<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Cadar dalam Kitab-Kitab NU (2)</title>
	<atom:link href="http://ustadzaris.com/cadar-dalam-kitab-kitab-nu-2/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ustadzaris.com/cadar-dalam-kitab-kitab-nu-2</link>
	<description>Cukupkan Diri Dengan Ajaran Nabi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 May 2012 13:19:38 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>Oleh: marlia sugiarti</title>
		<link>http://ustadzaris.com/cadar-dalam-kitab-kitab-nu-2/comment-page-1#comment-8711</link>
		<dc:creator>marlia sugiarti</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Sep 2011 09:31:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1736#comment-8711</guid>
		<description> 
setuju dengan pengomentar kedua dari halaman ini. saya pun belum pernah melihat istri-istri para ustadz NU yg memakai cadar. ya intinya karena hal ini saya jadi sulit menjawab ketika ibu saya menentang keras cadar saya. hmmm...I see now. syukron ustadz. tapi untuk gamis kayanya udah gak aneh ya...dan banyak juga kok sekarang ibu-ibu atau remaja yang bergamis. tapi tergantung domisilinya juga kali ya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
setuju dengan pengomentar kedua dari halaman ini. saya pun belum pernah melihat istri-istri para ustadz NU yg memakai cadar. ya intinya karena hal ini saya jadi sulit menjawab ketika ibu saya menentang keras cadar saya. hmmm&#8230;I see now. syukron ustadz. tapi untuk gamis kayanya udah gak aneh ya&#8230;dan banyak juga kok sekarang ibu-ibu atau remaja yang bergamis. tapi tergantung domisilinya juga kali ya..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: wong ndeso</title>
		<link>http://ustadzaris.com/cadar-dalam-kitab-kitab-nu-2/comment-page-1#comment-3965</link>
		<dc:creator>wong ndeso</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 16:33:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1736#comment-3965</guid>
		<description>Ustadz, saya pernah dengar ceramah ustadz yang mantan nyantri di pesantren tambak beras, jombang, punyanya pamannya gus dur
setelah keluar itu beliau didoktrin dengan 3 hal :
1. hati-hati dengan ibnu taimiyah, karena beliau adalah khawarij
2. hati-hati dengan ibnul qayim, karena beliau adalah rafidhah
3. hati-hati dengan syaikh muhammad bin abdul wahab, karena beliau adalah wahabi..
makanya orang-orang lulusan pesantren NU tersebut sangat anti dengan tokoh-tokoh diatas,
sehingga jika ada orang yang pergi haji, sebelumnya juga sudah diwanti-wanti, awas, saudi itu negeri wahabi,...
mudah2an saja banyak dari saudara kita dari NU yang menyadari kekeliruan doktrin diatas, sehingga bisa kembali ke jalan yang benar...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ustadz, saya pernah dengar ceramah ustadz yang mantan nyantri di pesantren tambak beras, jombang, punyanya pamannya gus dur<br />
setelah keluar itu beliau didoktrin dengan 3 hal :<br />
1. hati-hati dengan ibnu taimiyah, karena beliau adalah khawarij<br />
2. hati-hati dengan ibnul qayim, karena beliau adalah rafidhah<br />
3. hati-hati dengan syaikh muhammad bin abdul wahab, karena beliau adalah wahabi..<br />
makanya orang-orang lulusan pesantren NU tersebut sangat anti dengan tokoh-tokoh diatas,<br />
sehingga jika ada orang yang pergi haji, sebelumnya juga sudah diwanti-wanti, awas, saudi itu negeri wahabi,&#8230;<br />
mudah2an saja banyak dari saudara kita dari NU yang menyadari kekeliruan doktrin diatas, sehingga bisa kembali ke jalan yang benar&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/cadar-dalam-kitab-kitab-nu-2/comment-page-1#comment-3893</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jul 2010 15:37:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1736#comment-3893</guid>
		<description>untuk rizki
Wa&#039;alaikumussalam
Demikian pendapat beliau, saya hormati pendapat beliau.
Namun yang saya nilai lebih tepat adalah pendapat Ustadz Abdullah Zein di buku beliau 14 Contoh Sikap Hikmah dalam Dakwah yang merinci masalah ini. Tolong baca buku tersebut.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk rizki<br />
Wa&#8217;alaikumussalam<br />
Demikian pendapat beliau, saya hormati pendapat beliau.<br />
Namun yang saya nilai lebih tepat adalah pendapat Ustadz Abdullah Zein di buku beliau 14 Contoh Sikap Hikmah dalam Dakwah yang merinci masalah ini. Tolong baca buku tersebut.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: rizki m</title>
		<link>http://ustadzaris.com/cadar-dalam-kitab-kitab-nu-2/comment-page-1#comment-3891</link>
		<dc:creator>rizki m</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jul 2010 15:28:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1736#comment-3891</guid>
		<description>untuk guruku ustadz aris:
assalamualaikum
saya rasa gamis bukan pakaian syuhroh lagi di Indonesia, karena saudara kita dari sabang sampai merauke sudah tahu bahwa gamis adalah pakaian kaum muslimin. buktinya, banyak saudara kita muslim yang memakai gamis, bahkan artis - artis pun memakai gamis.
pernyataan saya ini merupakan inti sari dari jawaban salah seorang ustadz salafy ketika ditanya masalah gamis...
 </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk guruku ustadz aris:<br />
assalamualaikum<br />
saya rasa gamis bukan pakaian syuhroh lagi di Indonesia, karena saudara kita dari sabang sampai merauke sudah tahu bahwa gamis adalah pakaian kaum muslimin. buktinya, banyak saudara kita muslim yang memakai gamis, bahkan artis &#8211; artis pun memakai gamis.<br />
pernyataan saya ini merupakan inti sari dari jawaban salah seorang ustadz salafy ketika ditanya masalah gamis&#8230;<br />
 </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/cadar-dalam-kitab-kitab-nu-2/comment-page-1#comment-3881</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jul 2010 01:06:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1736#comment-3881</guid>
		<description>untuk ain
selama dianggap &#039;aneh&#039; maka berstatus pakaian syuhroh yang makruh untuk dipakai. setelah tidak lagi dianggap aneh maka sudah tidak lagi menjadi pakaian syuhroh.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk ain<br />
selama dianggap &#8216;aneh&#8217; maka berstatus pakaian syuhroh yang makruh untuk dipakai. setelah tidak lagi dianggap aneh maka sudah tidak lagi menjadi pakaian syuhroh.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ainain</title>
		<link>http://ustadzaris.com/cadar-dalam-kitab-kitab-nu-2/comment-page-1#comment-3872</link>
		<dc:creator>ainain</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2010 11:37:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1736#comment-3872</guid>
		<description>@Ust Aris
Gimana kalau kita memasyarakatkan gamis ustadz ?
 
Supaya tidak dianggap &quot;aneh&quot; lagi dimata masyarakat kita, boleh gak ?
 
Apa masih jadi pakain syuhroh ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Ust Aris<br />
Gimana kalau kita memasyarakatkan gamis ustadz ?<br />
 <br />
Supaya tidak dianggap &#8220;aneh&#8221; lagi dimata masyarakat kita, boleh gak ?<br />
 <br />
Apa masih jadi pakain syuhroh ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/cadar-dalam-kitab-kitab-nu-2/comment-page-1#comment-3865</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2010 06:19:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1736#comment-3865</guid>
		<description>untuk fadli
solusinya adalah dengan memasyarakatkan cadar.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk fadli<br />
solusinya adalah dengan memasyarakatkan cadar.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: fadli</title>
		<link>http://ustadzaris.com/cadar-dalam-kitab-kitab-nu-2/comment-page-1#comment-3862</link>
		<dc:creator>fadli</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2010 03:49:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1736#comment-3862</guid>
		<description>ustadz aris,
disebabkan ada sebagian masyarakat islam di indonesia yang masih &quot;mempertanyakan&quot; untuk tidak menyebut memvonis teroris, wahabi, salafi, dll., adakah jalan tengah yang dapat dilakukan untuk masa kini dalam hal cadar, ustadz?
jazakumullah khayr.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ustadz aris,<br />
disebabkan ada sebagian masyarakat islam di indonesia yang masih &#8220;mempertanyakan&#8221; untuk tidak menyebut memvonis teroris, wahabi, salafi, dll., adakah jalan tengah yang dapat dilakukan untuk masa kini dalam hal cadar, ustadz?<br />
jazakumullah khayr.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/cadar-dalam-kitab-kitab-nu-2/comment-page-1#comment-3859</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2010 15:27:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1736#comment-3859</guid>
		<description>untuk tommi
beliau berakidah asy&#039;ari-rahimahullahu-. mudah-mudahan dilain waktu bisa kita bahas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk tommi<br />
beliau berakidah asy&#8217;ari-rahimahullahu-. mudah-mudahan dilain waktu bisa kita bahas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: tommi</title>
		<link>http://ustadzaris.com/cadar-dalam-kitab-kitab-nu-2/comment-page-1#comment-3858</link>
		<dc:creator>tommi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2010 12:18:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1736#comment-3858</guid>
		<description>Setuju ama akh karpet refleksi, kiranya klo udh menyangkut kata &quot;wahabi&quot; seolah menjadi momok yg menakutkan bagi saudara2 NU dan mereka berusaha keras untuk menyelisihi wahabi dalam segala hal sampe2 menyelisihi syaikh Nawawi panutan mereka. Pokoke apa yg ada didalam kepala mereka,&quot;jgn sampe aku dibilang wahabi...&quot;
 
Saya kok jadi penasaran ya dengan syaikh Nawawi ini? Adakah dia sebenarnya beraqidah salaf?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setuju ama akh karpet refleksi, kiranya klo udh menyangkut kata &#8220;wahabi&#8221; seolah menjadi momok yg menakutkan bagi saudara2 NU dan mereka berusaha keras untuk menyelisihi wahabi dalam segala hal sampe2 menyelisihi syaikh Nawawi panutan mereka. Pokoke apa yg ada didalam kepala mereka,&#8221;jgn sampe aku dibilang wahabi&#8230;&#8221;<br />
 <br />
Saya kok jadi penasaran ya dengan syaikh Nawawi ini? Adakah dia sebenarnya beraqidah salaf?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.398 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-05-21 22:40:28 -->

