<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Download</title>
	<atom:link href="http://ustadzaris.com/download/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ustadzaris.com</link>
	<description>Cukupkan Diri Dengan Ajaran Nabi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 May 2012 13:19:38 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/download/comment-page-1#comment-4938</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Oct 2010 06:24:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?page_id=896#comment-4938</guid>
		<description>#the
Saya juga belum punya kitab Ahkam Fukaha</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#the<br />
Saya juga belum punya kitab Ahkam Fukaha</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: the ro</title>
		<link>http://ustadzaris.com/download/comment-page-1#comment-4933</link>
		<dc:creator>the ro</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Oct 2010 04:59:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?page_id=896#comment-4933</guid>
		<description>assalamu&#039;alaikum wr, wb. tadz mau tanya. di dalam kitab i&#039;anah al-thalibin disebutkan bahwa bacaan ramadhan dalam melafazkah niat dibaca ramadhani dengan alasan disandarkan pada isim isyarah setelahnya. jika tidak disandarkan maka dibaca ramadhana dengan alasan ghair al-munsharif (mohon dilihat kitabnya juz 2), tetapi kyai dikampung saya (maaf orangnya agak sok nahwu) memperbolehkan bacaan ramadhani dan ramadhana walaupun sudah diidhafahkan, katanya kitabnya ahkam al-fuqaha (4 jilid) kitab itu terbitan mana. apa benar hal itu, mohon dilihat kitab ahkamnya, soalnya saya tidak punya dan mohon dibalas. wassalamu&#039;alaikum wr, wb</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum wr, wb. tadz mau tanya. di dalam kitab i&#8217;anah al-thalibin disebutkan bahwa bacaan ramadhan dalam melafazkah niat dibaca ramadhani dengan alasan disandarkan pada isim isyarah setelahnya. jika tidak disandarkan maka dibaca ramadhana dengan alasan ghair al-munsharif (mohon dilihat kitabnya juz 2), tetapi kyai dikampung saya (maaf orangnya agak sok nahwu) memperbolehkan bacaan ramadhani dan ramadhana walaupun sudah diidhafahkan, katanya kitabnya ahkam al-fuqaha (4 jilid) kitab itu terbitan mana. apa benar hal itu, mohon dilihat kitab ahkamnya, soalnya saya tidak punya dan mohon dibalas. wassalamu&#8217;alaikum wr, wb</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.379 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-05-21 23:10:16 -->

