<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Hukum Pajak dan Bea Cukai (Fatwa Al Lajnah Ad Daimah)</title>
	<atom:link href="http://ustadzaris.com/hukum-pajak-dan-bea-cukai-fatwa-al-lajnah-ad-daimah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ustadzaris.com/hukum-pajak-dan-bea-cukai-fatwa-al-lajnah-ad-daimah</link>
	<description>Blog Ustadz Aris Munandar</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Jul 2010 10:34:43 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/hukum-pajak-dan-bea-cukai-fatwa-al-lajnah-ad-daimah/comment-page-1#comment-2223</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Feb 2010 14:29:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1266#comment-2223</guid>
		<description>Untuk Jamal
Tolong baca di sini:
http://pengusahamuslim.com/fatwa-perdagangan/tanya-jawab/649-tanya-jawab-hukum-pajak.html</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Jamal<br />
Tolong baca di sini:<br />
<a href="http://pengusahamuslim.com/fatwa-perdagangan/tanya-jawab/649-tanya-jawab-hukum-pajak.html" rel="nofollow">http://pengusahamuslim.com/fatwa-perdagangan/tanya-jawab/649-tanya-jawab-hukum-pajak.html</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: jamal</title>
		<link>http://ustadzaris.com/hukum-pajak-dan-bea-cukai-fatwa-al-lajnah-ad-daimah/comment-page-1#comment-2221</link>
		<dc:creator>jamal</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Feb 2010 08:25:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1266#comment-2221</guid>
		<description>Pak ustadz, ternyata masih banyak yang mengecam orang yang menyatakan pajak itu haram dengan dalih pajak adalah untuk kemakmuran rakyat. Bahkan mereka melecehkan islam dengan bertanya apa bisa ajaran Islam memakmurkan negara tanpa pajak. Saya mau tanya bagaimana cara-cara ISlam dalam memakmurkan negaranya? Apakah Brunei termasuk negara yang menjalankan hukum Islam dnegan kebebasan pajaknya?.. apakah orang-orang ISlam sudah mengadakan pertemuan-pertemuan semacam seminar untuk menyiarkan bahwa pajak adalah haram dan sudah saatnya cara-cara pajak non Islami di Indonesia dihentikan. Kalau tidak saya yakin Indonesia bisa semakin hancur karena sudah sangat jauh dari hukum Allah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak ustadz, ternyata masih banyak yang mengecam orang yang menyatakan pajak itu haram dengan dalih pajak adalah untuk kemakmuran rakyat. Bahkan mereka melecehkan islam dengan bertanya apa bisa ajaran Islam memakmurkan negara tanpa pajak. Saya mau tanya bagaimana cara-cara ISlam dalam memakmurkan negaranya? Apakah Brunei termasuk negara yang menjalankan hukum Islam dnegan kebebasan pajaknya?.. apakah orang-orang ISlam sudah mengadakan pertemuan-pertemuan semacam seminar untuk menyiarkan bahwa pajak adalah haram dan sudah saatnya cara-cara pajak non Islami di Indonesia dihentikan. Kalau tidak saya yakin Indonesia bisa semakin hancur karena sudah sangat jauh dari hukum Allah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: asyrop qomarudin</title>
		<link>http://ustadzaris.com/hukum-pajak-dan-bea-cukai-fatwa-al-lajnah-ad-daimah/comment-page-1#comment-2179</link>
		<dc:creator>asyrop qomarudin</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 00:52:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1266#comment-2179</guid>
		<description>mungkin pertanyaan saudara abdurrahman bisa menjadi jawaban bagi sebagian hizbiyun,&quot; bagaimana dakwah salaf mampu mengubah dunia ini?atau mendirikan negara islam?&quot; itulah jawabannya, dengan membuat setiap orang hijrah dari keburukan kepada kebaikan maka potongan potongan dari negara yang diimpikan akan terkumpul satu persatu. Maaf ustad ana hanya ingin menyumbang pendapat dangkal ana saja</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mungkin pertanyaan saudara abdurrahman bisa menjadi jawaban bagi sebagian hizbiyun,&#8221; bagaimana dakwah salaf mampu mengubah dunia ini?atau mendirikan negara islam?&#8221; itulah jawabannya, dengan membuat setiap orang hijrah dari keburukan kepada kebaikan maka potongan potongan dari negara yang diimpikan akan terkumpul satu persatu. Maaf ustad ana hanya ingin menyumbang pendapat dangkal ana saja</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/hukum-pajak-dan-bea-cukai-fatwa-al-lajnah-ad-daimah/comment-page-1#comment-2169</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 08:49:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1266#comment-2169</guid>
		<description>Untuk Abu
Tolong baca:
http://abiubaidah.com/menyoal-gaji-pegawai-negeri-pns.html/comment-page-1/#comment-939
http://ustadzaris.com/menyikapi-pajak-dengan-bijak</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Abu<br />
Tolong baca:<br />
<a href="http://abiubaidah.com/menyoal-gaji-pegawai-negeri-pns.html/comment-page-1/#comment-939" rel="nofollow">http://abiubaidah.com/menyoal-gaji-pegawai-negeri-pns.html/comment-page-1/#comment-939</a><br />
<a href="http://ustadzaris.com/menyikapi-pajak-dengan-bijak" rel="nofollow">http://ustadzaris.com/menyikapi-pajak-dengan-bijak</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/hukum-pajak-dan-bea-cukai-fatwa-al-lajnah-ad-daimah/comment-page-1#comment-2167</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 08:40:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1266#comment-2167</guid>
		<description>Untuk Abdurrahman
Dakwah itu ada dua macam
a. Ada yang mengekuti pesan sponsor, termasuk di dalamnya keinginan audiens.
b. Ada yang mendakwahkan kebenaran, ajaran al Qur&#039;an dan sunnah apa adanya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Abdurrahman<br />
Dakwah itu ada dua macam<br />
a. Ada yang mengekuti pesan sponsor, termasuk di dalamnya keinginan audiens.<br />
b. Ada yang mendakwahkan kebenaran, ajaran al Qur&#8217;an dan sunnah apa adanya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
