<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Bukankah Kita Bisa Bersaudara, Meski Kita Beda Pendapat</title>
	<atom:link href="http://ustadzaris.com/bukankah-kita-bisa-bersaudara-meski-kita-beda-pendapat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ustadzaris.com/bukankah-kita-bisa-bersaudara-meski-kita-beda-pendapat</link>
	<description>Blog Ustadz Aris Munandar</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Jul 2010 10:34:43 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/bukankah-kita-bisa-bersaudara-meski-kita-beda-pendapat/comment-page-1#comment-1654</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Dec 2009 02:33:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1058#comment-1654</guid>
		<description>Wa&#039;alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh
Benar, tulisan tersebut adalah terjemahan dari artikel Syaikh Abdussalam Barjas- rahimahullahu ta&#039;ala-.Kalo tidak salah ingat, saya terjemahkan dari maktabah Syaikh Barjas Islam Spirit.
Perlu diketahui bahwa sebagian besar tulisan yang ada di blog saya itu berasal dari kumpulan tulisan saya yang sebagian sudah ada yang berusia bertahun-tahun. ada yang murni tulisan dan ada yang terjemahan. Yang terjemahan ada yang disebutkan sumber aslinya dan ada yang tidak karena beberapa pertimbangan ketika tulisan tersebut pertama kali dipublikasikan jauh sebelum blog saya ada.
Perlu diketahui bahwa tidak semua referensi itu harus dicantumkan. Misal ketika kita mau menyebarluaskan suatu tulisan di kalangan orang-orang yang anti pati dengan penulis namun jika nama penulis tidak kita cantumkan maka mereka mau menerima kebenaran yang disampaikan oleh penulis. Dalam kondisi semisal ini, tulisan beliau bisa kita kutip tanpa menyebutkan nama penulisnya.
&#039;Ala kulli hal, saya ucapkan terima kasih dan jazakumullahu khoiron atas masukan dan kritikannya. Saya tunggu masukan-masukan berikutnya.
Catatan:
Tanggapan saya sebenarnya sudah saya upayakan untuk saya kirimkan via email melalui email saya di gmail tapi gmail mengatakan bahwa alamat email antum tidak dikenal. Saya berusaha untuk mencari alamat email antum di blog antum namun tidak saya jumpai.
Dipublisnya komentar sekaligus sebagai perbaikan untuk tulisan di atas. Jazakumullahu khoiron.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wa&#8217;alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh<br />
Benar, tulisan tersebut adalah terjemahan dari artikel Syaikh Abdussalam Barjas- rahimahullahu ta&#8217;ala-.Kalo tidak salah ingat, saya terjemahkan dari maktabah Syaikh Barjas Islam Spirit.<br />
Perlu diketahui bahwa sebagian besar tulisan yang ada di blog saya itu berasal dari kumpulan tulisan saya yang sebagian sudah ada yang berusia bertahun-tahun. ada yang murni tulisan dan ada yang terjemahan. Yang terjemahan ada yang disebutkan sumber aslinya dan ada yang tidak karena beberapa pertimbangan ketika tulisan tersebut pertama kali dipublikasikan jauh sebelum blog saya ada.<br />
Perlu diketahui bahwa tidak semua referensi itu harus dicantumkan. Misal ketika kita mau menyebarluaskan suatu tulisan di kalangan orang-orang yang anti pati dengan penulis namun jika nama penulis tidak kita cantumkan maka mereka mau menerima kebenaran yang disampaikan oleh penulis. Dalam kondisi semisal ini, tulisan beliau bisa kita kutip tanpa menyebutkan nama penulisnya.<br />
&#8216;Ala kulli hal, saya ucapkan terima kasih dan jazakumullahu khoiron atas masukan dan kritikannya. Saya tunggu masukan-masukan berikutnya.<br />
Catatan:<br />
Tanggapan saya sebenarnya sudah saya upayakan untuk saya kirimkan via email melalui email saya di gmail tapi gmail mengatakan bahwa alamat email antum tidak dikenal. Saya berusaha untuk mencari alamat email antum di blog antum namun tidak saya jumpai.<br />
Dipublisnya komentar sekaligus sebagai perbaikan untuk tulisan di atas. Jazakumullahu khoiron.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: yoad</title>
		<link>http://ustadzaris.com/bukankah-kita-bisa-bersaudara-meski-kita-beda-pendapat/comment-page-1#comment-1652</link>
		<dc:creator>yoad</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Dec 2009 01:21:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1058#comment-1652</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum warohmatullah.. Ustadz, afwan, Sebelumnya ana minta agar antum tidak memposting komentar ana ini.

Ada koreksi dari seorang thulaib yg shughoir ini. Mungkin bisa jadi bahan pemikiran. 

Ana salut dengan tulisan ini, tapi ana rasa ini adalah murni terjemahan dari &lt;a href=&quot;http://almenhaj.net/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://almenhaj.net/&lt;/a&gt;, ana tidak tahu apa memang kebetulan isi tulisan ini sama, atau memang ustadz menterjemahkannya dari sana. Kalau memang ustadz murni menterjemahkannya, maka alangkah baiknya antum mencantumkan sumber tulisan ini walaupun ini adalah terjemahan ustadz, karena :
1. Itu buah pemikiran penulis (Syaikh Abdussalam Al Barjas)
2. Orang-orang bisa meruju&#039; tulisan aslinya
2. Bisa jadi ada kesalahan dalam penerjemahan, dan pembaca bisa mengoreksinya
3. Sebagai panutan bagi para tholabul ilmi, karena yg ana amati ada sebagian ikhwah yg mengcopy paste suatu tulisan dan meletakkannya di blog mereka, namun mereka tidak mencantumkan sumbernya, seolah-olah itu tulisan dan buah pemikiran dari mereka sendiri.

Bukankan demikian tadz? 

Afwan, ana terbiasa dengan hal-hal yang ilmiah di kampus, dimana jurnal-jurnal yang dipublikasi, skripsi, tesis, atau sejenisnya haruslah mencantumkan sumbernya, &lt;strong&gt;walaupun itu terjemahan.
&lt;/strong&gt;
Jika ustadz ingin memberi tanggapan, bisa email saya : &lt;a href=&quot;mailto:yoad_chem@yahoo.com&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;yoad_chem@yahoo.com&lt;/a&gt;.

Sekali lagi, ana harap ustadz tidak mempublikasi komentar ana ini.

Afwan jika ada kata yg kurang berkenan. 

-Alfaqiir ilallah : Yoad-</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum warohmatullah.. Ustadz, afwan, Sebelumnya ana minta agar antum tidak memposting komentar ana ini.</p>
<p>Ada koreksi dari seorang thulaib yg shughoir ini. Mungkin bisa jadi bahan pemikiran. </p>
<p>Ana salut dengan tulisan ini, tapi ana rasa ini adalah murni terjemahan dari <a href="http://almenhaj.net/" rel="nofollow">http://almenhaj.net/</a>, ana tidak tahu apa memang kebetulan isi tulisan ini sama, atau memang ustadz menterjemahkannya dari sana. Kalau memang ustadz murni menterjemahkannya, maka alangkah baiknya antum mencantumkan sumber tulisan ini walaupun ini adalah terjemahan ustadz, karena :<br />
1. Itu buah pemikiran penulis (Syaikh Abdussalam Al Barjas)<br />
2. Orang-orang bisa meruju&#8217; tulisan aslinya<br />
2. Bisa jadi ada kesalahan dalam penerjemahan, dan pembaca bisa mengoreksinya<br />
3. Sebagai panutan bagi para tholabul ilmi, karena yg ana amati ada sebagian ikhwah yg mengcopy paste suatu tulisan dan meletakkannya di blog mereka, namun mereka tidak mencantumkan sumbernya, seolah-olah itu tulisan dan buah pemikiran dari mereka sendiri.</p>
<p>Bukankan demikian tadz? </p>
<p>Afwan, ana terbiasa dengan hal-hal yang ilmiah di kampus, dimana jurnal-jurnal yang dipublikasi, skripsi, tesis, atau sejenisnya haruslah mencantumkan sumbernya, <strong>walaupun itu terjemahan.<br />
</strong><br />
Jika ustadz ingin memberi tanggapan, bisa email saya : <a href="mailto:yoad_chem@yahoo.com" rel="nofollow">yoad_chem@yahoo.com</a>.</p>
<p>Sekali lagi, ana harap ustadz tidak mempublikasi komentar ana ini.</p>
<p>Afwan jika ada kata yg kurang berkenan. </p>
<p>-Alfaqiir ilallah : Yoad-</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Abuzaid Muhammad</title>
		<link>http://ustadzaris.com/bukankah-kita-bisa-bersaudara-meski-kita-beda-pendapat/comment-page-1#comment-1629</link>
		<dc:creator>Abuzaid Muhammad</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Dec 2009 11:49:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1058#comment-1629</guid>
		<description>subhanallah, semoga menjadi renungan buat segenap kaum muslimin....sehingga dikaruniakan kelapangan dada dalam perbedaan pendapat....seperti judul artikel ustadz di atas &lt;strong&gt;b&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;ukankah kita bisa bersaudara meski kita beda pendapat.....&lt;/strong&gt;barakallahu fik... uhibbuka fillah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>subhanallah, semoga menjadi renungan buat segenap kaum muslimin&#8230;.sehingga dikaruniakan kelapangan dada dalam perbedaan pendapat&#8230;.seperti judul artikel ustadz di atas <strong>b</strong><strong>ukankah kita bisa bersaudara meski kita beda pendapat&#8230;..</strong>barakallahu fik&#8230; uhibbuka fillah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/bukankah-kita-bisa-bersaudara-meski-kita-beda-pendapat/comment-page-1#comment-1606</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 03:39:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1058#comment-1606</guid>
		<description>Untuk Yogi
Bukan demikian, tahlilan adalah bid&#039;ah dan kemungkaran yang harus kita ingkari dan kita perbaiki. Tolong baca ulang tulisan di atas dengan baik dan tenang. Jangan sambil tergesa-gesa.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Yogi<br />
Bukan demikian, tahlilan adalah bid&#8217;ah dan kemungkaran yang harus kita ingkari dan kita perbaiki. Tolong baca ulang tulisan di atas dengan baik dan tenang. Jangan sambil tergesa-gesa.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: yogi</title>
		<link>http://ustadzaris.com/bukankah-kita-bisa-bersaudara-meski-kita-beda-pendapat/comment-page-1#comment-1605</link>
		<dc:creator>yogi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Dec 2009 23:25:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1058#comment-1605</guid>
		<description>oowwhhh berarti maksud ustad,,,,orang yang tahlilan monggo yang ga tahlilan yaa gapapa,,,,yang penting tetep rukun,,,,bukan begitu ustadz</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>oowwhhh berarti maksud ustad,,,,orang yang tahlilan monggo yang ga tahlilan yaa gapapa,,,,yang penting tetep rukun,,,,bukan begitu ustadz</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
