• Twitter
  • Facebook
  • RSS
Tegar Di Atas Sunnah
  • Depan
  • Download
    • E-Artikel
    • E-Kitab
    • Audio Kajian
  • Jadwal Kajian Rutin
  • Tanya Ustadz
  • Tentang Blog ini
  • Fiqih
  • Adab
  • Manhaj
  • Bimbingan Islam
  • Aqidah
  • Konsultasi
  • Kisah
  • Mu’amalah
  • Nasehat

You are here:

  • Home
  • Fiqih
  • Apakah Menara Masjid Menyelisih Sunnah?

Apakah Menara Masjid Menyelisih Sunnah?

19 Desember, 2010

By: muhammad abduh

category: Fiqih

274 7

س : يعترض بعض الناس على إنشاء المآذن أصلا ويعتبر ذلك مخالفا للسنة وتبذيرا للمال ، ويرد عليه فريق آخر بأن المآذن أصبحت معلما يشهر المسجد ويدل عليه في وسط البنايات المزدحمة المرتفعة ، وهي تحجب الرؤية من بعيد ، والمسجد بمئذنته السامقة يشعر الكثيرين بأن المسلمين ما زالوا بخير أمام التحديات الكثيرة التي يواجهونها .

Pertanyaan, “Sebagaian orang sama sekali tidak setuju dengan pembangunan menara masjid. Mereka beranggapan bahwa hal itu menyelisihi sunnah dan buang-buang harta secara percuma. Sekelompok orang yang lain membantah anggapan tersebut dengan mengatakan bahwa menara masjid telah menjadi tanda menunjuk adanya masjid di tengah-tengah ramainya bangunan yang tinggi-tinggi. Bangunan-bangunan yang tinggi tersebut seringkali menghalangi terlihatnya masjid dari kejauhan. Masjid dengan menara adzannya yang tinggi menunjukkan kepada banyak orang bahwa kaum muslimin masih dalam kondisi yang baik menghadapi berbagai tantangan”.

ج : لا حرج في إقامة المآذن في المساجد ، بل ذلك مستحب لما فيه من تبليغ صوت المؤذن للمدعوين إلى الصلاة ،

Jawaban Lajnah Daimah, “Tidaklah mengapa membangun menara adzan untuk masjid bahkan hal itu dianjurkan karena dengan adanya menara suara muadzin bisa lebih maksimal terdengar oleh khayalak yang diajak untuk mengerjakan shalat.

ويدل على ذلك أذان بلال في عهد النبي صلى الله عليه وسلم على أسطح بعض البيوت المجاورة لمسجده ، مع إجماع علماء المسلمين على ذلك .

Dalil dibolehkannya adanya menara adzan adalah Bilal di masa Nabi beradzan di loteng rumah yang berada di dekat masjid Nabawi. Dalil kedua adalah kesepakatan kaum muslimin yang membolehkan adanya menara adzan untuk masjid”.

الرئيس – عبد العزيز بن عبد الله بن باز , نائب رئيس اللجنة – عبد الرزاق عفيفي , عضو – عبد الله بن غديان , عضو- عبد الله بن قعود

Fatwa ini ditandatangani oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz-ketua Lajnah Daimah-, Abdurrazaq Afifi-wakil ketua Lajnah Daimah-, Abdullah bin Ghadayan dan Abdullah bin Qaud.

Sumber:
Fatawa Lajnah Daimah jilid 6 hal 253-255, cet ketiga 1421H terbitan Dar Balansiah Riyadh.

Artikel www.ustadzaris.com

    • Tweet

    About the Author

    muhammad abduh

    rumaysho.com

    jejak.bc@gmail.com

    B

    Rating

    • 274views
    • 7comments

    Subscribe

    Subscribe to comments

    recommend to friends

    Recent Posts

    Adab, Nasehat

    Keutamaan Ngaji Live Via Internet

    14 Mei, 2013

    184

    Bimbingan Islam, Manhaj

    Mengenal Taklid

    11 Mei, 2013

    263

    Nasehat

    Tundukan Pandangan Terhadap Empat Hal

    23 April, 2013

    833

    Adab, Fiqih

    Adab Makan di Rumah Teman

    10 April, 2013

    944

    7 Comments

      Fahrul

      Des 19, 2010, 12:54 pm

      Assalamu`alaikum
      Bagaimana hukum memakai bulan dan sabit di atas masjid mengingat ada yang mengatakan bahwa penggunaan lambang itu sama saja kita meniru kaum pagan(penyembah berhala) karena mereka menyembah bulan dan bintang sebagai dewa mereka? Mohon penjelasan ustadz aris munandar. Jazakallah.

      khariz fahrurrozi

      Des 19, 2010, 1:27 pm

      Assalamu’alaikum ustadz, lalu apakah hukumnya mengindahkan suara adzan? saya pernah mendengar dari teman katanya dulu adzan bilal itu datar tapi keras dan yang dimaksud indah oleh orang terdahulu adalah karena keras.

      ustadzaris

      Des 19, 2010, 4:21 pm

      #khariz
      Alunan yang mengalun dalam adzan itu boleh asal tidak terlalu meliuk-liuk.

      ikhsan

      Des 22, 2010, 9:29 am

      Ustadz…perntanyaan akh Fahrul belum di jawab, di jawab donk… mengingat banyak sekali kejadian yang disebutkan saudara fahrul ini di masjid-masjid kaum muslimin?
      Jazakallahu khairan…

      ustadzaris

      Des 22, 2010, 6:45 pm

      #ikhsan
      Insya Allah, nanti ada tulisan khusus tentang hal tersebut.

      ikram

      Des 24, 2010, 8:09 am

      Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh
      Ustadz, -Semoga Allah menjaga antum- mohon penjelasannya juga mengenai perbedaan antara Musholla, Masjid, dan Langgar yang memang sangat ramai istilah tersebut di tengah2 kaum muslimin. Apakah perbedannya hanya dari sisi ukuran sebagaimana dipahami kebanyakan kaum muslimin atau ada faktor pembeda lainnya.  Terus konsekuensi hukum yang berlaku pada masing2 tempat itu sama atau tidak? Ana pernah memabaca tulisan Ustadz tentang HUKUM MUSHOLLA KANTOR yang diambil dari fatwa syaikh ‘Utsaimin Rahiimahullah, tapi ana masih bingung soalnya di fakultasnya ana itu ada banyak musholla2 di tiap2 gedung. namun ada juga musholla yang terpisah dari gedung yang itu lebih besar dibanding lainnya, lebih sering dipakai untuk shoat berjama’ah, dan juga lebih sering dipakai untuk kegiatan Keislaman, seperti kajian. Tapi di musholla itu (yang tersendiri), setiap kali Ustadz khususnya yang salaf yang masuk untuk ngisi kajian, selalu sholat tahiyyatul masjid terlebih dahulu. Jadi bagaimana Ustadz? Mohon bimbingannya.
      Syukron.

      ustadzaris

      Des 24, 2010, 8:22 pm

      #ikram
      tanyakan kepada ustadz yang bersangkutan apakah dia shalat tahiyatul masjid ataukah shalat sunnah mutlak. Jika tahiyatul masjid, tanyakan alasannya.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked. *

    Name*

    E-mail*

    Website

    Comment

    Cancel reply

    Video Ustadz

    Artikel Populer

    Hitam di Dahi Perlu Diwaspadai

    10 August, 2009

    • 1578
    • 208
    jamaah

    Khuruj bersama Jama'ah Tabligh

    12 August, 2009

    • 1280
    • 168

    Pacaran Terselubung Via Chatting dan HP

    20 October, 2009

    • 1103
    • 137

    Hukum Mencium Tangan dan Membungkukkan Badan

    04 June, 2009

    • 1386
    • 119

    Do'a Qunut Ketika Shubuh

    20 July, 2009

    • 1572
    • 118

    Berlangganan Artikel

    • Kategori
      • Adab
      • Aqidah
      • Bimbingan Islam
      • Fiqih
      • Info
      • Kajian Audio
      • Kisah
      • Konsultasi
      • Manhaj
      • Mu'amalah
      • Nasehat
    Follow on Twitter
    BACK TO TOP
    • abdullah al sulmi
    • abdullah alsulmi
    • abu bakar
    • abu hurairah
    • Abul Hasan al Ma’ribi
    • acara keluarga
    • Adab
    • adab majelis
    • adab makan
    • adab minum

    Flag Counter

    Free counters!

    Name:

    Email:

    Message:

    • Twitter
    • Facebook
    • RSS

    © 2008-2013 Ustadz Aris Munandar

    Close

    Enter the site

    Login

    Password

    Remember me

    Forgot password?

    Login