<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Adakah Bea Cukai Untuk Barang Orang Kafir?</title>
	<atom:link href="http://ustadzaris.com/adakah-bea-cukai-untuk-barang-orang-kafir/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ustadzaris.com/adakah-bea-cukai-untuk-barang-orang-kafir</link>
	<description>Cukupkan Diri Dengan Ajaran Nabi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 May 2012 13:19:38 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/adakah-bea-cukai-untuk-barang-orang-kafir/comment-page-1#comment-3511</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2010 10:20:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1208#comment-3511</guid>
		<description>Untuk Santri
Wa&#039;alaikumussalam
Hal tersebut kurang sesuai dengan sunnah khulafaur rasyidin yang kita diperintahkan untuk mengikutinya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Santri<br />
Wa&#8217;alaikumussalam<br />
Hal tersebut kurang sesuai dengan sunnah khulafaur rasyidin yang kita diperintahkan untuk mengikutinya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Santri Ndhéso</title>
		<link>http://ustadzaris.com/adakah-bea-cukai-untuk-barang-orang-kafir/comment-page-1#comment-3507</link>
		<dc:creator>Santri Ndhéso</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2010 05:46:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=1208#comment-3507</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum,
Ustadz Aris yang baik,
Terima kasih untuk artikel-artikel yang telah ustadz posting, yang kemudian aku share juga di FB-ku.
Jika membaca tulisan Ustadz di atas, maka tarif bea-cukai atas produk-produk dari negeri non-muslim adalah berkisar antara 5-10 % (tergantung pada apakah negeri itu termasuk dzimmi atau harbi).
Nah, kini bagaimana hukumnya perdagangan bebas sebagaimana yang diatur oleh AFTA, ASEAN-China Free Trade Area ataupun WTO, yang menghendaki tarif bea-cukai itu 0% (nol persen), tanpa membedakan apakah negara itu muslim atau non-muslim, Ustadz?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum,<br />
Ustadz Aris yang baik,<br />
Terima kasih untuk artikel-artikel yang telah ustadz posting, yang kemudian aku share juga di FB-ku.<br />
Jika membaca tulisan Ustadz di atas, maka tarif bea-cukai atas produk-produk dari negeri non-muslim adalah berkisar antara 5-10 % (tergantung pada apakah negeri itu termasuk dzimmi atau harbi).<br />
Nah, kini bagaimana hukumnya perdagangan bebas sebagaimana yang diatur oleh AFTA, ASEAN-China Free Trade Area ataupun WTO, yang menghendaki tarif bea-cukai itu 0% (nol persen), tanpa membedakan apakah negara itu muslim atau non-muslim, Ustadz?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 1.388 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-05-21 21:25:53 -->

