<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Awas Korupsi !!</title>
	<atom:link href="http://ustadzaris.com/awas-korupsi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ustadzaris.com/awas-korupsi</link>
	<description>Cukupkan Diri Dengan Ajaran Nabi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 May 2012 13:19:38 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/awas-korupsi/comment-page-1#comment-12146</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 May 2012 14:38:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=314#comment-12146</guid>
		<description>#ben
Ke direksi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#ben<br />
Ke direksi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ben Yohanan</title>
		<link>http://ustadzaris.com/awas-korupsi/comment-page-1#comment-12137</link>
		<dc:creator>Ben Yohanan</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 May 2012 10:36:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=314#comment-12137</guid>
		<description>Perusahaan tempat saya bekerja milik orang asing. Jadi, kemanakah saya harus memberitahukan (bahwa saya diberi hadiah), apakah ke direktur langsung, atau ke kepala departemen/bagian saja cukup?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Perusahaan tempat saya bekerja milik orang asing. Jadi, kemanakah saya harus memberitahukan (bahwa saya diberi hadiah), apakah ke direktur langsung, atau ke kepala departemen/bagian saja cukup?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/awas-korupsi/comment-page-1#comment-12133</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 May 2012 05:29:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=314#comment-12133</guid>
		<description>#ben
Boleh jika pemilik perusahaan atau orang yang diberi mandat oleh pemilik perusahaan membolehkannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#ben<br />
Boleh jika pemilik perusahaan atau orang yang diberi mandat oleh pemilik perusahaan membolehkannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ben Yohanan</title>
		<link>http://ustadzaris.com/awas-korupsi/comment-page-1#comment-12095</link>
		<dc:creator>Ben Yohanan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Apr 2012 10:04:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=314#comment-12095</guid>
		<description>&lt;a href=&quot;http://muslim.or.id/tag/ustadz&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Ustadz&lt;/a&gt;,
 Saya bekerja di perusahaan swasta, bagian pembelian.
 akhir2 ini, ada vendor/supplier saya yang ingin memberikan hadiah ponsel (BB) kepada saya.
 Dan si supplier ini, sangat getol ingin memberikan saya hadiah tersebut
Bolehkah saya terima?
Ustadz, Saya bekerja di perusahaan swasta, bagian pembelian. akhir2 ini, ada vendor/supplier saya yang ingin memberikan hadiah ponsel (BB) kepada saya. Dan si supplier ini, sangat getol ingin memberikan saya hadiah tersebut Bolehkah saya terima? kalau boleh, apa ada syarat2nya? karena menurut ustadz lain, syaratnya boleh, jika diijinkan atasan kita untuk menerima.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://muslim.or.id/tag/ustadz" rel="nofollow">Ustadz</a>,<br />
 Saya bekerja di perusahaan swasta, bagian pembelian.<br />
 akhir2 ini, ada vendor/supplier saya yang ingin memberikan hadiah ponsel (BB) kepada saya.<br />
 Dan si supplier ini, sangat getol ingin memberikan saya hadiah tersebut<br />
Bolehkah saya terima?<br />
Ustadz, Saya bekerja di perusahaan swasta, bagian pembelian. akhir2 ini, ada vendor/supplier saya yang ingin memberikan hadiah ponsel (BB) kepada saya. Dan si supplier ini, sangat getol ingin memberikan saya hadiah tersebut Bolehkah saya terima? kalau boleh, apa ada syarat2nya? karena menurut ustadz lain, syaratnya boleh, jika diijinkan atasan kita untuk menerima.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ummu hazimah</title>
		<link>http://ustadzaris.com/awas-korupsi/comment-page-1#comment-7508</link>
		<dc:creator>ummu hazimah</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 May 2011 09:44:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=314#comment-7508</guid>
		<description>ustadz, saya adalah akhwat yang diceritakan oleh &lt;cite&gt;&lt;/cite&gt;&lt;a href=&quot;http://facebook.com/abuabdillahalgharantaliy&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;abu abdillah al gharantaliy&lt;/a&gt; pada pertanyaannya di atas (memark up tiket)..
alhamdulillah saya tidak jadi melakukannya karena masih bingung dengan perkara tersebut. Dasar jawaban dari  beberapa ustadz yang memperbolehkan adalah salah satu hadist (maaf karena saya tidak hafal teksnya) yg intinya begini:
pernah seorang sahabat wanita (saya tidak ingat namanya) mengadukan suaminya yg pelit memberi nafkah kepada rasulullah dan rasulullah memperbolehkan kepadanya untuk mengambil harta suaminya-tanpa sepengetahuan suaminya tersebut-sebatas yang dia perlukan...
Apakah hasdist itu relevan untuk kasus saya??
satu lagi ustadz, (pekerjaan saya sama dengan akh &lt;cite&gt;rahmat&lt;/cite&gt; yaitu membina industri kecil dan menengah) seringkali daerah yang saya suluh sangat minim transportasi sehingga saya harus menginap di rumah pengusaha yang saya suluh. jarak dari rumah ke lokasi adalah 80 km... bagaimana hukum saya menginap tersebut?? catatan: saya menyuluh tidak disertai mahram
terima kasih...
 
 
 </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ustadz, saya adalah akhwat yang diceritakan oleh <cite></cite><a href="http://facebook.com/abuabdillahalgharantaliy" rel="nofollow">abu abdillah al gharantaliy</a> pada pertanyaannya di atas (memark up tiket)..<br />
alhamdulillah saya tidak jadi melakukannya karena masih bingung dengan perkara tersebut. Dasar jawaban dari  beberapa ustadz yang memperbolehkan adalah salah satu hadist (maaf karena saya tidak hafal teksnya) yg intinya begini:<br />
pernah seorang sahabat wanita (saya tidak ingat namanya) mengadukan suaminya yg pelit memberi nafkah kepada rasulullah dan rasulullah memperbolehkan kepadanya untuk mengambil harta suaminya-tanpa sepengetahuan suaminya tersebut-sebatas yang dia perlukan&#8230;<br />
Apakah hasdist itu relevan untuk kasus saya??<br />
satu lagi ustadz, (pekerjaan saya sama dengan akh <cite>rahmat</cite> yaitu membina industri kecil dan menengah) seringkali daerah yang saya suluh sangat minim transportasi sehingga saya harus menginap di rumah pengusaha yang saya suluh. jarak dari rumah ke lokasi adalah 80 km&#8230; bagaimana hukum saya menginap tersebut?? catatan: saya menyuluh tidak disertai mahram<br />
terima kasih&#8230;<br />
 <br />
 <br />
 </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: arfan</title>
		<link>http://ustadzaris.com/awas-korupsi/comment-page-1#comment-7464</link>
		<dc:creator>arfan</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Apr 2011 11:29:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=314#comment-7464</guid>
		<description>jazzakumullohu khoir ustadz, dahulu sewaktu saya masih jahil dan blm mengenal agama islam dgn benar, saya pernah memakan dan mempergunakan uang riba/uang tidak jelas utk kepentingan diri sendiri, bagaimanakah status barang2 tersebut? apakah tetap boleh saya gunakan? sejujurnya saya tidak ingat apa saja barang2 tersebut. syukron ustadz atas jawabannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jazzakumullohu khoir ustadz, dahulu sewaktu saya masih jahil dan blm mengenal agama islam dgn benar, saya pernah memakan dan mempergunakan uang riba/uang tidak jelas utk kepentingan diri sendiri, bagaimanakah status barang2 tersebut? apakah tetap boleh saya gunakan? sejujurnya saya tidak ingat apa saja barang2 tersebut. syukron ustadz atas jawabannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/awas-korupsi/comment-page-1#comment-7455</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Apr 2011 01:06:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=314#comment-7455</guid>
		<description>#arfan
Kalo tidak jelas atas dasar apa anda mendapatkannya maka jangan di terima atau minimal jangan anda manfaatkan untuk kepentingan pribadi anda.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#arfan<br />
Kalo tidak jelas atas dasar apa anda mendapatkannya maka jangan di terima atau minimal jangan anda manfaatkan untuk kepentingan pribadi anda.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: arfan</title>
		<link>http://ustadzaris.com/awas-korupsi/comment-page-1#comment-7453</link>
		<dc:creator>arfan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Apr 2011 15:27:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=314#comment-7453</guid>
		<description>afwan, dalam bentuk real uang ustadz, dengan jumlah tetap setiap bulannya, saya tidak tahu sumbernya dari mana, menurut saya kenapa mendapatkan tambahan ini disebabkan oleh peran aktif saya dalam membantu penyelesaian pekerjaan proyek, mohon bantuan penjelasannya ustadz, jazzakollahu khoir</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>afwan, dalam bentuk real uang ustadz, dengan jumlah tetap setiap bulannya, saya tidak tahu sumbernya dari mana, menurut saya kenapa mendapatkan tambahan ini disebabkan oleh peran aktif saya dalam membantu penyelesaian pekerjaan proyek, mohon bantuan penjelasannya ustadz, jazzakollahu khoir</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/awas-korupsi/comment-page-1#comment-7441</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Apr 2011 13:02:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=314#comment-7441</guid>
		<description>#rahmat
Diperselisihkan ulama bolehnya.
Ibnu Jibrin membolehkannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#rahmat<br />
Diperselisihkan ulama bolehnya.<br />
Ibnu Jibrin membolehkannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: rahmat</title>
		<link>http://ustadzaris.com/awas-korupsi/comment-page-1#comment-7439</link>
		<dc:creator>rahmat</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Apr 2011 11:02:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=314#comment-7439</guid>
		<description>

untuk pembangunan masjid bisa ustadz?!

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk pembangunan masjid bisa ustadz?!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.406 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-05-21 21:59:10 -->

