<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Adab Menyembelih Hewan Qurban</title>
	<atom:link href="http://ustadzaris.com/adab-menyembelih-hewan-qurban/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ustadzaris.com/adab-menyembelih-hewan-qurban</link>
	<description>Blog Ustadz Aris Munandar</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Jul 2010 10:34:43 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/adab-menyembelih-hewan-qurban/comment-page-1#comment-1564</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Dec 2009 06:31:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=871#comment-1564</guid>
		<description>Untuk Pembaca Blog
Tentang makan siang bagi panitia kurban pernah saya tanyakan via Ustadz Ridho Abdillah, mahasiswa fakultas syariah, Universitas Islam Madinah. Beliau mengirimkan sms jawaban pada tanggal 5 Desember 2009 pukul 17:39, &quot;Afwan ustadz, pertanyaan antum baru ana tanyakan ke Syeikh Sulaiman ar Ruhaili.... Inti dari jawabannya, daging kurban tidak boleh dijadikan upah, namun panitia kurban boleh mengambil daging tersebut atas nama hadiah, bukan upah&quot;.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Pembaca Blog<br />
Tentang makan siang bagi panitia kurban pernah saya tanyakan via Ustadz Ridho Abdillah, mahasiswa fakultas syariah, Universitas Islam Madinah. Beliau mengirimkan sms jawaban pada tanggal 5 Desember 2009 pukul 17:39, &#8220;Afwan ustadz, pertanyaan antum baru ana tanyakan ke Syeikh Sulaiman ar Ruhaili&#8230;. Inti dari jawabannya, daging kurban tidak boleh dijadikan upah, namun panitia kurban boleh mengambil daging tersebut atas nama hadiah, bukan upah&#8221;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/adab-menyembelih-hewan-qurban/comment-page-1#comment-1543</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 22:14:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=871#comment-1543</guid>
		<description>Untuk Abu Ashma
Tahun-tahun berikutnya dia tetap berkorban atas namanya dan keluarganya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Abu Ashma<br />
Tahun-tahun berikutnya dia tetap berkorban atas namanya dan keluarganya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: abu ashma'</title>
		<link>http://ustadzaris.com/adab-menyembelih-hewan-qurban/comment-page-1#comment-1542</link>
		<dc:creator>abu ashma'</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 13:52:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=871#comment-1542</guid>
		<description>Ustadz...bila si fulan sudah berkurban tahun lalu atas nama si Fulan tersebut dan keluarganya,kemudian tahun-tahun berikutnya dia ingin berkurban lagi,apakah kurban tersebut atas nama si Fulan tsb lagi dan keluarga, atau atas nama istrinya kemudian tahun berikutnya lagi atas nama anaknya yang pertama, kemudian tahun berikutnya atas nama anaknya yang kedua dan seterusnya...?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ustadz&#8230;bila si fulan sudah berkurban tahun lalu atas nama si Fulan tersebut dan keluarganya,kemudian tahun-tahun berikutnya dia ingin berkurban lagi,apakah kurban tersebut atas nama si Fulan tsb lagi dan keluarga, atau atas nama istrinya kemudian tahun berikutnya lagi atas nama anaknya yang pertama, kemudian tahun berikutnya atas nama anaknya yang kedua dan seterusnya&#8230;?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: M.A. Tuasikal</title>
		<link>http://ustadzaris.com/adab-menyembelih-hewan-qurban/comment-page-1#comment-1324</link>
		<dc:creator>M.A. Tuasikal</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 02:17:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=871#comment-1324</guid>
		<description>Untuk mengetahui adab penyembelihan lainnya, silakan lihat pada link berikut:
http://rumaysho.com/hukum-islam/umum/2796-tuntunan-penyembelihan-hewan-.html
Semoga bermanfaat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk mengetahui adab penyembelihan lainnya, silakan lihat pada link berikut:<br />
<a href="http://rumaysho.com/hukum-islam/umum/2796-tuntunan-penyembelihan-hewan-.html" rel="nofollow">http://rumaysho.com/hukum-islam/umum/2796-tuntunan-penyembelihan-hewan-.html</a><br />
Semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ustadzaris</title>
		<link>http://ustadzaris.com/adab-menyembelih-hewan-qurban/comment-page-1#comment-1316</link>
		<dc:creator>ustadzaris</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 01:04:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ustadzaris.com/?p=871#comment-1316</guid>
		<description>Untuk Abdul Hakim
Jika kondisi pas-pasan seekor kambing boleh untuk akikah seorang anak laki-laki.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Abdul Hakim<br />
Jika kondisi pas-pasan seekor kambing boleh untuk akikah seorang anak laki-laki.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.402 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2010-07-29 20:37:33 -->
