<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Hitam di Dahi Perlu Diwaspadai</title>
	<atom:link href="http://ustadzaris.com/hitam-hitam-di-dahi-tanda-niat-tidak-suci/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ustadzaris.com/hitam-hitam-di-dahi-tanda-niat-tidak-suci</link>
	<description>Cukupkan Diri Dengan Ajaran Nabi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 10:03:02 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>Oleh: Abduh</title>
		<link>http://ustadzaris.com/hitam-hitam-di-dahi-tanda-niat-tidak-suci/comment-page-3#comment-10420</link>
		<dc:creator>Abduh</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Feb 2012 10:04:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=504#comment-10420</guid>
		<description>Bismillah
Klo dari pengalaman ana, bekas hitam di jidat tu smacam daki (bolot; bhs.jawa) di bagian tubuh laen. 
Bisa dihilangkan dengan dibasahi pake air trus digosok-gosok pake tangan. memang ga bisa hilang seketika tapi kalo rutin dilakukan lama-lama hilang. (kalo pengen iseng, cium aja, baunya agak sangit -spt abu-) :)
Terlihatnya warna hitam di jidat sebagian muslimin mukhlisin bisa jadi karena faktor tempat sujud atau kebiasaan dalam membersihkan wajah. Tentunya seseorang akan lebih berhati-hati saat membersihkan wajah dan tidak akan memperlakukannya seperti saat membersihkan leher atau anggota tubuh lainnya.
Ana juga sempat meragukan hubungan antara warna hitam di jidat dengan kualitas ibadah seseorang, karena tanpa ibadah yang hebat pun warna hitam di jidat tetap bisa muncul.
Artikel ini sangat menarik, mengingat banyak orang mengaitkan antara bekas hitam di jidat dengan kualitas ibadah, bahkan ada yang sampai mengupayakan agar hitam di jidatnya lebih terlihat dan menganggap kalo masih samar-samar berati ibadahnya belum sempurna.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillah<br />
Klo dari pengalaman ana, bekas hitam di jidat tu smacam daki (bolot; bhs.jawa) di bagian tubuh laen.<br />
Bisa dihilangkan dengan dibasahi pake air trus digosok-gosok pake tangan. memang ga bisa hilang seketika tapi kalo rutin dilakukan lama-lama hilang. (kalo pengen iseng, cium aja, baunya agak sangit -spt abu-) :)<br />
Terlihatnya warna hitam di jidat sebagian muslimin mukhlisin bisa jadi karena faktor tempat sujud atau kebiasaan dalam membersihkan wajah. Tentunya seseorang akan lebih berhati-hati saat membersihkan wajah dan tidak akan memperlakukannya seperti saat membersihkan leher atau anggota tubuh lainnya.<br />
Ana juga sempat meragukan hubungan antara warna hitam di jidat dengan kualitas ibadah seseorang, karena tanpa ibadah yang hebat pun warna hitam di jidat tetap bisa muncul.<br />
Artikel ini sangat menarik, mengingat banyak orang mengaitkan antara bekas hitam di jidat dengan kualitas ibadah, bahkan ada yang sampai mengupayakan agar hitam di jidatnya lebih terlihat dan menganggap kalo masih samar-samar berati ibadahnya belum sempurna.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: pengamat</title>
		<link>http://ustadzaris.com/hitam-hitam-di-dahi-tanda-niat-tidak-suci/comment-page-3#comment-9978</link>
		<dc:creator>pengamat</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Dec 2011 14:58:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=504#comment-9978</guid>
		<description>Dia lantas berkata, “Hai Muhammad hari ini engkau tidak membagi dengan adil”.
Mendengar ucapannya, Nabi marah besar. Beliau bersabda, “Demi Allah, setelah aku meninggal dunia kalian tidak akan menemukan orang yang lebih adil dibandingkan diriku”. 

Tolong di edit bagian &quot;nabi marah besar&quot;. Nabi muhammad bukankah sangat sabar? Ketika dilempar tahi pun ia tak marah. Syukran jzk</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dia lantas berkata, “Hai Muhammad hari ini engkau tidak membagi dengan adil”.<br />
Mendengar ucapannya, Nabi marah besar. Beliau bersabda, “Demi Allah, setelah aku meninggal dunia kalian tidak akan menemukan orang yang lebih adil dibandingkan diriku”. </p>
<p>Tolong di edit bagian &#8220;nabi marah besar&#8221;. Nabi muhammad bukankah sangat sabar? Ketika dilempar tahi pun ia tak marah. Syukran jzk</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: andri</title>
		<link>http://ustadzaris.com/hitam-hitam-di-dahi-tanda-niat-tidak-suci/comment-page-3#comment-9886</link>
		<dc:creator>andri</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Dec 2011 14:29:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=504#comment-9886</guid>
		<description>Alhamdullilah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdullilah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Anshor</title>
		<link>http://ustadzaris.com/hitam-hitam-di-dahi-tanda-niat-tidak-suci/comment-page-3#comment-9863</link>
		<dc:creator>Anshor</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Dec 2011 05:19:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=504#comment-9863</guid>
		<description>Ikhwati... larangan dlm nash2 di atas adalah menyengaja utk menjdikn jidad hitam saat sujud.. adapun jika tidak ada unsur kesengajaan.. maka tidak mengapa.. Apakah 3 imam tabi&#039;in yg punya jidad hitam krn atsar sujud juga dikenakan hadits2 di atas itu..??
 

Abu Mu&#039;awiyah :

وقال أبو معاوية المغربي : رأيت عطاء بن أبي رباح بين عينيه أثر السجود 

&quot;Aku melihat Atho&#039; bin Robbah ada bekas sujud di antara dua matanya.&quot;
(Lihat at Thobaqot al Kubro : 5/469)

=====

Abdurrohman bin Abi Bakr al Maliki :

قال عبد الرحمن بن أبي بكر المليكي : رأيت طاوسا وبين عينيه أثر السجود

&quot;Saya melihat Thowus dan di antara kedua matanya ada tanda sujud.&quot; (Ada pula di Majallah Dauriyah, ma&#039;aha Mulhaq Bitarojim al A&#039;lam wal Amkinah, bab : Thowus)

=====

Ibnu Abid Dun-ya dlm kitab al Khulafaa&#039;  : 

قال ابن أبي الدنيا في كتاب &quot; الخلفاء &quot; : صلبوا ابن الزبير منكسا ، وكان آدم ، نحيفا ، ليس بالطويل ، بين عينيه أثر السجود . بعث عماله إلى المشرق كله والحجاز

&quot;Mereka mensalib Ibnu Zubair setengah tiang.. beliau berkulit sawo matang.. kurus.. tidak tinggi.. dan di antara kedua matanya ada tanda sujud.. dia pernah mengutus pekerjanya ke seluruh Masyriq dan Hijaz..&quot;

=====
 
Wallahu a&#039;lam..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ikhwati&#8230; larangan dlm nash2 di atas adalah menyengaja utk menjdikn jidad hitam saat sujud.. adapun jika tidak ada unsur kesengajaan.. maka tidak mengapa.. Apakah 3 imam tabi&#8217;in yg punya jidad hitam krn atsar sujud juga dikenakan hadits2 di atas itu..??<br />
 </p>
<p>Abu Mu&#8217;awiyah :</p>
<p>وقال أبو معاوية المغربي : رأيت عطاء بن أبي رباح بين عينيه أثر السجود </p>
<p>&#8220;Aku melihat Atho&#8217; bin Robbah ada bekas sujud di antara dua matanya.&#8221;<br />
(Lihat at Thobaqot al Kubro : 5/469)</p>
<p>=====</p>
<p>Abdurrohman bin Abi Bakr al Maliki :</p>
<p>قال عبد الرحمن بن أبي بكر المليكي : رأيت طاوسا وبين عينيه أثر السجود</p>
<p>&#8220;Saya melihat Thowus dan di antara kedua matanya ada tanda sujud.&#8221; (Ada pula di Majallah Dauriyah, ma&#8217;aha Mulhaq Bitarojim al A&#8217;lam wal Amkinah, bab : Thowus)</p>
<p>=====</p>
<p>Ibnu Abid Dun-ya dlm kitab al Khulafaa&#8217;  : </p>
<p>قال ابن أبي الدنيا في كتاب &#8221; الخلفاء &#8221; : صلبوا ابن الزبير منكسا ، وكان آدم ، نحيفا ، ليس بالطويل ، بين عينيه أثر السجود . بعث عماله إلى المشرق كله والحجاز</p>
<p>&#8220;Mereka mensalib Ibnu Zubair setengah tiang.. beliau berkulit sawo matang.. kurus.. tidak tinggi.. dan di antara kedua matanya ada tanda sujud.. dia pernah mengutus pekerjanya ke seluruh Masyriq dan Hijaz..&#8221;</p>
<p>=====<br />
 <br />
Wallahu a&#8217;lam..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/hitam-hitam-di-dahi-tanda-niat-tidak-suci/comment-page-3#comment-9824</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Dec 2011 03:45:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=504#comment-9824</guid>
		<description>#ahmed
tanda bekas (hitam) di lututnya binatang berkaki empat disebabkan seringnya dia duduk di atas tanah.. ini dalam bahasa JAWA disebut dengan kapal atau kapalen.
Jadi kapal di sini tidak ada hubungannya dengan safinah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#ahmed<br />
tanda bekas (hitam) di lututnya binatang berkaki empat disebabkan seringnya dia duduk di atas tanah.. ini dalam bahasa JAWA disebut dengan kapal atau kapalen.<br />
Jadi kapal di sini tidak ada hubungannya dengan safinah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ahmed Khairul Fareed</title>
		<link>http://ustadzaris.com/hitam-hitam-di-dahi-tanda-niat-tidak-suci/comment-page-3#comment-9821</link>
		<dc:creator>Ahmed Khairul Fareed</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Dec 2011 19:13:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=504#comment-9821</guid>
		<description>Assalamualaikum ustadz.. BaarakAllah feek wa JazaakAllah khairan atas pencerahan ini.. Ini pertama kali ana mendengar pembahasan ini, Masya Allah..

ustadz, izinkan ana berkomentar tentang atsar dibawah ini,

 عَنْ أَبِى عَوْنٍ قَالَ : رَأَى أَبُو الدَّرْدَاءِ امْرَأَةً بِوَجْهِهَا أَثَرٌ مِثْلُ ثَفِنَةِ الْعَنْزِ ، فَقَالَ : لَوْ لَمْ يَكُنْ هَذَا بِوَجْهِكِ كَانَ خَيْرًا لَكِ.
Dari Abi Aun, Abu Darda’ melihat seorang perempuan yang pada wajahnya terdapat ‘kapal’ semisal ‘kapal’ yang ada pada seekor kambing. Beliau lantas berkata, ‘&lt;strong&gt;Seandainya bekas itu tidak ada pada dirimu tentu lebih baik&lt;/strong&gt;” (Riwayat Bahaqi dalam Sunan Kubro no 3700). 

ثفنة . جمع : ثفنات .: 
1 - من الدابة: الجزء الذي يصيب الأرض من جسمها فيغلظ. 2 - ركبة. 3 - من الخيل: موصل الفخذ في الساق من باطنها. 4 - جماعة من الناس.
&lt;strong&gt;المعجم: &lt;/strong&gt;الرائد

Jadi, menurut ana, wallahu a&#039;lam, yang zohir dari arti tsafinah adalah tanda bekas (hitam) di lututnya binatang berkaki empat disebabkan seringnya dia duduk di atas tanah.. adapun kapal, maka, wallahu a&#039;lam, dalam arab safinah dengan huruf &#039;sin&#039; bukan &#039;tsaa&#039;..

ini, wallahu a&#039;lam hanya yang ana tahu.. jika ana tersilap, ana harap diluruskan melalui email ana yang diberikan di atas..

baarakAllah feekum.. </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum ustadz.. BaarakAllah feek wa JazaakAllah khairan atas pencerahan ini.. Ini pertama kali ana mendengar pembahasan ini, Masya Allah..</p>
<p>ustadz, izinkan ana berkomentar tentang atsar dibawah ini,</p>
<p> عَنْ أَبِى عَوْنٍ قَالَ : رَأَى أَبُو الدَّرْدَاءِ امْرَأَةً بِوَجْهِهَا أَثَرٌ مِثْلُ ثَفِنَةِ الْعَنْزِ ، فَقَالَ : لَوْ لَمْ يَكُنْ هَذَا بِوَجْهِكِ كَانَ خَيْرًا لَكِ.<br />
Dari Abi Aun, Abu Darda’ melihat seorang perempuan yang pada wajahnya terdapat ‘kapal’ semisal ‘kapal’ yang ada pada seekor kambing. Beliau lantas berkata, ‘<strong>Seandainya bekas itu tidak ada pada dirimu tentu lebih baik</strong>” (Riwayat Bahaqi dalam Sunan Kubro no 3700). </p>
<p>ثفنة . جمع : ثفنات .: <br />
1 &#8211; من الدابة: الجزء الذي يصيب الأرض من جسمها فيغلظ. 2 &#8211; ركبة. 3 &#8211; من الخيل: موصل الفخذ في الساق من باطنها. 4 &#8211; جماعة من الناس.<br />
<strong>المعجم: </strong>الرائد</p>
<p>Jadi, menurut ana, wallahu a&#8217;lam, yang zohir dari arti tsafinah adalah tanda bekas (hitam) di lututnya binatang berkaki empat disebabkan seringnya dia duduk di atas tanah.. adapun kapal, maka, wallahu a&#8217;lam, dalam arab safinah dengan huruf &#8216;sin&#8217; bukan &#8216;tsaa&#8217;..</p>
<p>ini, wallahu a&#8217;lam hanya yang ana tahu.. jika ana tersilap, ana harap diluruskan melalui email ana yang diberikan di atas..</p>
<p>baarakAllah feekum.. </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Tri Sugianto Rahmat</title>
		<link>http://ustadzaris.com/hitam-hitam-di-dahi-tanda-niat-tidak-suci/comment-page-3#comment-9805</link>
		<dc:creator>Tri Sugianto Rahmat</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Nov 2011 14:12:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=504#comment-9805</guid>
		<description>&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Assalamu&#039;alaikum Uztadzaris,&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;
Mohon izin share
 
Trimakasih atas ilmunya, saya punya problem yg sama seperti &lt;strong&gt;sdr. Ibnu Mz&lt;/strong&gt;.. utk &lt;strong&gt;sayurhaseum&lt;/strong&gt; trimaksih sarannya.
 
&lt;em&gt;Wa&#039;asaalamualaikum&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Assalamu&#8217;alaikum Uztadzaris,</strong></em><br />
Mohon izin share<br />
 <br />
Trimakasih atas ilmunya, saya punya problem yg sama seperti <strong>sdr. Ibnu Mz</strong>.. utk <strong>sayurhaseum</strong> trimaksih sarannya.<br />
 <br />
<em>Wa&#8217;asaalamualaikum</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Tri Sugianto Rahmat</title>
		<link>http://ustadzaris.com/hitam-hitam-di-dahi-tanda-niat-tidak-suci/comment-page-3#comment-9804</link>
		<dc:creator>Tri Sugianto Rahmat</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Nov 2011 14:04:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=504#comment-9804</guid>
		<description>Assalamualaikum Uztadz Aris...
Mohon izin share
Pengetahuan yg sangat bermanfaat... dan saya perlu pemutih kulit, saya merasa shalat saya biasa2 aja sesuai seperti seharusnya tidal terlalu di tekan2 apalagi sampai digosok2.
tadinya saya sempat risau dgn tanda tersebut dan saya fikir akan hilang dgn sendirinya, ternyata lama2 semakin gelap tandanya.
Saya fikir ini memang sudah resikonya (krn belakangan ini saya perbanyak shalat sunnah), akhirnya saya biarin aja. walaupun kadang jadi malu krn dileledekin sama teman2 krn jidat ini bertanda.
Sekalai lagi terimaksih.
wa&#039;assalamualaikum
 </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum Uztadz Aris&#8230;<br />
Mohon izin share<br />
Pengetahuan yg sangat bermanfaat&#8230; dan saya perlu pemutih kulit, saya merasa shalat saya biasa2 aja sesuai seperti seharusnya tidal terlalu di tekan2 apalagi sampai digosok2.<br />
tadinya saya sempat risau dgn tanda tersebut dan saya fikir akan hilang dgn sendirinya, ternyata lama2 semakin gelap tandanya.<br />
Saya fikir ini memang sudah resikonya (krn belakangan ini saya perbanyak shalat sunnah), akhirnya saya biarin aja. walaupun kadang jadi malu krn dileledekin sama teman2 krn jidat ini bertanda.<br />
Sekalai lagi terimaksih.<br />
wa&#8217;assalamualaikum<br />
 </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ari CS</title>
		<link>http://ustadzaris.com/hitam-hitam-di-dahi-tanda-niat-tidak-suci/comment-page-3#comment-9774</link>
		<dc:creator>Ari CS</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Nov 2011 05:44:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=504#comment-9774</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum..Bismillah,Terima kasih ustadz atas tambahan ilmunya..mohon izin copy artikelnya ya ustadz..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum..Bismillah,Terima kasih ustadz atas tambahan ilmunya..mohon izin copy artikelnya ya ustadz..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: handi</title>
		<link>http://ustadzaris.com/hitam-hitam-di-dahi-tanda-niat-tidak-suci/comment-page-3#comment-9762</link>
		<dc:creator>handi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Nov 2011 13:17:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=504#comment-9762</guid>
		<description>Subhanallah... lengkap sekali dan jelas sekali... moga2 para pemimpin umat dalam menyampaikan ilmu dan pendapatnya selalu didasarkan kepada al-quran dan atau Hadits Rasul seperti ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Subhanallah&#8230; lengkap sekali dan jelas sekali&#8230; moga2 para pemimpin umat dalam menyampaikan ilmu dan pendapatnya selalu didasarkan kepada al-quran dan atau Hadits Rasul seperti ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.527 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-02-08 18:21:45 -->

