• Twitter
  • Facebook
  • RSS
Tegar Di Atas Sunnah
  • Depan
  • Download
    • E-Artikel
    • E-Kitab
    • Audio Kajian
  • Jadwal Kajian Rutin
  • Tanya Ustadz
  • Tentang Blog ini
  • Fiqih
  • Adab
  • Manhaj
  • Bimbingan Islam
  • Aqidah
  • Konsultasi
  • Kisah
  • Mu’amalah
  • Nasehat

You are here:

  • Home
  • Bimbingan Islam
  • Hukum Lomba Memasak

Hukum Lomba Memasak

15 Mei, 2012

By: Ustadz Aris

category: Bimbingan Islam

255 11

 عن عِكْرِمَةَ يَقُولُ كَانَ ابْنُ عَبَّاسٍ رَضِىَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُ : إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- نَهَى عَنْ طَعَامِ الْمُتَبَارِيَيْنِ أَنْ يُؤْكَلَ.

Dari Ikrimah, Ibnu Abbas mengatakan, “Sesungguhnya Nabi melarang untuk memakan makanan yang dimasak oleh dua orang yang berlomba” [HR Abu Daud no 3754, dinilai shahih oleh al Albani].

المتباريان : المتعارضان بفعلهما ليعجز أحدهما الآخر بصنيعه وكرهه لما فيه من رياء

Ada yang memberi penjelasan, “Yang dimaksud dengan dua orang yang berlomba adalah dua orang yang saling mengalahkan. Nabi melarang memakan makanan yang mereka masak karena adanya unsur pamer dalam masakan mereka berdua”.

عن فاطمة بنت حسين أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : « إن من شرار أمتي الذين غذوا بالنعيم ، الذين يطلبون ألوان الطعام ، وألوان الثياب ، يتشادقون بالكلام »

Dari Fathimah binti Husain, Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya sejelek jelek umatku adalah suatu generasi yang tumbuh besar dalam kemewahan, mencari beraneka ragam jenis makanan dan beraneka macam mode pakaian serta sombong dalam berbicara” [HR Ahmad dalam az Zuhd no 408, al Albani menilai sanadnya berkualitas order viagra jayyid namun mursal sedangkan kesimpulan akhir untuk status haditsnya adalah hasan li ghairihi, Silsilah Shahihah no 1891]

7512 -حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بن مُحَمَّدِ بن عِرْقٍ الْحِمْصِيُّ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بن حَفْصٍ الأَوْصَابِيُّ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بن حِمْيَرٍ، حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بن أَبِي مَرْيَمَ، عَنْ حَبِيبِ بن عُبَيْدٍ،

generic viagra

عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ:”سَيَكُونُ رِجَالٌ مِنْ أُمَّتِي يَأْكُلُونَ أَلْوَانَ الطَّعَامِ، وَيَشْرَبُونَ أَلْوَانَ الشَّرَابِ، وَيُلْبِسُونَ أَلْوَانَ اللِّبَاسِ، وَيَتَشَدَّقَونَ فِي الْكَلامِ، أُولَئِكَ شِرَارُ أُمَّتِي”.

Dari Abu Umamah, Rasulullah bersabda, “Ada sekelompok orang dari umatku yang memakan berbagai macam makanan, minum berbagai macam minuman, memakai berbagai mode pakaian dan sombong dalam berbicara mereka adalah sejahat jahat umatku” [HR Thabrani dalam Mu'jam Kabir no 7512, hasan li ghairihi].

    • Tweet

    About the Author

    Ustadz Aris

    ustadzaris.com

    aris.munandar.jogja@gmail.com

    Tags: hari kartini, lomba memasak

    B

    Rating

    • 255views
    • 11comments

    Subscribe

    Subscribe to comments

    recommend to friends

    Recent Posts

    Adab, Nasehat

    Keutamaan Ngaji Live Via Internet

    14 Mei, 2013

    127

    Bimbingan Islam, Manhaj

    Mengenal Taklid

    11 Mei, 2013

    205

    Nasehat

    Tundukan Pandangan Terhadap Empat Hal

    23 April, 2013

    764

    Adab, Fiqih

    Adab Makan di Rumah Teman

    10 April, 2013

    889

    11 Comments

      abu zulfa

      Mei 15, 2012, 7:11 am

      kesimpulannya ustadz ?

      Ummu Wahida

      Mei 15, 2012, 8:03 am

      Astaghfirulloh… begitu y, baru tahu sekarang, sangat bermanfaat. Pada tulisan diatas “dua orang yang salih mengalahkan” maksudnya gimana ust?

      ustadzaris

      Mei 15, 2012, 8:24 am

      #ummu
      Itu salah ketik bu, maksudnya ‘saling mengalahkan’.

      Ikhsan ND

      Mei 15, 2012, 9:56 am

      Barakallahu fiyk..
      MaysaAllah…baru tahu..
      Wallahi, hadist ini jika disampaikan langsung kpd orang2 awwam, bisa diperkirakan 98% akan menolak, terlebih lagi ibu-ibu yg gemar dgn acara-acara lomba masak memasak yg saling mengkritik makanan-makanan yg dibuat dgn saling berlomba.
      Allahu musta’an…

      ummu aisyah albatami

      Mei 15, 2012, 11:21 am

      Bismillah,

      Ustadz di sebuah Grup di facebook selama ini rutin mengadakan sebuah kegiatan yakni Tantangan memasak. Kegiatan yang selama ini berjalan adalah peserta memasak sesuatu, kemudian mengambil foto masakannya, lalu mengunggah foto tersebut ke grup disertai resep. Dan di akhir kegiatan akan dilakukan penilaian, tanpa ada pemenang maupun hadiah.apakah yang seperti ini termasuk lomba seperti yang disebutkan dalam hadist tersebut ?

      jazaakumullah khairan katsiro

      ummu aisyah

      Mei 15, 2012, 5:04 pm

      bagaimana dengan hukum tantangan lomba di sebuah grup masak memasak di facebook,di mana yang di nilai dari menarik tidaknya picture,bahan yang tersedia dan jumlah tanda suka ataupun komentar di gambar tersebut,tanpa kita mencoba hasil masakannya,apakah masuk dalam hadits di atas ustadz..?jazakallahu khairan…

      evan al bumiyawi

      Mei 16, 2012, 4:08 pm

      betul akh ikhsan…barangkali di awal2 akan banyak yang menolak..ya itulah gambaran iman seseorang…terkadang ia menerima sebagian ayat atau hadits shahih (jika sesuai dengan hawa nafsunya), lalu ia menolak sebagian (yang tidak sesuai dengan hawa nafsunya)…padahal sikap seorang mukmin sejati adalah ia menerima semua ayat dan hadits shahih, meski bertentangan dengan pendapatnya…sami’na wa atho’na..itulah sebuah sikap yang kini menjadi barang langka di akhir zaman ini…

      Ummu 'Ainayya Muthmainnah

      Mei 17, 2012, 6:54 am

      Assalamu ‘alaykum…barakallahufiik…
      Afwan ust, bagaimana jika disini sebenarnya bukan untuk pamer?, namun hanya bermaksud menantang ibu2 tuk pandai memasak???dengan memberikan 1 tantangan masakan, lagi pula tdk ada bentuk hadiah…, misalnya di FB ada grup memasak, kemudian admin membuat tantangan masakan, setelah itu anggota mengupload gambar masakanx, baik yg berhasil maupun yg gagal. Dalam hal ini sy berpikir itu bukan lomba. Allahu a’lam…bagaimana pendapat ust?
       

      ustadzaris

      Mei 24, 2012, 10:28 am

      #ummu
      saya nilai dalam hal tersebut terdapat unsur pamer alias riya yang wajib dijauhi.

      ummu Ahmad

      Jun 4, 2012, 11:08 am

      Assalamu’alaikum Wa Rahmatullahi Ustadz Aris Munandar…barakallahu feek ustadz….afwan apakah hal tsb diatas hanya utk lomba memasak saja….Apakah lomba2 yang lain seperti lomba adzan, lomba membaca alqur’an, dll termasuk dlm kategori riya…karena ana sangat takut sekali utk ana sendiri dan keluarga ana berpartisipasi dlm acara2 lomba tsb, bukan krn tdk mampu akan tetapi hanya ingin mengharap rewards dari ALLAH AZZA WA JALLA…..Apakah sikap ana ini salah ustadz…..jazakallahu khairan……

      ustadzaris

      Jul 28, 2012, 10:17 pm

      #ummu
      Diperbolehkan mengikuti lomba hafalan alquran karena dia adalah bagian dari jihad dengan ilmu.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked. *

    Name*

    E-mail*

    Website

    Comment

    Cancel reply

    Video Ustadz

    Artikel Populer

    Hitam di Dahi Perlu Diwaspadai

    10 August, 2009

    • 1498
    • 208
    jamaah

    Khuruj bersama Jama'ah Tabligh

    12 August, 2009

    • 1210
    • 168

    Pacaran Terselubung Via Chatting dan HP

    20 October, 2009

    • 1046
    • 137

    Hukum Mencium Tangan dan Membungkukkan Badan

    04 June, 2009

    • 1294
    • 119

    Do'a Qunut Ketika Shubuh

    20 July, 2009

    • 1483
    • 118

    Berlangganan Artikel

    • Kategori
      • Adab
      • Aqidah
      • Bimbingan Islam
      • Fiqih
      • Info
      • Kajian Audio
      • Kisah
      • Konsultasi
      • Manhaj
      • Mu'amalah
      • Nasehat
    Follow on Twitter
    BACK TO TOP
    • abdullah al sulmi
    • abdullah alsulmi
    • abu bakar
    • abu hurairah
    • Abul Hasan al Ma’ribi
    • acara keluarga
    • Adab
    • adab majelis
    • adab makan
    • adab minum

    Flag Counter

    Free counters!

    Name:

    Email:

    Message:

    • Twitter
    • Facebook
    • RSS

    © 2008-2013 Ustadz Aris Munandar

    Close

    Enter the site

    Login

    Password

    Remember me

    Forgot password?

    Login