Benarkah Cincin Besi Haram?

بلغني أن لبس الساعة اليدوية محرم، وذلك قياساً على الخاتم الحديد المنهي عن لبسه، وهي مصنوعة من الحديد، فهل هذا صحيح؟ وما رأيكم، هل نلبس الساعة أم لا ؟

Pertanyaan, “Aku pernah mendengar bahwa hukum memakai jam tangan adalah haram dengan alasan analog dengan cincin besi yang terlarang untuk dipakai. Jam tangan itu terbuat dari besi. Apakah pendapat ini benar? Apa pendapat Anda? Bolehkah kita memakai jam tangan ataukah tidak?”

الصواب أنه لا حرج في ذلك، لا حرج في لبس الساعة، ولا في لبس الخاتم من الحديد، وإنما المحرم لبس الخاتم من الذهب على الرجل، أما لبس الخاتم من الفضة أو من الحديد، أو الساعة كل ذلك لا بأس به،

Jawaban Ibnu Baz, “Yang benar, itu semua semua tidaklah masalah. Boleh memakai jam tangan dan boleh memakai cincin dari besi. Yang diharamkan adalah memakai cincin dari emas bagi laki-laki. Sedangkan memakai cincin dari perak, besi ataupun jam tangan hukumnya boleh.

وقد ثبت عنه -صلى الله عليه وسلم- أنه قال لرجل خطب امرأة:

Terdapat hadits yang shahih, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada seorang laki-laki yang melamar seorang wanita:

(التمس ولو خاتماً من حديد) رواه الشيخان في الصحيحين،

Carilah mahar meski hanya berupa cincin dari besi” [HR Bukhari dan Muslim].

فلو كان الخاتم من الحديد ممنوعاً لما قال له: (التمس ولو خاتماً من حديد)،

Seandainya memakai cincin dari besi itu terlarang tentu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak akan mengatakan, “Carilah mahar meski hanya berupa cincin dari besi”.

وما جاز للرجل جاز للمرأة، إلا ما حرمه الشرع أو خص به المرأة أو الرجل، والذي خص به المرأة هو الخاتم الذهب، فهذا هو الذي لا يجوز للرجل ويجوز للمرأة،

Apa yang boleh dipakai oleh laki-laki itu boleh dipakai oleh wanita kecuali jika memang syariat mengharamkannya dengan mengkhususkan benda tersebut untuk wanita atau untuk laki-laki. Yang hanya boleh dipakai oleh wanita adalah cincin emas. Cincin emas inilah yang tidak diperbolehkan untuk laki-laki namun boleh untuk wanita.

أما الخاتم الفضة وخاتم الحديد فمشترك،

Sedangkan cincin perak dan cincin besi itu boleh untuk laki-laki dan wanita.

أما حديث أنه -صلى الله عليه وسلم- لما رأى على إنسان خاتم من حديد قال: (ما لي أرى عليك حلية أهل النار)، ولما رأى خاتم من صفر قال: (ما لي أرى عليك ريح الأصنام)

Terdapat hadits bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melihat seorang yang memakai cincin dari emas mengatakan, “Mengapa kulihat dirimu mengenakan perhiasan penduduk neraka?!”. Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat orang yang memakai cincin dari kuningan beliau mengatakan, “Mengapa kulihat pada dirimu bau berhala?!”.

فهما حديثان شاذان مخالفان لهذه الأحاديث الصحيحة، والشاذ عند أهل العلم يعتبر ضعيفاً لمخالفته الأدلة الشرعية.

Kedua hadits ini adalah hadits yang syadz karena keduanya menyelisihi hadits yang shahih. Hadits syadz menurut para ulama dinilai sebagai hadits yang lemah karena menyelisihi berbagai dalil syariat.

والساعة إذا كانت على الطريقة التي يلبسها الرجال ليس فيها تشبه بالنساء فلا بأس بهذا، ولا تكون من الذهب، ولا تكون من الفضة بل تكون من غير ذلك يلبسها الرجل، والمرأة تلبس ما يناسبها،

Jam tangan asalkan modelnya sesuai dengan jam tangan model untuk laki-laki sehingga tidak serupa dengan wanita hukumnya boleh asalkan tidak terbuat dari emas, ataupun perak namun terbuat dari bahan yang lain hukumnya boleh dikenakan oleh laki-laki. Sedangkan wanita hendaknya memakai jam tangan yang modelnya cocok bagi wanita.

فلا يلبس الرجل ما كان من خصائص المرأة، ولا المرأة ما كان من خصائص الرجل، كل منهما يلبس ما يليق به، سواءٌ كان لبسها في اليمنى أو في اليسرى كالخاتم، الرسول -صلى الله عليه وسلم- لبسه تارةً في اليمنى وتارة في اليسرى وهو من الفضة،

Laki-laki tidak boleh memakai benda khas wanita. Wanita juga tidak boleh memakai benda khas laki-laki. Hendaknya masing-masing jenis memakai benda yang cocok untuknya. Jam tangan boleh dipakai di tangan kanan ataupun tangan kiri. Hukumnya sama persis dengan cincin. Rasulullah terkadang memaki cincin perak beliau di tangan kanan dan terkadang di tangan kiri.

والساعة تشبه الخاتم، فإذا لبسها في اليمين أو في اليسار فلا حرج في ذلك، لكن لا تكون من الفضة، هذا هو الذي ينبغي اقتصاراً على ما ورد في الخاتم فقط في حق الرجل،

Jam tangan itu serupa dengan cincin sehingga boleh di tangan kanan ataupun di tangan kiri. Namun tidak boleh jam tangan terbuat dari perak untuk laki-laki. Inilah yang sepatutnya dilakukan. Penggunaan perak bagi laki-laki kita batasi sebagaimana yang ada dalam dalil yaitu khusus untuk cincin yang akan dikenakan oleh laki-laki.

أما الذهب فلا يجوز للرجل لا خاتم ذهب ولا ساعة ذهب كلاهما، وفق الله الجميع.

Sedangkan emas, laki-laki tidak boleh memakai cincin emas ataupun jam tangan terbuat dari emas”.

Sumber:
http://binbaz.org.sa/mat/18606

Artikel www.ustadzaris.com

COMMENTS

WORDPRESS: 28
  • sedikit mengutip tulisan diatas, ada satu kata yg sy bingung membacanya, sy tebalkan

    “والساعة تشبه الخاتم، فإذا لبسها في اليمين أو في اليسار فلا حرج في ذلك، لكن لا تكون من الفضة، هذا هو الذي ينبغي اقتصاراً على ما ورد في الخاتم فقط في حق الرجل،

    Jam tangan itu serupa dengan cincin sehingga boleh di tangan kanan ataupun di tangan kiri. Namun tidak boleh jam tangan terbuat dari perak untuk laki-laki. Inilah yang sepatutnya dilakukan. Penggunaan perak bagi laki-laki kita batasi sebagaimana yang ada dalam dalil yaitu khusus untuk cincin yang akan dikenakan oleh laki-laki.”

    sedangkan diatas ada tulisan :
    “الصواب أنه لا حرج في ذلك، لا حرج في لبس الساعة، ولا في لبس الخاتم من الحديد، وإنما المحرم لبس الخاتم من الذهب على الرجل، أما لبس الخاتم من الفضة أو من الحديد، أو الساعة كل ذلك لا بأس به،
    Jawaban Ibnu Baz, “Yang benar, itu semua semua tidaklah masalah. Boleh memakai jam tangan dan boleh memakai cincin dari besi. Yang diharamkan adalah memakai cincin dari emas bagi laki-laki. Sedangkan memakai cincin dari perak, besi ataupun jam tangan hukumnya boleh.” 

    jam tangan dari perak hukumnya haram?

  • fahrul 8 years ago

    Sedangkan cincin emas dan cincin besi itu boleh untuk laki-laki dan wanita.
    Kok aneh ya isi fatwa ini membolehkan cincin emas bagi pria ya???????
    padahal isi pada awal fatwa ada tulisan “Yang diharamkan adalah memakai cincin dari emas bagi laki-laki”
    Kayaknya ada salah penulisan kalimat ya???

  • fahrul 8 years ago

    “Sedangkan cincin emas dan cincin besi itu boleh untuk laki-laki dan wanita.
    Kok aneh ya isi fatwa ini membolehkan cincin emas bagi pria ya???????
    padahal isi pada awal fatwa ada tulisan “Yang diharamkan adalah memakai cincin dari emas bagi laki-laki”
    Kayaknya ada salah penulisan kalimat ya???

  • abdullah 8 years ago

    afwan ustadz, ada kalimat pada artikel di atas “Sedangkan cincin emas dan cincin besi itu boleh untuk laki-laki dan wanita” apa maksudnya? bukankah cincin emas tidak boleh bagi laki-laki?
     

  • Ustadz,

    Sepertinya ada salah ketik:

    أما الخاتم الفضة وخاتم الحديد فمشترك،
    Sedangkan cincin emas dan cincin besi itu boleh untuk laki-laki dan wanita.
    Seharusnya cincin perak.

  • abiyan teha 8 years ago

    mohon penjelasan ustadz,
    pernyataan dibawah ini kenapa berlawanan:
    Yang hanya boleh dipakai oleh wanita adalah cincin emas. Cincin emas inilah yang tidak diperbolehkan untuk laki-laki namun boleh untuk wanita.
    أما الخاتم الفضة وخاتم الحديد فمشترك،
    Sedangkan cincin emas dan cincin besi itu boleh untuk laki-laki dan wanita.

  • ustadzaris 8 years ago

    #semua
    Terima kasih atas koreksinya, sudah saya perbaiki.

  • ustadzaris 8 years ago

    #indra
    Menurut Syaikh Ibnu Baz perhiasan perak yang dibolehkan dipakai untuk laki-laki hanya cincin.

  • Abdurrohman 8 years ago

    Bismilah, ustadz, bagaimana dengan emas putih? apakah boleh bagi laki2?

  • ustadzaris 8 years ago

    #abdurr
    Platina, hukumnya pada asalnya boleh bagi laki-laki

  • rahmat 8 years ago

    bagaimana dengan jari-jari yg digunakan untuk cincin ustadz?!
    adakah larangan menggunakan cincin di jari-jari tertentu?!

  • Assalamualaikum..
    Ustadz,
    Mohon dipertegas, apakah emas putih boleh digunakan untuk kaum laki-laki ?
     
    Jazakhalahu Khairan.
     

  • ustadzaris 8 years ago

    #rahmat
    Kalo untuk laki-laki, tidak boleh jari tengah dan jari telunjuk.
    Untuk wanita, semua jari boleh.

  • ustadzaris 8 years ago

    #tomi
    1. Jika yang dimaksud dengan emas putih adalah platina maka boleh bagi laki-laki dan wanita.
    2. Jika yang dimaksud dengan emas putih adalah emas yang diberi warna putih maka haram dipakai bagi laki-laki.
    Jelas mas?

  • fahrul 8 years ago

    @Tomi
    Emas Putih hanyalah istilah untuk platina karena harga perhiasan platina lebih mahal dari emas asli. Intinya anatara platina dan emas asalah 2 unsur berbeda

  • Khariz 8 years ago

    Ustadz mau koreksi jawaban antum dari pertanyaan abdurrahman

    Abdurrohman
    Posted April 20, 2011 at 8:54 PM

    Bismilah, ustadz, bagaimana dengan emas putih? apakah boleh bagi laki2?

    Yang dimaksud disini bukanlah platina, namun EMAS beneran yang hanya berbeda warna karena emas tersebut diberi campuran dari bahan lain. Hal ini pernah dibahas di televisi. (halal? – TransTV)
    Jadi pada hakikatnya EMAS PUTIH itu tetap emas walaupun sudah dicampur bahan lain yang bukan emas, dan EMAS PUTIH bukanlah PLATINA, karena unsur dominannya tetap emas. Jadi hukumnya tetap HARAM.
     
    seperti itu kesimpulannya ustadz dari siaran tsb.

    Wallahu a’lam

  • ustad kira2 dalil syaikh bin baz untuk mengharamkan jam tangan dari perak apa ya?

  • rahmat 8 years ago

    dalilnya ustadz?!!
    afwan..

  • ustadzaris 8 years ago

    #rahmat
    Kalo ada kesempatan kapan-kapan akan saya sampaikan dalam satu artikel tersendiri

  • rahmat 8 years ago

     
    afwan ustadz..

    ana baru saja baca artikel ini.. http://abul-jauzaa.blogspot.com/2009/08/larangan-memakai-cincin-besi-murni-bagi.html

    salah satu dalil di haramkannya cincin dari besi adalah hadits berikut
    Dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya, dari kakeknya : Bahwasannya Nabishallallaahu ‘alaihi wa sallam melihat salah seorang shahabatnya memakai cincin dari emas. Maka beliau berpaling darinya. (Melihat hal itu), maka shahabat tersebut membuangnya dan menggantinya dengan cincin dari besi. Beliaushallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Ini lebih jelek (dari cincin emas). Ini merupakan perhiasan penduduk neraka”. Shahabat tadi kembali membuang cincinnya dan menggantinya dengan cincin dari perak, sementara itu Nabishallallaahu ‘alaihi wa sallam tidak berkomentar tentangnya” [Diriwayatkan oleh Ahmad 2/163 & 2/179, Al-Bukhari dalam Al-Adabul-Mufrad no. 1021, dan Ath-Thahawiy dalam Syarh Ma’aanil-Aatsaar 4/261. Dishahihkan oleh Al-Albaniy dalam Aadaabuz-Zifaaf hal. 217, Al-Arna’uth dalam Takhrij ‘alal-Musnad 11/69, dan Ahmad Syaakir Syarh ‘alal-Musnad 6/80].

    mohon penjelasannya..
     

  • hamba Allah 8 years ago

    apakah ada perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai jam tangan perak bagi pria ustadz?

  • ustadzaris 8 years ago

    #hamba
    Saya tidak tahu

  • #rahmat
    apakah benar bahwa status hadist ini diperselisihkan?karena berdasarkan tulisan dari kawan saya bahwa:”ada perawi yg bernama Muhammad bin Ajlan. Rawi ini dianggap tsiqat oleh imam-imam : Ahmad, Ibnu Ma’in, Abu Hatim, Abu Zur’ah, Nasa’i, al Ijli, As Saji, Ibnu Saad dan Ibnu Hibban dan lain-lain. Rawi yang dipakai oleh imam-imam : Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i dan Ibnu Majah dan lain-lain. Adapun Imam Bukhari tidak memakainya dikitab Shahihnya sebagai ‘dasar atau hujjah’ kecuali dipakai di riwayat-riwayat muallaq sebagaimana telah diterangkan oleh al Hafizh Ibnu Hajar di Muqaddimah Faathul Baari hal 458.Muhammad bin Ajlan ini meskipun ia seorang rawi tsiqat, tetapi ia juga seorang mudallis dan telah disifatkan tadlisnya oleh Ibnu Hibban, Ibnu Abi Hatim dan lain-lain. Al Hafidz Ibnu Hajar dikitabnya Thabaqaatul Mudallisin hal 69 telah memasukkannya di martabat ketiga dari rawi-rawi mudallis, yaitu tentang seorang mudallis yang sering melakukan tadlis dan tidak dijadikan hujjah hadits-hadits mereka oleh para imam kecuali mereka menegaskan didalam hadits mereka yang menunjukkan mereka mendengar. Sedangkan dalam hadits diatas Muhammad bin Ajlan telah meriwayatkan dengan lafadz tadlisnya yaitu ia ber-‘an’anah (memakai lafadz Úä), dengan demikian riwayatnya tidak dapat diterima…??Syaikh Al-Bani menyatakan status hadits tsb dalam Shahih Adabul Mufrad : Hasan. Dalam Adabuz Zifaf, Syaikh Albani mengatakan, “Sanadnya bersifat hasan.”Menurut Syaikh Albani, hadits tsb terdapat penguat yaitu hadits yang berasal dari Umar bin Khaththab r.a yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam musnadnya, namun sanadnya terputus.”

  • Dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya, dari kakeknya : Bahwasannya Nabishallallaahu ‘alaihi wa sallam melihat salah seorang shahabatnya memakai cincin dari emas. Maka beliau berpaling darinya. (Melihat hal itu), maka shahabat tersebut membuangnya dan menggantinya dengan cincin dari besi. Beliaushallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Ini lebih jelek (dari cincin emas). Ini merupakan perhiasan penduduk neraka”. Shahabat tadi kembali membuang cincinnya dan menggantinya dengan cincin dari perak, sementara itu Nabishallallaahu ‘alaihi wa sallam tidak berkomentar tentangnya” [Diriwayatkan oleh Ahmad 2/163 & 2/179, Al-Bukhari dalam Al-Adabul-Mufrad no. 1021, dan Ath-Thahawiy dalam Syarh Ma’aanil-Aatsaar 4/261. Dishahihkan oleh Al-Albaniy dalam Aadaabuz-Zifaaf hal. 217, Al-Arna’uth dalam Takhrij ‘alal-Musnad 11/69, dan Ahmad Syaakir Syarh ‘alal-Musnad 6/80].

    Bagaimana dengan penjelasan hadist ini pak ustadz, mohon pencerahannya biar tidak ragu boleh atau tidaknya memakai cincin yang terbuat dari besi, trimakasih.

  • #budi
    hadits yang anda bawakan dinilai dhaif oleh syaikh Ibnu Baz.

  • ustadz mau tanya aoa hukum pakai cincin dari kuningan

  • Nazrri 2 years ago

    Ustaz saya ingin bertanya hukum memakai batu cincin dari batu meteor tetapi diikat perak.untuk tujuan kesihatan.Batu ini juga ini didapati digunakan oleh ustaz2 untuk tujuan perubatan sepert mengubatrasukan histeria dan sebagainya.
    Muskil kerna ada yg mengatakan dilarang memakai kerna ia ada unsur besi.

  • Nazree 2 years ago

    Ustaz saya ingin bertanya hukum memakai batu cincin dari batu meteor