Dicela Sebab Dapat Pahala

Dicela Sebab Dapat Pahala

مختصر تاريخ دمشق – (6 / 46)

عن جابر بن عبد الله، قال: قيل لعائشة: إن ناساً يتناولون أصحاب رسول الله صلى الله عليه و سلم، حتى إنهم ليتناولون أبا بكر وعمر!

Dari Jabir bin Abdullah, ada orang yang bercerita kepada Aisyah, “Ada sejumlah orang yang mencela para shahabat Nabi sampai sampai mereka mencela Abu Bakar dan Umar”.

فقالت: أتعجبون من هذا؟ إنّما قطع عنهم العمل، فأحب الله أن لا يقطع عنهم الأجر.

Komentar Aisyah, “Apakah kalian heran dengan hal tersebut?! Allah hanya memutus kesempatan beramal bagi mereka [dengan datangnya kematian, pent] namun Allah tidak memutus mereka kesempatan untuk mendapatkan pahala” [Mukhtashar Tarikh Dimasyq 6/46, Syamilah].

COMMENTS

WORDPRESS: 4
  • fahrul 7 years ago

    Assalamu`alaikum ustadz tolong disyarah dong atsar :
    Dari Jabir bin Abdullah, ada orang yang bercerita kepada Aisyah, “Ada sejumlah orang yang mencela para shahabat Nabi sampai sampai mereka mencela Abu Bakar dan Umar”.
     
    Komentar Aisyah, “Apakah kalian heran dengan hal tersebut?! Allah hanya memutus kesempatan beramal bagi mereka [dengan datangnya kematian, pent] namun Allah tidak memutus mereka kesempatan untuk mendapatkan pahala” [Mukhtashar Tarikh Dimasyq 6/46, Syamilah].
    Supaya lebih mengerti maksudnya,masih mengambang nih ustadz untuk memahami faidahnya ,jadi tolong disyarah ustadz. Jazakallah

  • Muhammad 7 years ago

    afwan ustadz, apakah ini di artikan bahwa para sahabt mendapatkan pahala yang tidak terputus di sebabkan celaan/ghibah orang yang mencela/menghibah mereka?

  • #muhammad
    Iya, mereka mendapatkan pahala tidak terputus dengan celaan syiah kepada mereka.

  • Abu Taufiq 7 years ago

    Disebutkan dalam riwayat di atas adalah sahabat (semoga Allah Merahmatinya). Siapa pun yang dicela termasuk di dalamnya yang dighibah. Pahala amal seseorang terputus baginya sejak kematian menjemputnya, kecuali dari tiga, namun pahala terus mengalir kepadanya dari orang yang mencela atau mengghibahnya. Demikian, semakin dia dicela semakin banyak pula pahala yang dia dapatkan, atau kelak di hari hisab dosanya diberikan kepada orang yang mencela atau dhaliminya, seperti halnya dalam hadist yang menjelaskan tentang orang yang bangkrut. Semoga ini benar.
    Abu Taufiq