangat membutuhkan uang.. maka ana putuskan untuk menjual harddisk ana tersebut..<br />
setelah menemukan calon pembeli yang tidak lain teman sekampus ana *sekarang sudah lulus* maka ana segera meminta uang pembayarannya, karena saat itu ana sangat butuh uang.. jadi harddisk tersebut ana jual dengan harga 250rb..<br />
sebelumnya ana juga punya hutang sama dia, jadi dia hanya membayar sejumlah 150rb, karena dipotong 100rb dari hutang ana..<br />
uang tersebut sudah ana terima.. barangnya nanti ana bawa, saat pertemuan kami di jakarta..<br />
qadarallah, barang tersebut ana lupa bawa,, ana sudah minta maaf, dan ana janji mau kirim lewat pos atau jasa pengiriman barang lainnya..<br />
qadarallah, barang tersebut tidak bisa dikirimkan lewat jasa pengiriman, karena tergolong bahan pecah, semisal handphone laptop, dll yang tidak bisa ditumpuk,,<br />
jadi sekarang ana belum mengirimkan barang tersebut, karena kendala jasa pengiriman barang,,<br />
ana berniat mengembalikan kembali uangnya sejumlah 250rb, setelah ana punya uang.. dan yang ini belum ana sampaikan kepada yang bersangkutan..<br />
 <br />
bagaimanakah hukum jual beli yang seperti ini ustadz?!<br />
apakah ana harus kirim barangnya,, atau ana boleh mengembalikan uangnya?! padahal uangnya sudah langsung ana gunakan saat uangnya dikirim lalu..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/jual-beli-via-internet/comment-page-1#comment-5890</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Dec 2010 08:25:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1060#comment-5890</guid>
		<description>#noli
Jual beli yang boleh. Mediator dalam hal berperan sebagai wakil pemilik barang. Yang boleh mengadakan jual beli adalah pemilik barang atau wakil pemilik barang</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#noli<br />
Jual beli yang boleh. Mediator dalam hal berperan sebagai wakil pemilik barang. Yang boleh mengadakan jual beli adalah pemilik barang atau wakil pemilik barang</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: noli</title>
		<link>http://ustadzaris.com/jual-beli-via-internet/comment-page-1#comment-5878</link>
		<dc:creator>noli</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Dec 2010 00:30:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1060#comment-5878</guid>
		<description>bismillah. assalamu&#039;alaikum.
saya telah membaca link ustadz di web PM tentang mediator. disebutkan bahwa bolehnya mediator mendapatkan imbalan dari selisih harga baik yang ditentukan oleh pemilik barang atau ditentukan si mediator sendiri, asalkan diizinkan oleh si pemilik barang. bagaiamana jika kasusnya seperti ini, ustadz:
pemilik barang menitipkan dagangannya di sebuah warung. mediator/ pemilik warung tsb mendapatkan imbalan sesuai kesepakatan kedua pihak (seperti uraian di atas tadi). namun dalam hal ini mediator tidak membeli (memiliki) dagangan tersebut/ hanya dititipkan. jadi uang hasil penjualan yang nantinya didapat pemilik barang sesuai jumlah penjualan pada hari itu. jika dagangan habis dapat sekian, jika tidak habis dapat sekian serta mengambil kembali dagangan yang belum laku.
apakah jual beli semacam ini diperbolehkan? ataukah dilarang karena mediator menjual barang yang belum menjadi miliknya?
syukron atas jawabannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bismillah. assalamu&#8217;alaikum.<br />
saya telah membaca link ustadz di web PM tentang mediator. disebutkan bahwa bolehnya mediator mendapatkan imbalan dari selisih harga baik yang ditentukan oleh pemilik barang atau ditentukan si mediator sendiri, asalkan diizinkan oleh si pemilik barang. bagaiamana jika kasusnya seperti ini, ustadz:<br />
pemilik barang menitipkan dagangannya di sebuah warung. mediator/ pemilik warung tsb mendapatkan imbalan sesuai kesepakatan kedua pihak (seperti uraian di atas tadi). namun dalam hal ini mediator tidak membeli (memiliki) dagangan tersebut/ hanya dititipkan. jadi uang hasil penjualan yang nantinya didapat pemilik barang sesuai jumlah penjualan pada hari itu. jika dagangan habis dapat sekian, jika tidak habis dapat sekian serta mengambil kembali dagangan yang belum laku.<br />
apakah jual beli semacam ini diperbolehkan? ataukah dilarang karena mediator menjual barang yang belum menjadi miliknya?<br />
syukron atas jawabannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/jual-beli-via-internet/comment-page-1#comment-3689</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Jun 2010 16:52:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1060#comment-3689</guid>
		<description>untuk zahra
menurut pendapat yang paling kuat, nikahnya tidak sah. Wajib diulangi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk zahra<br />
menurut pendapat yang paling kuat, nikahnya tidak sah. Wajib diulangi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Az Zahra</title>
		<link>http://ustadzaris.com/jual-beli-via-internet/comment-page-1#comment-3678</link>
		<dc:creator>Az Zahra</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Jun 2010 09:08:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1060#comment-3678</guid>
		<description>sepupu saya menikah di korea selatan, saat akad nikah, yang menjadi wali dilakukan  melalui telepon... dg keluarga juga di sekelilingnya. apakah hukum akad nikah seperti itu? jika tidak sah, apa ia telah melakukan zina? krn sekarang sudah memiliki anak 2.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sepupu saya menikah di korea selatan, saat akad nikah, yang menjadi wali dilakukan  melalui telepon&#8230; dg keluarga juga di sekelilingnya. apakah hukum akad nikah seperti itu? jika tidak sah, apa ia telah melakukan zina? krn sekarang sudah memiliki anak 2.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/jual-beli-via-internet/comment-page-1#comment-2367</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Mar 2010 02:29:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1060#comment-2367</guid>
		<description>Untuk Bayu
Dalam jual beli emas harus langsung ada serah terima. Sebaiknya emasnya disimpan di rumah saja.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Bayu<br />
Dalam jual beli emas harus langsung ada serah terima. Sebaiknya emasnya disimpan di rumah saja.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.430 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-05-22 20:43:38 -->

