ما رأي فضيلتكم في سيد قطب، وحسن البنا؟
السؤال: ما رأي فضيلتكم في (سيد قطب وحسن البنا) وهل تنصح بالقراءة لهم؟
Pertanyaan, “Apa pendapat anda mengenai Sayid Qutb dan Hasan albana? Apakah anda menyarankan untuk membaca karya-karya keduanya?
الجواب:
سيد قطب وحسن البنا من رؤوس جماعة الإخوان المسلمين في مصر، وهي كغيرها من الجماعات لها وعليها،
Jawaban Syaikh Dr Abdul Karim al Khudair, “Sayid Qutb dan Hasan albana adalah diantara tokoh penting Ikwanul Muslimin di Mesir. Ikhwanul Muslimin sebagaimana gerakan lainya punya kelebihan dan kekurangan.
فالذي أنصح به أن يقرأ لسلف هذه الأمة وأئمتها، ومن يثق بهم من محققي علماء الأمة،
Yang aku sarankan adalah membaca buku karya ulama salaf dan para imam dan atau ulama Islam yang pakar dalam bidangnya.
وإذا قرأ لهذين كما يقرأ لغيرهما ممن رمي بنوع بدعة كابن حجر والنووي وغيرهما والزمخشري مثلاً مع الحذر الشديد من التأثر بموضع المخالفة، فلا بأس، هذا إذا كان ممن يستطيع التمييز بين الغث والسمين. والله أعلم.
Jika seorang itu membaca karya keduanya sebagaimana membaca karya orang yang dinilai terjerumus dalam bid’ah semisal Ibnu Hajar, an Nawawi dan selain keduanya atau semisal Zamakhsyari misalnya yaitu harus sangat waspada jangan sampai terpengaruh dengan pemikiran-pemikirannya yang tidak sejalan dengan syariah maka hukumnya adalah boleh. Namun hukum boleh ini hanya untuk orang yang terpelajar dalam ilmu agama sehingga bisa membedakan mana pendapat yang benar dan mana yang keliru”.
Sumber:
http://www.khudheir.com/text/4536
Popularity: 2% [?]



ustadz,
mohon sdikit dijelaskan tentang perkara yg menyebabkan imam Ibnu Hajar, an Nawawidan dan Zamakhsyari dinilai terjerumus bid’ah.
agar orang awam yg membaca artikel di sini (sperti saya) bs menganbil manfaat.
barokallahufiik..
Al Hafidz Ibnu Hajar dan Imam Nawawi terjerumus dalam takwil masalah Asma wa shifat Alloh Ta’ala, sedangkan Zamakhsyari banyak menulis pemikiran Mu’tazilahnya dalam kitab tafsirnya.
Wallohu a’lam
Padahal dulu yang pertama kali saya baca malah buku-buku mereka…setelah itu baru kenal sama buku2nya Ibnu Taymiyah, Muhammad ibn ‘Abdil Wahhab dsb dan yang terakhir ini baru mudheng setelah membanding2kan dengan buku2 dari Asya’ariyah, Mu’tazilah,… dan ujung2nya hati ini merasa lebih nyaman dengan karya2nya Ibnu Taymiyah….