Apa-Apa Pakai Bismillah

Apa-Apa Pakai Bismillah

01:09:23-01:10:18

يقول السائل: هل ذكر بسم الله في القيام والقعود وفي جميع حركات الإنسان هل هذا من السنة؟

Pertanyaan, “Apakah mengucapkan bismillah ketika akan berdiri, akan duduk dan ketika akan melakukan semua aktivitas itu termasuk sunnah [baca: dituntunkan oleh] nabi?”

نقول ليس من السنة. إذا ورد بسم الله في الموضع تقوله، إذا لم ترد في الموقع لا تقولها كأي ذكر من الأذكار. كلمة بسم الله ذكر. فحيث ورد هذا الذكر نقوله، حيث لم يرد لا نقوله.

Jawaban Syaikh Ali al Halabi, “Kami katakan, itu tidak termasuk sunnah. Jika dalil mengajarkan untuk mengucapkan bismillah dalam suatu keadaan maka anda bisa mengucapkannya. Akan tetapi jika tidak ada dalil yang menuntunkan untuk mengucapkan bismillah dalm suatu kondisi maka anda tidak perlu mengucapkannya sebagaimana umumnya bacaan dzikir. Ingat, kalimat bismillah adalah bacaan dzikir.

Ketika dalil mengajarkan untuk mengucapkannya dalam suatu situasi maka kita mengucapkannya namun jika tidak dalil yang mengatakan demikian maka kita tidak perlu mengucapkannya.

أما أن نستوعب لهذا الذكر سائر الأعمال والأفعال هذا يؤدينا إلى أن نخالف السنة في بعض الأدعية وبعض الأذكار الواردة عن النبي عليه الصلاة والسلام وليس فيها ذكر بسم الله.

Sikap menjadikan bacaan dzikir ini yaitu kalimat bismillah meliputi semua gerak gerik dan aktivitas kita maka hal itu menyebabkan kita menyelisihi ajaran Nabi dalam sebagian doa dan dzikir yang Nabi ajarkan dan dzikir tersebut tidak dimulai dengan kata-kata bismillah.

هل كل الأدعية والأذكار الوارد عن النبي عليه الصلاة والسلام في مقامات الإنسان وحالاته فيها بسم الله؟ ليس كذلك. ونقرر: لو كان خيرا لسبقونا إليه.

Apa semua bacaan doa dan dzikir yang Nabi ajarkan dalam berbagai situasi dan aktivitas manusia keseharian itu dimulai dengan bismillah? Jawabannya tentu saja tidak. Jika demikian, kami tegaskan bahwa seandainya itu adalah perbuatan yang bernilai pahala tentu para shahabat adalah orang yang lebih dahulu mempraktekkannya dari pada kita”
[Ditranskip dari ceramah ilmiah yang disampaikan oleh Syaikh Ali Hasan dengan judul ad Du-a wa Atsaruhu. Fatwa di atas bisa disimak pada menit 01:09:23-01:10:18 dalam rekaman video dari ceramah di atas].

Artikel www.ustadzaris.com