<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Haramkah Cerita Fiksi?</title>
	<atom:link href="http://ustadzaris.com/haramkah-cerita-fiksi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ustadzaris.com/haramkah-cerita-fiksi</link>
	<description>Cukupkan Diri Dengan Ajaran Nabi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 16:32:18 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/haramkah-cerita-fiksi/comment-page-1#comment-10437</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 04:49:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1554#comment-10437</guid>
		<description>#ana
Boleh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#ana<br />
Boleh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ana</title>
		<link>http://ustadzaris.com/haramkah-cerita-fiksi/comment-page-1#comment-10431</link>
		<dc:creator>ana</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Feb 2012 15:24:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1554#comment-10431</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum..
Ustadz, bolehkah seseorang menulis kisah nyata yang dijadikan fabel/fiksi fantasi (mengambil seting tempat negeri yang tidak ada di bumi/semacam itu). Agar orang dapat mengambil ibrahnya tanpa bisa dilacak/diketahui tokoh2 sebenarnya karena menyangkut aib juga?
Jazakumullah khairan..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum..<br />
Ustadz, bolehkah seseorang menulis kisah nyata yang dijadikan fabel/fiksi fantasi (mengambil seting tempat negeri yang tidak ada di bumi/semacam itu). Agar orang dapat mengambil ibrahnya tanpa bisa dilacak/diketahui tokoh2 sebenarnya karena menyangkut aib juga?<br />
Jazakumullah khairan..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/haramkah-cerita-fiksi/comment-page-1#comment-9365</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Oct 2011 07:48:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1554#comment-9365</guid>
		<description>#ayink
Bukankah dalam tulisan di atas sudah dicantumkan referensinya??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#ayink<br />
Bukankah dalam tulisan di atas sudah dicantumkan referensinya??</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ayink</title>
		<link>http://ustadzaris.com/haramkah-cerita-fiksi/comment-page-1#comment-9321</link>
		<dc:creator>ayink</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Oct 2011 05:37:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1554#comment-9321</guid>
		<description>aslmualikum ustad...mau saran tad...kalo bisa apabila mengambil pendapat para ulama&#039;, mungkin bisa diserati dengan referensinya. biar bisa ngerujuk kebuku aslinya...jawabanya sangat ditunggu..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aslmualikum ustad&#8230;mau saran tad&#8230;kalo bisa apabila mengambil pendapat para ulama&#8217;, mungkin bisa diserati dengan referensinya. biar bisa ngerujuk kebuku aslinya&#8230;jawabanya sangat ditunggu..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: rahmat</title>
		<link>http://ustadzaris.com/haramkah-cerita-fiksi/comment-page-1#comment-7421</link>
		<dc:creator>rahmat</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Apr 2011 23:00:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1554#comment-7421</guid>
		<description>

ustadz.. bagaimana dengan hukum cerita bergambar/komik/manga?! dan bagaimana pula dengan film kartun/anime/animasi?!

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ustadz.. bagaimana dengan hukum cerita bergambar/komik/manga?! dan bagaimana pula dengan film kartun/anime/animasi?!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: yugo</title>
		<link>http://ustadzaris.com/haramkah-cerita-fiksi/comment-page-1#comment-6662</link>
		<dc:creator>yugo</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Feb 2011 03:54:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1554#comment-6662</guid>
		<description>@hasan:
quote: &quot;yang ustd Ariz pakai itu bukan fatwa dari jumhur ulama ahlusunnah&quot;
antum sudah periksa pendapat antum ini?
dalam ranah fiqh sudah biasa terdapat khilafiyah ijtihadiyah.
jangan pula dibawa ke persoalan manhaj. jangan dibesar-besarkan.
afwan. ana sedikit mengoreksi antum bukan berarti khilaf pendapat berarti adanya perselisihan di hati. tapi timbangannya adalah ilmu.
ustadz dan para ulama yang berfatwa seperti ini bukan dengan hawa nafsu.
karena yang menjadi persoalan manhaj adalah ketika fatwa keluar dari hawa nafsu bukan dari ilmu. nah, ini yang perlu kita doakan &quot;Allahu yahdik!&quot;

Wallahu&#039;alam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@hasan:<br />
quote: &#8220;yang ustd Ariz pakai itu bukan fatwa dari jumhur ulama ahlusunnah&#8221;<br />
antum sudah periksa pendapat antum ini?<br />
dalam ranah fiqh sudah biasa terdapat khilafiyah ijtihadiyah.<br />
jangan pula dibawa ke persoalan manhaj. jangan dibesar-besarkan.<br />
afwan. ana sedikit mengoreksi antum bukan berarti khilaf pendapat berarti adanya perselisihan di hati. tapi timbangannya adalah ilmu.<br />
ustadz dan para ulama yang berfatwa seperti ini bukan dengan hawa nafsu.<br />
karena yang menjadi persoalan manhaj adalah ketika fatwa keluar dari hawa nafsu bukan dari ilmu. nah, ini yang perlu kita doakan &#8220;Allahu yahdik!&#8221;</p>
<p>Wallahu&#8217;alam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: hasan</title>
		<link>http://ustadzaris.com/haramkah-cerita-fiksi/comment-page-1#comment-5876</link>
		<dc:creator>hasan</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Dec 2010 22:15:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1554#comment-5876</guid>
		<description>subhanallah, cerita fiksi itu asli termasuk dusta karena tidak fakta. bagaimana bisa dikatakan boleh-boleh saja secara tidak langsung mengajarkan orang utk berdusta dan menghalalkan mengungkapkan sesuatu yang TIDAK FAKTA.  yang ustd Ariz pakai itu bukan fatwa dari jumhur ulama ahlusunnah, jadi tidak boleh taklid hanya sekedar mengikuti hawa nafsu sesuai pendapat sendiri saja. kenapa tidak antum sekalian pakai fatwa ulama hizby ulama ahlul bid&#039;ahsaja saja???
Allahu yahdikh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>subhanallah, cerita fiksi itu asli termasuk dusta karena tidak fakta. bagaimana bisa dikatakan boleh-boleh saja secara tidak langsung mengajarkan orang utk berdusta dan menghalalkan mengungkapkan sesuatu yang TIDAK FAKTA.  yang ustd Ariz pakai itu bukan fatwa dari jumhur ulama ahlusunnah, jadi tidak boleh taklid hanya sekedar mengikuti hawa nafsu sesuai pendapat sendiri saja. kenapa tidak antum sekalian pakai fatwa ulama hizby ulama ahlul bid&#8217;ahsaja saja???<br />
Allahu yahdikh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ummu Mariyah</title>
		<link>http://ustadzaris.com/haramkah-cerita-fiksi/comment-page-1#comment-5875</link>
		<dc:creator>ummu Mariyah</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Dec 2010 13:39:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1554#comment-5875</guid>
		<description>Bismillah
Sebenarnya permasalahan sdh jelas antara pemisalan atau cerita. kita semua telah diberi akal oleh Allah Subhanahu wa Ta&#039;ala. dan ana pun sudah membaca artikel ttg dilarangnya membuat cerita fiksi, hayal, karena itu termasuk kedustaan.,dimana penjelasan dalil-dalil nya pun sangat kuat. cerita fiksi dan atau khayalan akan membuat orang menjadi &#039;belajar pengkhayal&#039;. balajarlah dengan sikap yang jujur dan mengambil pelajaran dari sebuah kejujuran pula. telah terbukti hasil dari anak-anak yang gemar baca kisah nyata para tokoh Islam radhyallahu anhuma  menjadi anak yg lbh jujur, sdgkan anak2 yg membaca cerita fiksi,dongeng dll, lbh mudah berdusta.
wallahu a&#039;lam bishawab.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillah<br />
Sebenarnya permasalahan sdh jelas antara pemisalan atau cerita. kita semua telah diberi akal oleh Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala. dan ana pun sudah membaca artikel ttg dilarangnya membuat cerita fiksi, hayal, karena itu termasuk kedustaan.,dimana penjelasan dalil-dalil nya pun sangat kuat. cerita fiksi dan atau khayalan akan membuat orang menjadi &#8216;belajar pengkhayal&#8217;. balajarlah dengan sikap yang jujur dan mengambil pelajaran dari sebuah kejujuran pula. telah terbukti hasil dari anak-anak yang gemar baca kisah nyata para tokoh Islam radhyallahu anhuma  menjadi anak yg lbh jujur, sdgkan anak2 yg membaca cerita fiksi,dongeng dll, lbh mudah berdusta.<br />
wallahu a&#8217;lam bishawab.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Akhina Ifa</title>
		<link>http://ustadzaris.com/haramkah-cerita-fiksi/comment-page-1#comment-3471</link>
		<dc:creator>Akhina Ifa</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jun 2010 09:02:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1554#comment-3471</guid>
		<description>[“Mungkinkah kita katakan bahwa hukum hal tersebut adalah mubah jika maksud dari membawakan kisah tersebut untuk membuat permisalan dengan tujuan memperjelas maksud atau niat baik semisalnya? Perlu telaah ulang untuk memastikan hal ini”.]
 
Tadz, maaf, sebelumnya dari saya yang kurang ilmu ini, tapi bukankah Al-Quran ataupun Rasulullah juga enggunakan permisalan dalam menyampaikan suatu hal agar hal itu dapat dimengerti oleh kita? misal, muslim itu seperti lebah. Atau hal-hal lainnya
afwan tads, jika saya ngelantur dengan adanya pernyataan ana ini
Tapi, sejujurya, artikel diatas dapat mengurangi dan menjauhkan saya dari keragu2an
Alhamdulillah
Alhaqqumirrabbika...
 </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[“Mungkinkah kita katakan bahwa hukum hal tersebut adalah mubah jika maksud dari membawakan kisah tersebut untuk membuat permisalan dengan tujuan memperjelas maksud atau niat baik semisalnya? Perlu telaah ulang untuk memastikan hal ini”.]<br />
 <br />
Tadz, maaf, sebelumnya dari saya yang kurang ilmu ini, tapi bukankah Al-Quran ataupun Rasulullah juga enggunakan permisalan dalam menyampaikan suatu hal agar hal itu dapat dimengerti oleh kita? misal, muslim itu seperti lebah. Atau hal-hal lainnya<br />
afwan tads, jika saya ngelantur dengan adanya pernyataan ana ini<br />
Tapi, sejujurya, artikel diatas dapat mengurangi dan menjauhkan saya dari keragu2an<br />
Alhamdulillah<br />
Alhaqqumirrabbika&#8230;<br />
 </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Akhina Ifa</title>
		<link>http://ustadzaris.com/haramkah-cerita-fiksi/comment-page-1#comment-3466</link>
		<dc:creator>Akhina Ifa</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jun 2010 05:57:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1554#comment-3466</guid>
		<description>Alhamdulillah ustad, makaish atas pembahasannya, saya binun, karena ada yang menjelaskan bahwa cerita fiksi itu dusta. </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah ustad, makaish atas pembahasannya, saya binun, karena ada yang menjelaskan bahwa cerita fiksi itu dusta. </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 1.066 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-02-07 16:54:14 -->

